Pekerjaan, Gaji, Fungsi, dan Tugas Dosen

Bagaimana Pekerjaan, Gaji, Fungsi, dan Tugas Dosen? Dosen adalah istilah yang sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat Indonesia. Semakin berkembangnya dunia pendidikan, maka profesi sebagai dosen pun semakin dikenal dan dianggap lumrah.

Pekerjaan, Gaji, Fungsi, dan Tugas Dosen

 

Namun, banyak orang yang belum tahu detail pekerjaan, gaji, fungsi, dan tugas dosen. Untuk itu, kali ini akan dibahas seputar profesi dosen lebih dalam. Yuk simak ulasannya!

A. Pengertian dan Tugas Dosen

Sekilas, kebanyakan orang memandang dosen sama halnya dengan seorang guru yang mengajar di TK, SD, SMP, dan SMA. Dosen juga termasuk guru, namun lingkungan yang diampu adalah lingkup perkuliahan.

Dosen adalah seorang pendidik profesional yang bekerja di suatu perguruan tinggi, baik swasta atau negeri.

Seorang dosen memiliki tugas utama untuk menyebarluaskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang dikuasai kepada para mahasiswanya, teknologi, dan seni melalui Tri Dharma Pendidikan Tinggi.

Tri Dharma Perguruan Tinggi memiliki tiga poin, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Artinya, seorang dosen harus menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut selama menjadi dosen. Singkatnya, dosen tidak hanya mengajar mahasiswa di dalam kelas atau memberikan pelatihan, tetapi juga melakukan penelitian sesuai dengan ilmu yang dikuasai, serta melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui program-program yang dapat bermanfaat untuk warga.

Profesi ini termasuk sebagai pekerjaan dengan masa bakti yang cukup lama. Untuk dosen biasa, masa baktinya hingga usia 65 tahun sebelum pensiun.

Sementara untuk para profesor masih bisa mengajar hingga usia 70 tahun atau bahkan bisa mencapai 75 tahun untuk profesor emeritus. Selama masa bakti tersebut, seorang dosen harus terus menjalankan tugas-tugas dan kewajibannya.

Untuk menjadi seorang dosen, setidaknya anda harus memiliki ijazah Magister atau telah lulus S2. Namun, akan lebih disarankan untuk melanjutkan studi hingga bergelar Doktor dan jika perlu bisa mengambil program post-doctoral.

Sebab, hal ini akan lebih relevan untuk terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Akan tetapi, seseorang dari kalangan profesional bisa menjadi dosen meski belum pernah menempuh S2 atau S3. Hal ini dikarenakan pemerintah mendorong para profesional yang telah mumpuni di bidangnya untuk mengajar di kampus.

Ada banyak contoh tokoh dari kalangan profesional di Indonesia yang bisa menjadi dosen, bahkan tanpa gelar akademik sekalipun.

B. Fungsi dan Tanggung Jawab Seorang Dosen

Pekerjaan, Gaji, Fungsi, dan Tugas Dosen

Detail pekerjaan, gaji, fungsi, dan tugas dosen tentu tidak terlepas dari adanya tanggung jawab dalam mengemban tugas.

Seorang dosen memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dosen juga bertanggung jawab untuk melakukan pengembangan, transformasi, serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam melakukan hal ini, tentu dibutuhkan ilmu yang luas dan mendalam. Merencanakan, melaksanakan, menilai, dan mengevaluasi hasil pembelajaran juga masuk sebagai tanggung jawab seorang dosen.

Disamping mengajar, dosen juga bertanggung jawab untuk membimbing mahasiswa dalam menyelesaikan laporan dan tugas akhir berupa skripsi, tesis, atau disertasi.

Dalam hal ini, dosen juga menjadi seorang penguji dan penilai tugas akhir mahasiswa serta pihak yang menyatakan apakah mahasiswa tersebut lulus atau tidak.

Dalam menjalankan tugasnya, dosen harus bertindak objektif kepada para peserta didiknya. Tidak peduli jenis kelamin, agama, ras, suku, latar belakang sosio ekonomi, atau kondisi fisik dari para mahasiswanya.

Sebagai bentuk kontribusi terhadap ilmu pengetahuan, dosen bertanggung jawab untuk meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi.

Hal ini harus sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kondisi sosial, perkembangan ekonomi, dan lain-lain.

Tanggung jawab seorang dosen juga termasuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan ikut terlibat aktif di dalam kegiatan yang menunjang tugas umum pemerintah dan pembangunan.

C. Kemampuan yang Harus Dimiliki Oleh Seorang Dosen

Tugas dan kewajiban seorang dosen bisa dibilang sangat kompleks. Tidak hanya mengajar dan menyebarkan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki, tetapi juga dituntut harus melakukan penelitian dan pengembangan untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan, serta terlibat aktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Oleh sebab itu, seorang dosen harus memiliki kemampuan dan keahlian agar seluruh tugasnya dapat berjalan dengan baik dan optimal.

Kemampuan dan keahlian yang harus dimiliki oleh seorang dosen adalah kemampuan meneliti, melakukan analisis, dapat berpikir kritis, kemampuan komunikasi, bahasa Inggris, dan teknologi informasi.

Singkatnya, seorang dosen harus tahu apa ilmu dan teknologi yang sedang update saat ini. Dosen juga harus bisa membaca kebutuhan masyarakat agar dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, akan semakin banyak masyarakat yang teredukasi dengan baik, sehingga tidak mudah termakan berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

D. Jenjang Karir Seorang Dosen

Jenjang karir seorang dosen secara umum adalah Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala, dan Guru Besar. Dosen yang masih baru memiliki jabatan sebagai Asisten Ahli, namun ada juga yang langsung menjadi Lektor, asalkan memiliki prestasi yang luar biasa.

Seorang Asisten Ahli setidaknya memiliki satu publikasi ilmiah di jurnal nasional sebagai penulis pertama.

Asisten Ahli juga setidaknya memiliki satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Untuk seorang Asisten Ahli yang bergelar Doktor akan diberi wewenang untuk membantu mengajar program Magister, Doktor, dan memberikan bimbingan tesis. Jabatan sebagai Lektor akan otomatis diperoleh jika seorang dosen telah mendapat gelar Doktor.

Sementara itu, syarat untuk naik jabatan dari Asisten Ahli ke Lektor harus memenuhi angka kredit sebanyak 200 atau 300 kumulatif.

Dari Lektor ke Lektor Kepala membutuhkan angka kredit sebanyak 400, 550, atau 700 kumulatif. Untuk naik jabatan menjadi Guru Besar dibutuhkan angka kredit sebanyak 850 atau 1.050 kumulatif.

Seorang dosen yang sudah memiliki jabatan Guru Besar memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk mengajar di semua program, begitu pula dalam hal bimbingan.

Jabatan ini hanya akan diberikan untuk dosen yang telah memiliki gelar Doktor atau sudah lulus dari pendidikan S3.

Baca juga: Pekerjaan, Gaji, Fungsi dan Tugas Sekretaris

E. Berapa Gaji dari Seorang Dosen?

Pekerjaan, Gaji, Fungsi, dan Tugas Dosen

Gaji seorang dosen bisa bersumber dari gaji pokok; tunjangan profesi, khusus, dan kehormatan; tunjangan tugas tambahan; insentif penelitian atau hibah riset; dan honor lainnya.

Gaji pokok seorang dosen berkisar antara Rp 2,7 juta sampai Rp 4,4 juta tergantung dari jabatan dan masa kerjanya. Tunjangan profesi diberikan kepada dosen yang memiliki sertifikat pendidik.

Untuk besarannya adalah satu kali gaji pokok, sama halnya dengan tunjangan khusus. Untuk tunjangan kehormatan dosen profesor sebesar dua kali gaji pokok.

Tunjangan tugas tambahan sekitar Rp 1,35 juta sampai Rp 5,5 juta. Sementara itu, untuk hibah riset sangat bervariasi, ada pula yang mencapai ratusan juta.

Menjadi seorang dosen menjadi impian bagi banyak lulusan universitas karena dipandang sebagai pekerjaan yang tetap dan menjanjikan.

Namun, hal ini juga sebanding dengan tanggung jawab yang diemban. Untuk anda yang bercita-cita sebagai dosen, persiapkan segala keperluannya mulai sekarang dan harus siap dengan tugas yang harus dijalankan.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!