Jangan Asal Asalan, Berikut Tips Menulis Lamaran Pekerjaan yang Tepat

Salah satu tahap yang pasti dilalui saat melamar suatu pekerjaan adalah pemberkasan. Oleh karena itu, surat lamaran memegang peran yang sangat penting agar recruiter tertarik dengan anda. Jika mereka tertarik, anda akan lolos tahap pemberkasan dan dipanggil untuk tahap wawancara. Menulis surat lamaran yang benar menjadi salah satu kunci yang harus anda tahu. Tips menulis lamaran pekerjaan yang tepat dan benar ada beberapa hal, yuk intip di bawah ini!

Tips Menulis Lamaran Pekerjaan yang Tepat

Tips dan Trik Menulis Surat Lamaran

1. Menggunakan Format Penulisan yang Baik dan Benar

Salah satu kunci yang membuat surat lamaran anda lolos adalah format yang digunakan. Ada banyak orang yang mengabaikan hal ini dan menganggap format penulisan tidak penting. Tidak jarang orang hanya memerhatikan tulisan yang baik dan jelas agar HRD perusahaan mudah membacanya. Nyatanya format yang digunakan menjadi kekuatan yang penting saat melamar pekerjaan, sehingga anda harus mengetahui format yang tepat dan baku untuk dipakai.

Yang tidak kalah penting adalah perhatikan format penulisan surat lamaran kerja perusahaan. Hal ini jarang terjadi, tetapi sebaiknya diwaspadai karena beberapa perusahaan menerapkan format khusus. Kamu dapat mengikuti aturan tersebut agar surat lamaranmu menarik dan dilirik hingga membuatmu lolos ke tahap selanjutnya. Beberapa perusahaan memberi syarat berbeda, seperti bagian subjek atau badan teks yang harus diisi dengan baik jika anda mengirim melalui email.

2. Sesuai Kaidah Penulisan yang Berlaku

Beberapa orang tidak sadar bahwa beberapa format penulisan atau kaidah penulisan berubah seiring berjalannya waktu. Tips menulis lamaran pekerjaan ini menuntut anda belajar bahwa bahasa berkembang mengikuti zaman. Tidak heran banyak perubahan yang terjadi dalam kurun waktu 5 tahun atau kurang. Saat ini banyak bahasa yang telah ditetapkan sebagai bahasa baku atau bahasa asing yang telah memiliki padanan dalam bahasa Indonesia, tetapi anda tidak tahu akan hal itu.

Surat lamaran kerja tergolong surat resmi, sehingga harus menggunakan bahasa baku atau sesuai dengan PUEBI EYD. Penggunaan bahasa yang tepat menjadi nilai plus untuk surat lamaran dan diri anda secara pribadi. Untuk mencapai hal tersebut, anda harus mengetahui EYD agar dapat membuat surat lamaran kerja yang tepat. Dengan begitu, anda juga harus paham tentang tata bahasa dan tata cara bertutur yang baik agar pada saat wawancara juga memiliki nilai plus.

3. Jangan Salah Tulis atau Ketik

Penggunaan bahasa yang baik dan penulisan yang benar menjadi salah satu nilai penting yang dilihat oleh HRD perusahaan. Hindari mengirimkan surat lamaran kerja yang ada salah tulis atau ketik karena dapat menurunkan kualitas diri anda. Tidak hanya salah ketik atau tulis, hindari pula adanya coretan, kertas terlipat, atau bekas hapus yang sangat kentara agar surat lamaran kerja anda tetap menarik. Ketertarikan HRD terhadap surat lamaran ini sangat bernilai tinggi.

Jika tidak menjaga tiga hal tersebut, surat lamaran kerja anda langsung tidak dilirik, bahkan mendapat nilai negatif dari HRD dan bisa saja anda tersisih. Tips menulis lamaran pekerjaan satu ini dapat mencerminkan karakter seorang pelamar. Anda akan dinilai sebagai orang yang kurang hati hati karena salah ketik, coretan, atau bekas dihapus. Tidak hanya itu, anda juga dapat dinilai kurang disiplin dan mengerjakan suatu pekerjaan kurang terorganisasi dengan baik.

4. Menggunakan Bahasa yang Sederhana dan Langsung Sasaran

Salah satu karakter surat resmi adalah menggunakan bahasa yang sederhana, jelas, dan tidak bertele tele. Hal ini menjadi salah satu nilai plus agar HRD tidak bosan membaca surat yang anda kirimkan. Di bagian pembukaan, tuliskan anda mendapat informasi lowongan dari mana dan kapan. Setelah itu, jelaskan posisi yang anda inginkan serta identitas diri secara lengkap termasuk pendidikan terakhir yang relevan dengan posisi yang anda lamar.

Tidak hanya itu, anda juga diminta untuk menuliskan keadaan diri secara singkat di bagian tengah surat lamaran. Salah satu tipsnya adalah menggunakan bahasa yang sederhana dan tidak bertele tele. Tips menulis lamaran pekerjaan satu ini juga menuntut anda tidak hiperbola saat menjelaskan keadaan saat ini. Hal ini menghindari tercerminnya sifat ambisius yang justru tidak disukai oleh HRD suatu perusahaan. Oleh karena itu, jelaskan secara singkat dan sesuai dengan keadaan.

Baca juga: Hadapi HRD Dengan Percaya Diri, Yuk Intip 8 Kiat Sukses Wawancara Kerja

5. Kualifikasi yang Sesuai

Di dalam surat lamaran kerja juga sebaiknya menyertakan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Kamu dapat menyebutkan pendidikan terakhir, nilai IPK, dan beberapa informasi lainnya. Hal ini sangat penting karena menjadi perhatian utama dan memudahkan HRD dari suatu perusahaan. Informasi yang lengkap ini membuat surat lamaran kerja anda dilirik dan mudah lolos hingga tahap selanjutnya. Akan tetapi, banyak yang melupakan hal penting ini.

Yang tidak kalah penting adalah hindari menyalin dari internet mengenai data diri dan beberapa informasi lainnya. Surat lamaran kerja adalah representasi dari diri pelamar, sehingga tidak cocok jika mengikuti yang sudah tertera di Internet. Anda dapat membuat atau menyusun kata untuk tips menulis lamaran pekerjaan selanjutnya. Hal ini sangat penting agar karakter dalam diri anda tercermin dan tidak merepresentasikan pribadi orang lain di depan HRD perusahaan.

6. Update CV

Anda harus memperbarui Curriculum Vitae karena HRD tidak akan tertarik jika anda tidak ada kegiatan atau berhenti di tahun tersebut sambil menunggu mendapat pekerjaan. Oleh karena itu, anda harus melakukan suatu pembaruan seperti menambah pengalaman atau mengasah skill yang dimiliki. Hal ini menjadi nilai tambah di dalam CV yang akan membuat anda dilirik oleh berbagai HRD perusahaan. Dengan begitu, nilai jual diri anda juga semakin meningkat.

Informasi dari surat lamaran kerja memang harus informatif, tetapi jangan terkesan mengulang sesuatu yang telah disampaikan. Hindari untuk menulis ulang info yang telah anda sampaikan di CV ke surat lamaran kerja. Tentu saja HRD perusahaan akan bosan melihatnya, sehingga harus divariasikan dan tulis informasi lainnya. Anda dapat menulis informasi riwayat pendidikan secara lengkap di CV, tetapi untuk di surat lamaran kerja cukup pendidikan terakhir.

7. Belajar Materi dari Surat Lamaran

Hal penting yang terakhir adalah mempelajari materi di dalam surat lamaran kerja dengan baik. Beberapa pewawancara nantinya akan meminta anda menjelaskan secara singkat mengenai isi surat lamaran kerja tersebut. Oleh karena itu, tips menulis lamaran pekerjaan ini menuntut anda untuk mengetahui dengan detail yang telah ditulis dalam surat tersebut. Tidak hanya itu, seluruh informasi yang ada di dalam CV juga harus anda pelajari dan kuasai dengan baik.

Surat lamaran kerja yang mampu menarik perhatian HRD memiliki kriteria yang sangat sulit ditebak. Akan tetapi, beberapa hal yang telah disebutkan dapat menunjang surat lamaran kerja yang anda tulis. Tujuh tips tersebut, antara lain menggunakan format penulisan yang benar, kaidah bahasa yang tepat, jangan salah tulis, bahasa langsung sasaran, kualifikasi sesuai, update CV, dan menguasai materi. Anda dapat mempelajarinya agar lolos dari tahap pemberkasan.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!