Yuk Intip 8 kesalahan Umum yang Wajib Dihindari Saat Wawancara Kerja

Sesi wawancara kerja atau interview merupakan waktu yang sangat krusial bagi setiap pencari kerja. Dimana dalam sesi ini pelamar diharuskan bisa memberikan yang terbaik kepada pihak perusahaan, jangan sampai membuat kesalahan dan memberikan kesan buruk.Tetapi pada dasarnya, akan selalu ada beberapa kesalahan sederhana yang pastinya diperhatikan oleh pihak perusahaan. Agar sukses menjalani sesi interview, ada baiknya untuk menghindari 8 kesalahan umum ini.

Kesalahan Pelamar Kerja saat Interview

1. Tidak Memiliki Persiapan

Persiapan merupakan kunci utama dalam wawancara apapun. Saat kurang persiapan, maka akan membuat seseorang berada pada posisi kerugian besar dibandingkan dengan kandidat yang lain. Pasalnya, ada banyak pelamar kerja yang akan menghabiskan waktu beberapa menit sebelum wawancara dimulai. Sehingga muncul stres, yang bisa saja mengakibatkan lelah, usang, dan meningkatkan kemungkinan melupakan suatu hal yang penting.

Oleh karena itu sehari sebelum wawancara, sebaiknya tidur dengan nyenyak dan pastikan sudah menyiapkan CV, surat lamaran, dan dokumen penting lainnya yang dibutuhkan. Kemudian di hari interview, jangan lupa untuk datang sekitar 10 atau 14 menit lebih awal. Sebab datang terlambat akan menutup peluang guna mendapatkan pekerjaan. Juga ingat, jangan lupa sarapan dan pergi ke toilet sebelum interview.

2. Presentasi yang Buruk

Selalu pastikan berpakaian rapi, tidak peduli perusahaan apa yang akan dilamar. Bahkan ketika kantor mengadakan hari jumat santai atau wawancara kerja dalam suasana yang santai, Anda perlu mengenakan busana yang penampilan menjadi menarik. Namun kamu juga bisa menggunakan pakaian bebas, saat perusahaan dengan tegas telah memberikan dress code ketika wawancara. Mengapa perlu mengenakan pakaian yang rapi dan terlihat profesional?

Pasalnya pakaian yang digunakan pada saat interview akan memberikan kesan bahwa Anda adalah orang yang terorganisir dengan baik dan juga profesional, atau justru sebaliknya. Di saat yang bersamaan, bahasa tubuh ketika wawancara juga menjadi hal yang diperhatikan oleh pihak perusahaan. Untuk itu, ketika memasuki ruangan pastikan berjabat tangan dan senyum kepada pihak pewawancara. Selain itu, ketika wawancara berlangsung pertahankan kontak mata dengan pewawancara.

3. Jawaban yang Tidak Terstruktur

Biasanya pada saat interview akan diberikan beberapa pertanyaan kompetisi. Dimana pertanyaan ini mengharuskan pelamar kerja mendeskripsikan keterampilan tertentu, seperti kepemimpinan, penyelesaian masalah, dan juga komunikasi. Yang mana jawaban tersebut adalah kunci keberhasilan wawancara yang dilakukan. Perlu diketahui, bahwa banyak pelamar kerja yang gagal dalam menjawab pertanyaan semacam itu.

Padahal ada semacam metode yang bisa digunakan untuk menjawab pertanyaan ini, dimana metode tersebut bernama STAR. Yang terdiri atas Situation (situasi), Taks (tugas), Action (tindakan), dan Respon (respon). Setiap atasan di sesi wawancara kerja, akan mencari metode ini ketika orang yang tengah diwawancarai menjawab pertanyaan tertentu. Untuk itu, pastikan bahwa Anda bisa menunjukkan kompetisi spesifik dan bagaimana kompetisi tersebut relevan dengan tugas yang akan dihadapi.

4. Terlalu Lama dalam Menjawab Pertanyaan

Saat interview, ada banyak pertanyaan terbuka yang memang sengaja diberikan oleh pihak perusahaan. Akan tetapi ketika pelamar menghabiskan waktu terlalu lama dalam menjawab pertanyaan tertentu, bahkan hingga menjauh dari tujuan pertanyaan terbuka tersebut. Maka pihak perusahaan akan merasa bingung dengan jawaban tersebut. Atau ketika jawaban tersebut bertele tele, maka pihak pewawancara justru semakin bingung.

Tetapi di sisi lain, jawaban sederhana semacam ya atau tidak biasanya juga menjadi jawaban yang sedikit mengerikan. Untuk itu, cobalah menjawab pertanyaan wawancara dalam durasi sekitar 3 hingga 4 menit dengan jelas dan juga singkat. Dimana dalam waktu tersebut, harus bisa menunjukkan semua pengalaman dan kompetisi yang dimiliki untuk bisa meningkatkan kualitas diri.

5. Sombong

Anda perlu tahu, percaya diri merupakan kunci agar bisa sukses dalam wawancara atau presentasi apapun. Akan tetapi, tampak terlalu percaya diri akan membuat pihak perusahaan membenci pelamar kerja tersebut. Untuk itu, ada baiknya untuk tetap rendah hati ketika mempresentasikan diri saat wawancara kerja. Tidak peduli seberapa baik pihak perusahaan, maka akan ada orang lain dalam perusahaan tersebut yang bisa saja lebih dari Anda.

Untuk itu, ada baiknya menahan diri dari penggunaan adanya jargon teknis yang berlebihan. Selain itu, ada baiknya kuasai kata kata yang multi suku kata. Pasalnya hal ini bisa menunjukkan kepada perusahaan bahwa Anda adalah orang yang rendah diri, dan bisa berkomunikasi pada tingkat yang berbeda sesuai dengan situasi. Selain itu saat bekerja sama dengan tim dalam sebuah proyek, ada baiknya jangan meninggikan diri di atas tim yang lain.

6. Stres

Bagi sebagian orang, wawancara merupakan salah satu pengalaman yang paling menegangkan dalam kehidupan kerja. Oleh karena itu, agar sesi wawancara sukses sebaiknya tetap tenang sepanjang sesi. Jangan sampai membawa diri dalam keadaan stres. Cobalah persiapkan diri dengan baik, hingga kemudian tekanan akan hilang. Selain itu pada saat wawancara, ingatlah bahwa pihak perusahaan bukanlah musuh. Jadi, berbicaralah seperti sedang berbicara dengan orang biasa.

7. Tidak Menanyakan Pertanyaan Apapun

Ketika selesai menjawab pertanyaan saat sesi wawancara kerja, pelamar tidak hanya melamar pekerjaan dikarenakan ingin menyenangkan pihak pewawancara. Kemungkinan Anda memiliki beberapa pertanyaan, dan akan menjadi lebih baik jika pertanyaan tersebut diutarakan. Hal ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan diri pelamar, tetapi juga bisa menjadi bukti kepada pihak perusahaan apa motivasi pelamar dalam posisi tersebut.

Pihak perusahaan bisa dan akan mengecewakan pelamar, sebab tidak mengajukan pertanyaan. Dan hal itu yang menjadi kunci mengapa pelamar perlu bertanya. Akan tetapi, pertanyaan pertanyaan ini tidak boleh bersifat pribadi atau topik yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan. Ada baiknya jika bertanya mengenai lingkungan kerja ataupun masa depan karir Anda di perusahaan tersebut.

8. Tidak Mencari Informasi Terlebih Dahulu Mengenai Perusahaan

Saat mendapatkan undangan interview pada suatu perusahaan tertentu, maka pastikan sebelum berangkat wawancara sudah tahu semua informasi mengenai perusahaan tersebut. Dimana informasi umum ini bisa dicari di malam hari sebelum wawancara. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri ketika wawancara kerja. Biasanya informasi ini akan mudah dicari di internet.

Tidak perlu mencari informasi yang mendetail, paling tidak informasi tersebut sudah mencakup tentang peran apa yang ditawarkan. Tidak hanya mencari informasi saja, ada baiknya juga teliti mengenai ukuran perusahaan, praktik kerja, dan informasi lainnya yang bisa ditemukan. Yang terakhir jangan lupa melakukan riset industri atau tempat perusahaan tersebut beroperasi, serta bagaimana perkembangan terakhir dari perusahaan tersebut.

Itulah beberapa kesalahan umum yang wajib dihindari oleh pelamar kerja pada saat wawancara. Sesi wawancara merupakan langkah penting untuk bisa mendapatkan pekerjaan, sehingga adanya kesalahan sekecil apapun seharusnya diminimalisir. Dengan adanya ulasan ini, semoga bisa memberikan informasi kepada para pencari kerja. Semoga sukses di sesi interview Anda!

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!