10+ Contoh Kerjasama ASEAN dalam Menangani Isu-Isu Global

10+ Contoh Kerjasama ASEAN dalam Menangani Isu-Isu Global | ASEAN atau Association of Southeast Asian Nations adalah sebuah organisasi yang terdiri dari negara-negara di Asia Tenggara.

Organisasi ini didirikan pada tahun 1967 dengan tujuan untuk meningkatkan kerja sama dan solidaritas di antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Selama lebih dari 50 tahun, ASEAN telah berhasil menjadi forum penting bagi negara-negara anggotanya untuk bekerja sama dalam mengatasi berbagai masalah yang dihadapi bersama, termasuk masalah global seperti perubahan iklim, ekonomi, keamanan dan lingkungan.

Namun, tidak semua negara memiliki kemampuan yang sama untuk mengatasi masalah tersebut. Oleh karena itu, ASEAN menyediakan platform bagi negara-negara anggotanya untuk bekerja sama dan berbagi pengalaman dalam mengatasi masalah global tersebut.

Artikel ini akan menjelaskan bagaimana ASEAN bekerja sama dalam mengatasi masalah global, dengan menyoroti kerja sama dalam bidang ekonomi, lingkungan dan keamanan.

Melalui contoh-contoh proyek yang dilakukan oleh ASEAN, artikel ini akan menunjukkan bahwa kerjasama ASEAN sangat penting dalam mengatasi masalah global yang dihadapi bersama.

Kerjasama ASEAN Bidang Ekonomi dalam Menangani Isu-isu Global

Kerjasama ASEAN Bidang Ekonomi dalam Menangani Isu-isu Global

Kerjasama ekonomi merupakan salah satu bidang penting dalam kerjasama ASEAN. Negara-negara anggota ASEAN telah bekerja sama dalam meningkatkan perdagangan dan investasi di kawasan ini.

Contoh kerjasama ASEAN bidang ekonomi dalam menangani isu global yang sering muncul yaitu:

1. ASEAN Free Trade Area (AFTA)

Salah satu proyek kerjasama ekonomi utama ASEAN adalah ASEAN Free Trade Area (AFTA). AFTA adalah kesepakatan perdagangan bebas yang berfokus pada mengurangi tarif pada barang-barang yang diperdagangkan di antara negara-negara anggota ASEAN. Hal ini diharapkan akan meningkatkan perdagangan dan ekonomi di kawasan ini.

Dalam AFTA, negara-negara anggota ASEAN setuju untuk mengurangi tarif mereka pada barang-barang yang diperdagangkan antara negara-negara anggota.

Ini berarti bahwa barang-barang yang diperdagangkan antara negara-negara anggota ASEAN dikenakan tarif yang lebih rendah atau tidak dikenakan tarif sama sekali, sehingga memudahkan perdagangan di kawasan ini.

2. Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP)

Selain itu, ASEAN juga telah bekerja sama dengan negara-negara partner dalam meningkatkan perdagangan dan investasi.

Salah satu proyek kerjasama ekonomi yang paling penting adalah Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). RCEP adalah kesepakatan perdagangan bebas yang mencakup negara-negara ASEAN dan negara-negara tetangga seperti China, Jepang, dan Korea Selatan.

RCEP diharapkan dapat meningkatkan perdagangan dan investasi di kawasan ini, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat ASEAN.

3. ASEAN Economic Community (AEC)

AEC adalah inisiatif yang diluncurkan bertujuan untuk meningkatkan integrasi ekonomi di kawasan ini dan meningkatkan konektivitas ekonomi.

AEC mencakup bidang seperti perdagangan, investasi, konektivitas fisik dan digital, dan kerja sama yang berkelanjutan.

4. ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA)

ACFTA adalah kesepakatan perdagangan bebas yang ditandatangani pada tahun 2002 yang berfokus pada mengurangi tarif dan hambatan perdagangan antara ASEAN dan China.

ACFTA mencakup berbagai bidang seperti perdagangan barang, perdagangan jasa, investasi dan kerja sama teknologi.

5. ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Area (AANZFTA)

AANZFTA adalah kesepakatan perdagangan bebas yang ditandatangani pada tahun 2009 yang berfokus pada mengurangi tarif dan hambatan perdagangan antara ASEAN, Australia, dan Selandia Baru.

AANZFTA mencakup berbagai bidang seperti perdagangan barang, perdagangan jasa, investasi, kerja sama teknologi dan kerja sama standar mutu.

AANZFTA juga mencakup kerja sama dalam bidang-bidang seperti perlindungan lingkungan dan hak-hak buruh.

Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan perdagangan dan investasi antara negara-negara yang terlibat dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat ASEAN.


Kerjasama ASEAN dalam bidang ekonomi juga meliputi kerjasama dalam bidang infrastruktur, teknologi, dan pariwisata.

Proyek-proyek ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas ekonomi di kawasan ini dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat ASEAN.

Secara keseluruhan, kerjasama ekonomi ASEAN diharapkan dapat meningkatkan perdagangan, investasi, dan kesejahteraan ekonomi di kawasan ini. Hal ini sangat penting untuk mengatasi masalah ekonomi global yang dihadapi bersama.

Baca juga: 10 Faktor Pendorong Kerjasama Antar Negara ASEAN

Kerjasama ASEAN Bidang Lingkungan dalam Menangani Isu-isu Global

Kerjasama ASEAN Bidang Lingkungan dalam Menangani Isu-isu Global

Lingkungan merupakan isu global yang penting bagi negara-negara di kawasan ASEAN. Oleh karena itu, kerjasama lingkungan merupakan salah satu bidang penting dalam kerjasama ASEAN.

Negara-negara anggota ASEAN telah bekerja sama dalam meningkatkan konservasi dan perlindungan lingkungan di kawasan ini.

Contoh kerjasama ASEAN bidang lingkungan dalam menangani isu-isu global yaitu:

1. ASEAN Coordinating Centre for Transboundary Haze Pollution Control (ACCTHPC)

Salah satu proyek kerjasama lingkungan utama ASEAN adalah ASEAN Coordinating Centre for Transboundary Haze Pollution Control (ACCTHPC).

ACCTHPC didirikan dengan tujuan untuk menangani masalah kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan di kawasan ini.

Proyek ini mencakup kerjasama dalam bidang pemantauan, pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan, serta pemulihan lahan.

2. ASEAN Wildlife Enforcement Network (ASEAN-WEN)

ASEAN-WEN adalah jaringan yang berfokus pada pencegahan dan pemberantasan perdagangan satwa liar yang ilegal di kawasan ASEAN.

ASEAN-WEN bekerja dengan mengkoordinasikan kebijakan dan program pencegahan dan pemberantasan perdagangan satwa liar yang ilegal yang dilakukan di negara-negara anggota ASEAN.

ASEAN-WEN juga bekerja sama dengan organisasi internasional dan regional lainnya, seperti PBB dan ASEAN Regional Forum, untuk meningkatkan kerja sama dalam pencegahan dan pemberantasan perdagangan satwa liar yang ilegal.

Jaringan ini juga membantu dalam pengembangan sistem-sistem pengawasan dan pemberantasan yang efektif, serta dalam meningkatkan kapasitas pengawasan dan pemberantasan di negara-negara anggota ASEAN.

3. ASEAN Centre for Biodiversity (ACB)

ACB adalah pusat yang berfokus pada konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati di kawasan ASEAN.

ACB bekerja dengan menyediakan dukungan teknis dan kebijakan untuk negara-negara anggota ASEAN dalam upaya konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati di kawasan ini.

Pusat ini juga bekerja sama dengan organisasi internasional dan regional lainnya untuk meningkatkan kerja sama dalam konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati.


Kerja sama ini memungkinkan negara-negara anggota ASEAN untuk bekerja sama dan berbagi pengalaman dan sumber daya dalam mengatasi masalah lingkungan yang dihadapi bersama.

Dengan kerja sama yang efektif, negara-negara ASEAN dapat mengatasi masalah lingkungan yang dihadapi bersama dan meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan ini.

Kerjasama ASEAN dalam bidang lingkungan juga meliputi kerjasama dalam bidang pengelolaan sumber daya alam, pengelolaan sampah, dan pengelolaan air.

Proyek-proyek ini diharapkan dapat meningkatkan konservasi lingkungan dan perlindungan lingkungan di kawasan ini.

Secara keseluruhan, kerjasama lingkungan ASEAN diharapkan dapat meningkatkan konservasi lingkungan dan perlindungan lingkungan di kawasan ini. Hal ini sangat penting untuk mengatasi masalah lingkungan global yang dihadapi bersama.

Kerjasama ASEAN Bidang Keamanan dalam Menangani Isu-isu Global

Kerjasama ASEAN Bidang Keamanan dalam Menangani Isu-isu Global

Keamanan merupakan isu global yang penting bagi negara-negara di kawasan ASEAN. Oleh karena itu, kerjasama keamanan merupakan salah satu bidang penting dalam kerjasama ASEAN.

Negara-negara anggota ASEAN telah bekerja sama dalam meningkatkan keamanan regional di kawasan ini.

Contoh Kerjasama ASEAN bidang keamanan dalam menangani isu-isu global yaitu sebagai berikut:

1. ASEAN Regional Forum (ARF)

Salah satu proyek kerjasama keamanan utama ASEAN adalah ASEAN Regional Forum (ARF). ARF adalah forum keamanan yang didirikan pada tahun 1994 dengan tujuan untuk meningkatkan kerja sama keamanan di kawasan ini.

Proyek ini mencakup kerjasama dalam bidang pencegahan terorisme, pengendalian perdagangan senjata, dan pemulihan keamanan.

2. ASEAN Defence Ministers’ Meeting Plus (ADMM-Plus)

Selain itu, ASEAN juga telah bekerja sama dengan negara-negara partner dalam menangani masalah keamanan global. Salah satu proyek kerjasama keamanan yang penting adalah ASEAN Defence Ministers’ Meeting Plus (ADMM-Plus).

ADMM-Plus adalah kesepakatan kerjasama yang ditandatangani pada tahun 2010 yang berfokus pada meningkatkan kerja sama dalam bidang pertahanan dan keamanan.

3. ASEAN Defence Senior Officials’ Meeting (ADSOM)

Kegiatan yang berfokus pada kerja sama pertahanan di kawasan ASEAN. ADSOM mencakup berbagai bidang kerja sama pertahanan seperti latihan militer bersama, pertukaran informasi dan pengalaman, serta pengembangan kapasitas.

4. ASEAN Defence Industry Cooperation (ADIC)

Kerja sama yang berfokus pada kerja sama industri pertahanan di kawasan ASEAN. ADIC mencakup berbagai bidang kerja sama industri pertahanan seperti pengembangan produk pertahanan bersama, pertukaran teknologi dan pengalaman, serta pengembangan kapasitas.

5. ASEAN-China Joint Defence Working Group (ACJDWG)

Kelompok kerja yang berfokus pada kerja sama pertahanan antara ASEAN dan China. ACJDWG mencakup berbagai bidang kerja sama pertahanan seperti latihan militer bersama, pertukaran informasi dan pengalaman, serta pengembangan kapasitas.


Kerjasama ASEAN dalam bidang keamanan juga meliputi kerjasama dalam bidang pengendalian konflik, pemulihan pasca-konflik, dan pengendalian kerusuhan.

Proyek-proyek ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan regional dan mengurangi ancaman terorisme di kawasan ini.

Secara keseluruhan, kerjasama keamanan ASEAN diharapkan dapat meningkatkan keamanan regional dan mengurangi ancaman keamanan yang dihadapi bersama di kawasan ini. Hal ini sangat penting untuk mengatasi masalah keamanan global yang dihadapi bersama.

Kerjasama ASEAN Bidang Pendidikan dalam Menangani Isu-isu Global

Beberapa contoh kerjasama ASEAN bidang pendidikan untuk menangani permasalahan pendidikan:

1. Program ASEAN University Network (AUN)

Program ini diluncurkan pada tahun 1995 dan berfokus pada kerjasama antar universitas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kapasitas.

Program ini mencakup berbagai aktivitas, seperti pertukaran pelajar dan dosen, pengembangan kurikulum, dan pengembangan program studi.

Universitas-universitas yang tergabung dalam program ini saling bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan mobilitas pelajar dan dosen.

2. Program ASEAN Students Mobility

program ini memungkinkan mahasiswa dari negara-negara ASEAN untuk belajar di universitas di negara lain dalam kawasan ASEAN.

Program ini mencakup beasiswa untuk mahasiswa yang akan belajar di negara lain, serta dukungan administratif untuk memudahkan proses pendaftaran dan pendaftaran.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan mobilitas pelajar dan meningkatkan kerjasama antar negara dalam bidang pendidikan.

3. Program ASEAN-China Education Exchange

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama pendidikan antara ASEAN dan China melalui pertukaran pelajar dan dosen.

Program ini mencakup beasiswa untuk mahasiswa dan dosen yang akan belajar atau mengajar di negara lain, serta aktivitas-aktivitas lain yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama pendidikan antara ASEAN dan China.

3. Program ASEAN-Australia Education Cooperation

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama pendidikan antara ASEAN dan Australia melalui pertukaran pelajar dan dosen, serta pengembangan kurikulum.

Program ini mencakup beasiswa untuk mahasiswa dan dosen yang akan belajar atau mengajar di negara lain, serta aktivitas-aktivitas lain yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama pendidikan antara ASEAN dan Australia.

4. Program ASEAN-EU Higher Education Cooperation

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama pendidikan antara ASEAN dan Uni Eropa melalui pertukaran pelajar dan dosen, serta pengembangan kurikulum.

Program ini mencakup beasiswa untuk mahasiswa dan dosen yang akan belajar atau mengajar di negara lain, serta aktivitas-aktivitas lain yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama pendidikan antara ASEAN dan Uni Eropa.

Apa Kebijakan yang Dilakukan Indonesia dan ASEAN untuk Menanggulangi Narkotika?

Apa Kebijakan yang Dilakukan Indonesia dan ASEAN untuk Menanggulangi Narkotika?

Upaya yang dilakukan negara-negara ASEAN dalam mencegah penyalahgunaan narkoba adalah dengan membentuk ASOD (ASEAN Senior Officials on Drug Matters).

ASOD adalah sebuah mekanisme kerja sama yang dibentuk pada tahun 1977 yang berfokus pada pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di kawasan ASEAN.

ASOD bekerja dengan mengkoordinasikan kebijakan dan program pencegahan dan pemberantasan narkoba di antara negara-negara anggota ASEAN.

ASOD juga bekerja sama dengan organisasi internasional dan regional lainnya, seperti PBB dan ASEAN Regional Forum, untuk meningkatkan kerja sama dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba.

ASOD juga menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti pelatihan, kerja sama investigasi, dan pertukaran informasi untuk meningkatkan kapasitas negara-negara anggota ASEAN dalam menangani masalah narkoba.

Secara keseluruhan, ASOD merupakan upaya penting yang dilakukan negara-negara ASEAN dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dengan cara mengkoordinasikan kebijakan dan program yang dilakukan di negara-negara anggota serta memfasilitasi kerja sama dengan organisasi lain untuk meningkatkan kapasitas negara-negara ASEAN dalam mengatasi masalah narkoba.

Pentingnya Kerjasama ASEAN dalam Menangani Isu-isu Global

Kerjasama ASEAN sangat penting dalam menangani isu-isu global karena negara-negara anggotanya dapat bekerja sama untuk mengatasi masalah yang dihadapi bersama.

ASEAN memberikan platform bagi negara-negara anggotanya untuk berbagi pengalaman dan sumber daya dalam mengatasi isu-isu global seperti perubahan iklim, ekonomi, lingkungan, dan keamanan.

Kerjasama ASEAN dalam bidang ekonomi dapat meningkatkan perdagangan dan investasi di kawasan ini, yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat ASEAN.

Kerjasama dalam bidang lingkungan dapat meningkatkan konservasi dan perlindungan lingkungan di kawasan ini.

Kerjasama dalam bidang keamanan dapat meningkatkan keamanan regional dan mengurangi ancaman terorisme.

Secara keseluruhan, kerjasama ASEAN sangat penting dalam mengatasi isu-isu global karena dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat ASEAN dan mengurangi ancaman yang dihadapi bersama.

Ini juga menunjukkan bahwa kerja sama yang efektif di tingkat regional dapat membantu dalam mengatasi masalah global yang semakin kompleks.

Sekian artikel berjudul 10+ Contoh Kerjasama ASEAN dalam Menangani Isu-Isu Global, semoga bermanfaat.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.