Resiko Jadi Kasir Minimarket, Restoran dan Lainnya

Apa saja Resiko Jadi Kasir? Menjadi kasir terlihat mudah karena harus melayani pelanggan atau transaksi bisnis. Namun, di balik semua tugas kasir ada risiko tertentu.

Resiko Jadi Kasir Minimarket, Restoran dan Lainnya

Lagi pula, apa yang disebut pekerjaan pasti memiliki resikonya sendiri, baik itu risiko tinggi, sedang, atau rendah. Resiko jadi kasir bisa dibilang cukup tinggi, terutama dalam hal keuangan.

Sedikit kurang konsentrasi sering mengakibatkan uang transaksi menjadi kurang dan kasir harus menggantinya dengan uang individu.

Kasir tidak hanya harus menghadapi resiko ini, mereka masih ada resiko lainnya.

Oleh karena itu, bagi Anda yang baru lulus dan ingin menjadi kasir yang baik, Anda perlu memahami resiko yang perlu dihadapi.

Lalu apa saja resiko menjadi kasir? Untuk pembahasan lebih lengkap, baca informasi di bawah ini.

Apa Resiko Jadi Kasir?

Faktor terbesar yang mendorong lulusan baru menjadi kasir adalah faktor ekonomi. Ingatlah bahwa seorang kasir memiliki penghasilan yang cukup, mis. jika Anda memilih untuk menjadi kasir di Indomaret, tentu akan mendapatkan gaji UMR.

Kasir itu tidak sepenuhnya menyelesaikan dan melakukan pekerjaan yang diberikan oleh bos, tetapi juga harus siap dengan resikonya.

Adapun resiko yang harus dihadapi lulusan baru untuk menjadi kasir, yaitu:

1. Uang Minus (Kurang)

Resiko Jadi Kasir Minimarket, Restoran dan Lainnya

Resiko Jadi Kasir yang sering terjadi yaitu Uang Minus.

Salah satu masalah paling umum yang dihadapi kasir seringkali kekurangan uang. Bahkan ketika bekerja dengan baik, terkadang uang minus selalu terjadi, terutama dalam transaksi yang sibuk.

Saya tidak mengerti apa pemicunya, tapi yang jelas sebagian besar dari Anda pernah merasakannya.

Disini resiko terbesar adalah ketika uang minus, dimana setiap minusnya, jadi kasir bertanggung jawab untuk menggantinya.

2. Mengganti Barang yang Hilang

Selain uang minus, Resiko Jadi Kasir yang paling umum adalah barang atau produk hilang. Hampir bisa ditegaskan bahwa setiap bulan ada barang yang hilang saat Stock Opname (SO) selesai.

Untuk penggantian barang yang hilang dilakukan dengan cara mengurangi upah pegawai, apalagi jika barang Exp lupa dikembalikan (return), maka semua pegawai termasuk kasir harus bertanggung jawab untuk penggantian.

3. Lembur

Resiko Jadi Kasir Minimarket, Restoran dan Lainnya

Kasir minimarket seperti Indomaret, Alfamart dan lainnya harus rela bekerja lembur.

Menurut SOP, lembur adalah jam kerja yang melebihi batas yang sama, dan perusahaan harus membayar untuk setiap jam yang melebihi batas tersebut.

Namun, tidak demikian halnya dengan kasir, di mana kasir toserba tidak berarti lembur, tetapi jam kerja dipandang sebagai loyalitas.

Selain itu, jika Anda seorang kasir di toko 24 jam, Anda harus bersedia bekerja dari pagi hingga tengah malam. Ini merupakan Resiko Jadi Kasir yang sangat melelahkan.

Baca juga: Pekerjaan, Gaji dan Tugas Kasir

4. Penempatan Kerja Sesuai Kebutuhan Perusahaan

Jika Anda diterima sebagai kasir, Anda tidak bisa memilih di mana Anda bekerja, perusahaan memutuskan di mana Anda bekerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang membutuhkan kasir.

Lokasinya mungkin jauh dari rumah Anda, jadi pilihlah untuk menyewa rumah kost yang dekat dengan tempat kerja.

Oleh karena itu, sebagai kasir, Anda harus siap ditempatkan di mana saja tergantung kebutuhan toko.

5. Siap Marathon Shift dan Full Shift

Resiko Jadi Kasir Minimarket, Restoran dan Lainnya

Jadi kasir minimarket atau supermarket anda harus bekerja shift dengan sistem shift marathon yaitu hari ini masuk pagi, jadi besok masuk malam atau hari ini masuk malam, besok masuk pagi.

Selain itu, Anda harus bekerja full shift, yaitu melanjutkan shift berikutnya karena karyawan lain tidak hadir karena sakit atau izin. Jadi Anda harus menggantinya untuk bekerja.

6. Tidak Ada Libur

Tidak hanya menjadi Resiko Jadi Kasir, resiko ini juga sering dirasakan oleh karyawan minimarket ada seperti Indomaret atau Alfamart 24 jam.

Dimana hari Minggu, tanggal merah, hari besar lainnya seringkali tidak libur dan pekerjaan tetap dilakukan seperti biasa.

Jadi sebagai kasir Anda harus rela bekerja di hari Minggu atau tanggal merah lainnya. Anda harus bersedia melakukannya karena Anda mendapat kontrak kerja, sehingga Anda terikat dalam perusahaan.

Penutup

Seperti yang saya jelaskan di atas, bekerja di minimarket ada sangat berisiko, meskipun tidak semua minimarket ada seperti ini. Tapi inilah yang saya alami saat bekerja di minimarket.

Perusahaan menekan karyawannya sebanyak mungkin, tanpa memperhatikan kesejahteraan atau kesehatan.

Staf toko hanya terdiri dari lima orang dan harus membuka toko mulai pukul 06:00 hingga 22:00. Bahkan, toko kami sering meminta bantuan dari toko lain untuk meminjam staf untuk merasakan liburan.

Nah, itulah informasi lengkap dari kami tentang resiko jadi kasir, terutama bagi yang baru lulus.

Segala resiko pekerjaan harus diketahui dengan baik, karena yang namanya pekerjaan pasti mengandung resiko.

Jika Anda dapat mengatasi semua risiko, maka dapat dikatakan bahwa Anda akan menjadi kasir yang baik.

Sekian artikel berjudul Resiko Jadi Kasir Minimarket, Restoran dan Lainnya, semoga bermanfaat.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.
error: Content is protected !!