10+ Gaji Pelayaran dari Nahkoda Hingga Juru Masak Kapal

10+ Gaji Pelayaran dari Nahkoda Hingga Juru Masak Kapal | Industri pelayaran adalah bagian penting dari perekonomian dunia, dengan sekitar 80% barang yang dikirimkan melalui pelayaran.

Ada banyak profesi dalam industri ini dengan tugas dan tanggung jawab yang berbeda-beda, tetapi semua penting untuk memastikan kapal berlayar dengan aman dan efisien.

Dalam artikel ini, kita akan membahas Gaji Pelayaran yang berbeda untuk profesi seperti Nahkoda, Kapten, dan Juru Masak Kapal.

Tujuan kami dalam artikel ini adalah untuk membantu orang yang baru atau tertarik untuk memulai karier dalam industri pelayaran memahami tentang gaji dan faktor yang mempengaruhinya.

Kita juga akan memberikan saran untuk memperoleh Gaji Pelayaran terbaik. Dengan informasi ini, pembaca dapat membuat keputusan yang lebih baik tentang karier dan masa depan mereka dalam industri pelayaran.

Apa itu Pelayaran?

Pelayaran adalah sebuah usaha yang menangani pengiriman barang dan penumpang melalui laut menggunakan kapal. Ini adalah cara yang sangat penting untuk memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain dan memegang peran penting dalam ekonomi dunia.

Pelayaran juga membutuhkan berbagai jenis pekerjaan seperti Nahkoda, Kapten, Juru Masak Kapal, dan lain-lain, untuk memastikan kapal bekerja dengan aman dan efisien.

Menurut Undang-undang Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008, industri pelayaran adalah suatu sistem yang mencakup berbagai hal seperti angkutan laut, pelabuhan, keselamatan dan keamanan, serta perlindungan lingkungan maritim.

Nah, ini artinya ada banyak kesempatan kerja di industri pelayaran. Ada berbagai posisi yang membutuhkan lulusan dari bidang pelayaran. Banyak jurusan yang bisa dipilih untuk menjadi sumber daya manusia kelautan berkualitas, seperti Nautika, Teknik, atau Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Pelabuhan.

Misalnya, jurusan Nautika mempelajari bagaimana mengendalikan kapal laut. Lulusannya memiliki kompetensi sebagai perwira navigasi maritim, pengendalian kapal, dan pengaturan muatan. Mereka juga memiliki peluang besar untuk berkarir sebagai nahkoda di industri kelautan Indonesia, karena permintaan untuk profesional seperti ini masih tinggi.

Sementara itu, jurusan Teknik membuka peluang berkarir di industri permesinan kapal. Lulusannya memiliki keahlian mesin kapal dan bisa bekerja sebagai teknisi galangan atau teknisi mesin.

Lulusan dari jurusan Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Pelabuhan punya kesempatan kerja di perusahaan perkapalan, pelabuhan, dsb. Tugas mereka meliputi pempersiapan dokumen dan muatan selama berlayar maupun saat tiba di pelabuhan.

Gaji Pelayaran Bagian Perwira Dek

Gaji perwira dek memiliki banyak variasi tergantung dari pengalaman dan posisi yang mereka pegang. Dalam dunia pelayaran, perwira dek memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan dan keamanan kapal serta penumpang.

Berapa Gaji Pelayaran Bagian Perwira Dek? berikut jawabannya:

1. Nahkoda

Gaji Pelayaran Bagian Perwira Dek

Nahkoda, sebagai kepala perwira dek, memiliki tanggung jawab besar terhadap kinerja awak kapal lain. Mereka harus memastikan bahwa operasi pelayaran berlangsung sesuai dengan hukum dan peraturan. Gaji seorang nahkoda bisa mencapai angka yang sangat tinggi, bahkan bisa mencapai Rp 100 juta atau lebih.

Nahkoda adalah pemimpin atau kapten dalam sebuah kapal. Dengan Gaji Pelayaran tersebut, Tugas dan tanggung jawab utama seorang nahkoda adalah:

  • Memimpin dan mengawasi semua anggota kru: Nahkoda bertanggung jawab untuk memimpin dan mengkoordinasikan semua tugas dan tugas yang dilakukan oleh anggota kru.
  • Memastikan keselamatan kapal dan penumpang: Nahkoda harus memastikan bahwa kapal beroperasi dengan aman dan memenuhi semua standar keselamatan.
  • Mengatur rute dan jadwal pelayaran: Nahkoda bertanggung jawab untuk menentukan rute dan jadwal pelayaran yang akan diambil oleh kapal.
  • Mengatur sumber daya kapal: Nahkoda harus memastikan bahwa semua sumber daya kapal, seperti bahan bakar, makanan, dan air, dikelola dengan efisien.
  • Menjaga komunikasi dengan pihak luar: Nahkoda harus memastikan bahwa kapal tetap terkoneksi dengan dunia luar melalui komunikasi yang baik.
  • Membuat keputusan dalam situasi darurat: Nahkoda harus siap untuk membuat keputusan cepat dan tepat dalam situasi darurat, seperti cuaca buruk atau masalah teknis dengan kapal.
  • Mengatur dokumen pelayaran: Nahkoda harus memastikan bahwa semua dokumen pelayaran, seperti laporan cuaca dan catatan navigasi, dikelola dengan baik.

Baca juga: 5+ Gaji Nakhoda Kapal Pesiar, Tanker, Ferry dan Lainnya

2. Mualim

Mualim memiliki tiga level posisi, yaitu Mualim 1 (chief officer), Mualim 2 (second officer), dan Mualim 3. Masing-masing posisi memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Gaji mualim 1, misalnya, berbeda-beda sesuai dengan perusahaan yang mempekerjakannya. Pada tahun 2018, gaji mualim 1 minimal US$6.500, atau setara dengan Rp89 jutaan jika dirupiahkan.

Dengan Gaji Pelayaran tersebut, Tugas dan tanggung jawab Mualim (Chief Mate) sebagai bagian perwira dek (deck department) pada pelayaran adalah sebagai berikut:

  • Bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan kapal, muatan, dan seluruh awak kapal.
  • Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas-tugas navigasi dan manajemen muatan.
  • Memastikan tugas-tugas deck departemen dilaksanakan dengan efisien dan sesuai dengan prosedur.
  • Menyediakan laporan harian tentang kondisi kapal, cuaca, dan posisi navigasi.
  • Memimpin dan melatih awak kapal dalam tugas-tugas deck departemen.
  • Bertanggung jawab atas pemeliharaan dan perawatan alat-alat navigasi dan deck departemen.
  • Memastikan tugas-tugas manajemen muatan dilaksanakan dengan baik, termasuk pemuatan, pengangkutan, dan pemindahan muatan.
  • Berkoordinasi dengan bagian-bagian lain dalam kapal untuk memastikan tugas-tugas berjalan dengan lancar.

Ini adalah tugas dan tanggung jawab Mualim sebagai bagian perwira dek pada pelayaran.

3. Radio Operator

Radio operator (markonis) memiliki peran penting dalam departemen dek sebagai operator komunikasi. Mereka bertanggung jawab terhadap keselamatan kapal dari kejadian alam atau bahaya yang mungkin terjadi. Gaji radio operator juga bervariasi tergantung dari pengalaman dan perusahaan yang mempekerjakan mereka.

Secara umum, gaji perwira dek sangat bergantung pada pengalaman dan posisi mereka. Tapi yang pasti, gaji mereka lebih tinggi dibandingkan gaji awak kapal lainnya karena tanggung jawab yang besar dan penting yang harus mereka pikul.

Dengan Gaji Pelayaran tersebut, Radio Operator memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut dalam penjelasan Gaji Pelayaran Bagian Perwira Dek:

  • Menjaga dan memelihara peralatan komunikasi radio seperti VHF, SSB, dan INMARSAT.
  • Menjaga kontak dengan pelabuhan, kapal lain, dan agen penjualan melalui peralatan komunikasi radio.
  • Mengirim dan menerima pesan-pesan penting seperti kondisi cuaca, informasi navigasi, dan permintaan bantuan darurat.
  • Melaporkan posisi kapal dan kondisi cuaca kepada pelabuhan dan instansi berwenang.
  • Menerima dan mengirim laporan pemeliharaan dan perbaikan peralatan komunikasi.
  • Berkoordinasi dengan pihak pelabuhan dan instansi berwenang untuk memastikan kapal beroperasi dengan aman dan sesuai regulasi.
  • Memelihara catatan dan dokumentasi komunikasi radio serta memastikan bahwa mereka sesuai dengan regulasi pelayaran.

Tugas dan tanggung jawab Radio Operator sangat penting untuk memastikan kapal beroperasi dengan aman dan efisien, dan untuk memastikan kontak dan komunikasi yang baik dengan pihak luar.

Gaji Pelayaran Bagian Perwira Mesin

Bicara soal gaji perwira mesin di dunia pelayaran, kita bisa lihat bahwa mereka adalah teknisi tangguh yang memiliki tugas penting dalam menjaga mesin kapal tetap berfungsi dengan baik. Mereka harus siap mengatasi masalah mesin kapal kapan saja, apapun kondisinya.

Nah, berbicara tentang Gaji Pelayaran, tak semua perwira mesin memiliki pendapatan yang sama. Tergantung pada posisi dan pengalaman mereka, ada beberapa tingkatan jabatan dengan pendapatan yang berbeda. Berikut adalah poin-poin Gaji Pelayaran Bagian Perwira Mesin yang bisa kita lihat:

1. Chief Engineer

Gaji Pelayaran Bagian Perwira Mesin

Sebagai kepala departemen mesin, Chief Engineer memiliki tanggung jawab besar. Gaji yang diterima oleh Chief Engineer berkisar antara US$2.100 – US$4.500 atau setara dengan Rp 31.966.200 – Rp 68.490.000 per bulannya jika dirupiahkan.

Dengan Gaji Pelayaran tersebut, Tugas utama seorang Chief Engineer dalam bidang pelayaran adalah bertanggung jawab atas semua aspek teknis dan operasional mesin kapal. Ini termasuk:

  • Pemeliharaan mesin: Chief Engineer harus memastikan bahwa mesin kapal selalu berfungsi dengan baik dan memperbaiki masalah yang mungkin terjadi secepat mungkin.
  • Manajemen bahan bakar: Chief Engineer harus memastikan bahwa bahan bakar kapal digunakan secara efisien dan ekonomis.
  • Supervisi teknikal: Chief Engineer harus memimpin dan memonitor pekerjaan teknis tim mesin kapal.
  • Pemeliharaan inventaris mesin: Chief Engineer harus memastikan bahwa peralatan dan suku cadang mesin kapal selalu tersedia dan dalam kondisi baik.
  • Pemeliharaan keamanan: Chief Engineer harus memastikan bahwa semua peralatan dan mesin kapal memenuhi standar keamanan yang ditetapkan.
  • Manajemen biaya: Chief Engineer harus memastikan bahwa semua biaya pemeliharaan mesin kapal dan pemeliharaan inventaris mesin terkendali dan dalam batas anggaran.

Tugas dan tanggung jawab Chief Engineer sangat penting dalam menjaga agar kapal berjalan dengan lancar dan aman, dan memastikan bahwa semua tugas teknis dalam pelayaran berjalan dengan lancar.

2. Masinis 1

Masinis 1 bertanggung jawab atas mesin induk dan menerima gaji mulai dari US$3.000 – US$5.800 atau setara dengan Rp 45.660.000 – Rp 88.276.000 per bulannya jika dirupiahkan.

Dengan Gaji Pelayaran tersebut, Tugas dan tanggung jawab utama Masinis 1 dalam industri pelayaran adalah memastikan kinerja mesin dan peralatan di bord bisa berfungsi dengan baik dan aman. Beberapa tugas dan tanggung jawab Masinis 1 antara lain:

  • Mengoperasikan dan memelihara mesin dan peralatan di bord kapal
  • Memastikan kondisi mesin dan peralatan selalu siap dan berfungsi dengan baik
  • Melakukan perawatan dan pemeliharaan rutin mesin dan peralatan
  • Merencanakan dan mengelola program pemeliharaan mesin dan peralatan
  • Merekam dan melaporkan hasil pemeliharaan mesin dan peralatan kepada Chief Engineer
  • Memastikan bahwa seluruh mesin dan peralatan beroperasi sesuai dengan standar keselamatan dan regulasi yang berlaku
  • Bekerja sama dengan tim lain dalam memecahkan masalah teknis pada mesin dan peralatan
  • Memastikan bahwa seluruh peralatan dan mesin memenuhi persyaratan regulasi dan keselamatan yang berlaku.

Dalam hal Gaji Pelayaran, tugas dan tanggung jawab Masinis 1 mempengaruhi tingkat gaji yang diterima. Posisi ini biasanya memiliki gaji yang lebih tinggi dibandingkan posisi lain dalam bagian perwira mesin karena tanggung jawab dan tugas yang lebih besar.

3. Masinis 2

Tanggung jawab masinis 2 adalah mesin pendukung dan dibayar dengan upah Rp38 juta – Rp76 jutaan per bulan.

Dengan Gaji Pelayaran tersebut, Tugas utama Masinis 2 dalam pelayaran adalah memastikan bahwa mesin kapal beroperasi dengan baik dan sesuai dengan standar keselamatan. Tanggung jawab utama Masinis 2 meliputi:

  • Membantu Chief Engineer dalam pemeliharaan dan perawatan mesin kapal, termasuk melakukan inspeksi rutin dan memastikan bahwa semua peralatan mesin bekerja dengan baik.
  • Mengoperasikan mesin kapal selama pelayaran, melaporkan masalah yang terjadi dan memastikan bahwa mesin kapal beroperasi dengan efisien.
  • Membantu dalam pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan mesin seperti penggantian suku cadang dan perbaikan peralatan mesin.
  • Memastikan bahwa semua peraturan dan prosedur keselamatan mesin kapal diterapkan dan diikuti.
  • Bekerja sama dengan tim mesin lainnya untuk memastikan bahwa semua tugas mesin dilakukan dengan efisien dan tepat waktu.
  • Membantu dalam melakukan tugas lain yang diberikan oleh Chief Engineer atau Nahkoda.

4. Masinis 3

Terakhir, masinis 3 memiliki tanggung jawab di mesin pompa dan menerima gaji sekitar US$2.400 – US$4.900 atau setara dengan Rp 36.528.000 – Rp 74.578.000 per bulannya jika dirupiahkan..

Itulah beberapa poin tentang gaji perwira mesin dalam dunia pelayaran. Semoga bisa memberikan gambaran yang jelas dan membantu dalam menentukan pilihan karier.

Dengan Gaji Pelayaran tersebut,  Tugas utama Masinis 3 pada pelayaran adalah bertanggung jawab atas operasi mesin dan peralatan mesin. Ini termasuk memastikan bahwa mesin berfungsi dengan baik, melakukan pemeliharaan preventif dan memperbaiki masalah yang mungkin terjadi.

Tanggung jawab lainnya meliputi:

  • Mengawasi pekerjaan masinis lainnya dan membantu mereka memecahkan masalah teknis.
  • Memastikan bahwa mesin bekerja dengan efisien dan aman.
  • Mengontrol dan memantau konsumsi bahan bakar dan sumber daya lainnya.
  • Memastikan bahwa semua peraturan dan regulasi lingkungan dan keselamatan terpenuhi.
  • Menjaga dan memelihara mesin, peralatan, dan ruang mesin agar tetap bersih dan rapi.

Ini hanya beberapa dari tugas dan tanggung jawab Masinis 3 dalam pelayaran. Tergantung pada jenis dan ukuran kapal, tanggung jawab mungkin berbeda-beda.

Intinya, Masinis 3 memiliki peran penting dalam memastikan mesin kapal berfungsi dengan baik dan memastikan keselamatan para awak kapal dan penumpang.

Gaji Pelayaran Bagian Rating

Yah, jadi, gaji rating dalam pelayaran bisa dibilang bervariasi, tergantung beberapa faktor seperti skill, pengalaman, dan kebijakan perusahaan. Tapi, untuk mempermudah, aku akan menjelaskan Gaji Pelayaran Bagian Rating dalam bentuk poin:

1. Bosun

Gaji Pelayaran Bagian Rating

Posisi ini adalah posisi menengah di kapal, bertanggung jawab terhadap kru dan perlengkapan. Bosun membutuhkan skill manajerial yang baik.

Gaji bosun di kapal lokal berkisar antara Rp4 juta hingga Rp10 juta per bulan. Sedangkan, gaji bosun di kapal asing bisa mencapai US$1.300 hingga US$2.000 atau sekitar Rp18 juta hingga Rp28 jutaan.

Dengan Gaji Pelayaran tersebut, Tugas utama seorang Bosun dalam dunia pelayaran adalah bertanggung jawab atas tugas-tugas operasional dan supervisi terhadap rating (personel bawahan) di dek. Beberapa tugas dan tanggung jawab Bosun meliputi:

  • Mengkoordinasikan tugas-tugas pembersihan, perawatan, dan pemeliharaan kapal.
  • Mengatur tugas-tugas dan rotasi shift bagi rating.
  • Memastikan bahwa tugas-tugas operasional dilakukan dengan aman dan efisien.
  • Memimpin dan membimbing rating dalam tugas-tugas mereka seperti melakukan tugas-tugas manuver dan tugas-tugas lain di dek.
  • Mengawasi dan memastikan bahwa peralatan dan mesin kapal berfungsi dengan baik.
  • Mengkoordinasikan tugas-tugas pemuatan barang.
  • Memastikan bahwa tugas-tugas tugas pemeliharaan dan perawatan kapal dilakukan sesuai dengan prosedur dan regulasi yang berlaku.

Tanggung jawab Bosun juga meliputi memastikan bahwa rating bekerja dengan aman dan memenuhi standar industri, serta memastikan bahwa semua tugas-tugas tugas pelayaran dilakukan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

2. Seaman

Posisi ini adalah posisi dasar yang bertugas di departemen dek rating biasa. Seorang seaman harus melakukan pelayaran selama dua tahun untuk menjadi pelaut juru mudi.

Gaji seaman di kapal tanker kecil berkisar antara US$650 hingga US$700 atau sekitar Rp7 juta hingga Rp9 jutaan per bulan. Sedangkan, gaji seaman di kapal curah bisa mencapai US$805 hingga US$1.100 atau sekitar Rp10 juta hingga Rp14 jutaan per bulan.

Tugas utama Seaman dalam pelayaran adalah melakukan pekerjaan operasional dan teknis di atas kapal seperti membantu tugas-tugas pemeliharaan dan pembersihan kapal, membantu pada pemuatan dan pemandian barang, menjaga alat-alat dan perlengkapan kapal, dan melakukan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasannya.

Dengan Gaji Pelayaran tersebut, Tanggung jawab Seaman meliputi:

  • Menjaga keamanan dan keselamatan kapal dan penumpang
  • Melakukan tugas-tugas operasional dan teknis seperti membantu pemeliharaan kapal dan alat-alat kapal
  • Memastikan bahwa tugas-tugas operasional dilakukan sesuai dengan prosedur dan standar keselamatan
  • Menjaga kebersihan dan kerapian kapal
  • Membantu pada tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasannya, seperti membantu pemuatan barang dan bahan bakar.

3. Oiler

Posisi ini bertugas membantu masinis jaga dengan meminyaki mesin yang bergerak. Gaji oiler berkisar antara US$400 hingga US$1.000 atau sekitar Rp5 juta hingga Rp14 jutaan per bulan.

Dengan Gaji Pelayaran tersebut, Tugas utama dan tanggung jawab seorang Oiler pada pelayaran adalah:

  • Melakukan pemeliharaan dan perawatan terhadap mesin dan peralatan mesin yang digunakan pada kapal.
  • Melakukan pengisian bahan bakar, minyak, dan cairan lain yang dibutuhkan oleh mesin dan peralatan lain pada kapal.
  • Memastikan bahwa mesin dan peralatan lain pada kapal berfungsi dengan baik dan bekerja dengan efisien.
  • Membantu Chief Engineer dan Masinis dalam tugas-tugas mesin dan pemeliharaan kapal.
  • Menjaga dan memastikan kebersihan mesin dan area kerja mesin.
  • Memastikan bahwa semua peralatan dan bahan yang dibutuhkan tersedia dan dalam kondisi yang baik.
  • Membantu dalam tugas-tugas lain yang dibutuhkan oleh Chief Engineer dan Masinis.

Oiler bertanggung jawab untuk memastikan bahwa mesin dan peralatan mesin berfungsi dengan baik dan membantu dalam tugas-tugas pemeliharaan kapal. Mereka harus memiliki pengetahuan tentang mesin dan peralatan mesin yang digunakan pada kapal dan dapat bekerja dengan baik dalam tim.

4. Chief Cook

Posisi ini bertugas di bawah pengawasan Bosun dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan penumpang atau kru kapal. Gaji chief cook berkisar antara US$900 hingga US$2.000 atau sekitar Rp13 juta hingga Rp29 jutaan per bulan.

Dengan Gaji Pelayaran tersebut, Tugas dan tanggung jawab Chief Cook dalam pelayaran adalah:

  • Mengatur dan memimpin tim dapur dan memastikan bahwa makanan disiapkan dan disajikan dengan baik dan tepat waktu.
  • Memastikan bahwa semua standar higiene dan kesehatan diterapkan dalam dapur.
  • Menyediakan dan memastikan bahwa semua bahan makanan yang dibutuhkan tersedia dan memenuhi standar kualitas yang tinggi.
  • Mengatur menu dan memastikan bahwa semua masakan disajikan dengan baik dan menarik.
  • Mengatur pengelolaan inventaris dapur dan memastikan bahwa bahan makanan yang tidak digunakan dikelola dengan baik.
  • Berkoordinasi dengan pimpinan kapal dan pemilik untuk memastikan bahwa kebutuhan makan para awak dan penumpang terpenuhi.
  • Mengawasi pengelolaan bahan makanan dan memastikan bahwa pengeluaran makanan terkontrol dan efisien.
  • Memastikan bahwa lingkungan dapur tetap bersih dan rapi serta memastikan bahwa peralatan dan perabotan dapur berfungsi dengan baik.
  • Melaporkan setiap masalah atau gangguan yang terjadi dalam dapur dan memastikan bahwa tindakan yang tepat diambil untuk memperbaikinya.

Itulah sedikit informasi mengenai gaji rating dalam pelayaran. Perlu diingat, gaji pelayaran dapat berbeda-beda tergantung dari faktor-faktor yang disebutkan sebelumnya.

Catatan: Informasi Gaji Pelayaran diatas bisa saja berbeda, karena beberapa faktor seperti jenis kapal, peraturan perusahaan, pengalaman dan faktor lainnya

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Gaji Pelayaran

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Gaji Pelayaran

Beberapa faktor yang mempengaruhi gaji pelayaran antara lain:

  • Posisi jabatan – Tingkat posisi dan tanggung jawab mempengaruhi besarnya gaji.
  • Kemampuan dan pengalaman – Gaji yang lebih tinggi biasanya diberikan kepada pekerja yang memiliki pengalaman dan kemampuan tinggi.
  • Jenis dan ukuran kapal – Gaji pelaut di kapal besar biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan kapal kecil.
  • Negara pelabuhan – Gaji yang diterima oleh pelaut bervariasi berdasarkan negara pelabuhan.
  • Peraturan dan regulasi – Regulasi dan peraturan yang berlaku dalam industri pelayaran mempengaruhi besarnya gaji pelaut.
  • Kondisi ekonomi – Faktor ekonomi, seperti inflasi dan tingkat pengangguran, mempengaruhi besarnya gaji.
  • Syarat kontrak kerja – Syarat kontrak kerja seperti jangka waktu kontrak dan jenis pekerjaan mempengaruhi besarnya gaji pelaut.

Kesimpulan

Kesimpulan dari informasi yang tersedia adalah gaji pelayaran dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jenis kapal, negara pemberi gaji, pengalaman, dan posisi pekerjaan.

Tugas dan tanggung jawab setiap posisi pekerjaan dalam pelayaran juga mempengaruhi gaji yang diterima. Dengan mengetahui faktor-faktor ini, dapat membantu dalam memahami dan menentukan gaji yang layak bagi pekerja pelayaran.

Sekian artikel berjudul 10+ Gaji Pelayaran dari Nahkoda Hingga Juru Masak Kapal, semoga bermanfaat.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.