8 Kesalahan Fatal Yang Sering Dilakukan Ketika Membuat Surat Lamaran Kerja

Kesalahan Fatal Yang Sering Dilakukan Ketika Membuat Surat Lamaran Kerja | Bagi anda yang telah lelah melamar kerja kesana kemari, namun tak kunjung diterima maka anda pun perlu mengetahui beberapa faktor yang menjadi penyebabnya. Mungkin saja, anda tidak sadar telah melakukan kesalahan tersebut. Untuk itu, di dalam ulasan kali ini akan dibahas tentang beberapa kesalahan fatal yang sering kali dilakukan ketika membuat surat lamaran kerja. Penasaran seperti apa? Simak selengkapnya berikut ini.

Kesalahan Yang Sering Kali Dilakukan Oleh Pelamar

1. Tidak Menuliskan Apapun di Amplop Surat Lamaran

Ketika anda mengirimkan surat lamaran dengan menggunakan jasa kantor pos, maka sebaiknya anda menuliskan dengan jelas alamat perusahaan. Tuliskan nama perusahaan yang akan anda lamar dengan lengkap beserta dengan alamatnya. Selain itu, di bagian belakang ataupun sudut kiri, maka kamu pun juga bisa untuk menuliskan nama dan juga posisi yang akan anda lamar.

Bagi anda yang mengirimkan lamaran dengan melalui email, maka sebaiknya anda perlu mengeceknya terlebih dahulu. Pasalnya, anda perlu memastikan bahwa subjek dan body text di email kosong. Untuk itu, anda bisa menuliskannya dengan kalimat yang sopan dan sesuai. Sehingga surat lamaran kerja yang anda kirim tidak berakhir di tempat pembuangan sampah, ataupun tidak dibaca oleh pihak perusahaan.

2. Terlalu Banyak Typo Dan Tidak Memperhatikan Tata Bahasa

Kesalahan selanjutnya yang sering kali terjadi adalah ketika anda menuliskan surat lamaran maupun CV, terdapat banyak kata yang typo ataupun tata bahasa yang tidak karuan. Jika anda melamar pekerjaan dengan CV yang acak acakan tersebut, tentu saja perusahaan pun akan menjadi malas untuk memperkerjakan anda. Dengan begitu, perusahaan pun akan menilai bahwa anda merupakan orang yang tidak kompeten.

Perusahaan pun akan mengira bahwa anda adalah orang yang ceroboh dan kurang perhatian. Selain itu, ketika anda melamar pekerjaan dengan menggunakan Bahasa Inggris, sebaiknya anda pun juga perlu untuk memperhatikan ejaan dan tata bahasa yang tepat. Sehingga, ketika anda ingin mengirimkan CV maka ada baiknya anda mengecek terlebih dahulu. Apabila anda memiliki teman yang jago tentang permasalahan tata bahasa, maka anda pun bisa meminta tolong bantuan dari orang tersebut.

3. Memakai Format yang Terlalu Standar

Selain itu, kesalahan yang juga kerap kali dilakukan ketika menulis lamaran kerja adalah saat anda menggunakan format yang standar. Terlebih lagi, apabila surat lamaran anda berdasarkan hasil mencontek seara persis dari contoh yang ada di internet. Nantinya surat lamaran tersebut akan terkesan basa basi. Biasanya akan terdiri dari posisi yang ingin dilamar, profil singkat dan diakhiri dengan kalimat bahwa pelamar akan menunggu kabar baik.

Format standar tersebut tentu saja akan terasa membosankan. Untuk itu, anda pun bisa membuat surat lamaran yang berisi ringkasan dari diri anda. Selain itu, untuk memberikan penekanan maka anda pun juga bisa memberikan bullets pada poin yang anda anggap penting. Intinya, buatlah surat lamaran ang berbeda dari biasanya. Sehingga perusahaan pun akan terkesan dan menjadi paham terkait posisi yang anda inginkan.

4. Lupa Mencamtumkan Nomer Telepon atau Email yang Bisa Dihubungi

Kesalahan satu ini cukup fatal ketika anda mengajukan lamaran kerja ke sebuah perusahaan. Dimana anda lupa untuk mencamtumkan email ataupun nomer telepon yang bisa dihubungi. Pasalnya, di era digital yang serba canggih ini kandidat yang terpilih atau lolos seleksi biasanya akan dipanggil dengan menggunakan telepon ataupun email. Sehingga, akan menjadi hal yang merugikan apabila anda kelupaan untuk mencamtumkan kedua hal tersebut.

5. Lupa Melampirkan Foto

Selain nomer telepon, apabila anda kelupaan untuk melampirkan foto di lamaran pekerjaan anda, maka hal tersebut akan menjadi poin yang negatif. Hal ini dikarenakan sebagus apapun surat lamaran yang telah anda siapkan, tentu saja tidak berguna ketika anda tidak melampirkan foto terbaru. Pada umumnya, foto merupakan syarat utama yang wajib untuk anda lampirkan di dalam CV maupun berkas surat lamaran.

Namun, anda pun perlu memperhatikan bahwa jangan terlalu banyak untuk melampirkan foto dengan berbagai macam gaya. Selain itu, usahakan untuk tidak menggunakan pas photo ketika anda sedang berada di bangku sekolah. Usahakan untuk menggunakan foto yang terlihat rapi. Seperti dengan memakai jas atau blazer dan kemeja sehingga akan menimbulkan kesan yang sopan dan serius ketika melamar pekerjaan.

6. Tidak Sesuai Dengan Pengalaman

Ketika anda menulis surat lamaran kerja, pastikan posisi yang terisi memang telah sesuai dengan pengalaman dan passion yang anda miliki. Hal ini biasanya akan sering terjadi pada anda yang merupakan pelamar pemula. Tentu saja tidak menutup kemungkinan anda akan memperoleh pekerjaan yang tidak sesuai dengan bidang yang anda kuasai. Akan tetapi, alangkah lebih baik ketika anda melamar pekerjaan sesuai dengan pengalaman yang dimiliki.

Sehingga nantinya perusahaan pun akan lebih yakin dengan kemampuan yang anda miliki. Untuk itu, sebelum melamar pekerjaan dengan bidang yang tidak sesuai, alangkah lebih baik jika anda melamar sesuai dengan pengalaman yang anda dapatkan semasa kuliah. Selain itu, pilihlah pekerjaan sesuai dengan kemampuan dan keterampila anda. Hindari untuk bekerja hanya karena ikut ikutan teman atau tergiur gaji dengan nominal yang besar.

Baca juga: Jangan Asal Asalan, Berikut Tips Menulis Lamaran Pekerjaan yang Tepat

7. Kurang Paham Tentang Perusahaan yang Anda Lamar

Hal ini tentu saja menjadi salah satu kesalahan fatal yang sering kali dilakukan oleh pelamar. Dimana kebanyakan pelamar hanya mengetahui job desk dan posisi yang akan dilamar saja. Sehingga, mereka tidak tahu seluk beluk dari perusahaan ataupun informasi terkait perusahaan. Untuk itu, sebelum anda memasukkan lamaran alangkah lebih baik anda mencari tahu banyak informasi mengenai perusahaan tersebut.

8. Tidak Mencantumkan Posisi yang Ingin Dilamar

Untuk kesalahan di dalam menulis lamaran kerja ini biasanya dilakukan oleh pelamar yang pemula. Hal ini tentu saja akan bisa membuat perusahaan tidak mengetahui anda ingin melamar pada posisi yang mana. Selain itu, hal tersebut juga akan bisa membuat perusahaan menjadi bingung apakah anda ingin melamar kerja sungguhan atau hanya sekedar main main belaka.

Sehingga, bagi anda yang ingin mengirimkan lamaran pekerjaan maka sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu posisi yang ingin untuk anda lamar. Dengan mengetahui posisi yang anda inginkan di dalam sebuah perusahaan, maka nantinya akan lebih mudah bagi anda untuk mendeskripsikan kemapuan yang anda miliki di posisi yang anda pilih tersebut.

Itulah beberapa kesalahan fatal yang biasanya dilakukan oleh pelamar. Untuk itu, bagi anda yang ingin untuk melamar pekerjaan, sebaiknya anda memperhatikan dulu berbagai macam hal yang terlihat sepele. Pasalnya, apabila anda menyepelekan hal tersebut, ternyata memiliki dampak yang besar tentang diterima atau tidaknya anda di dalam sebuah perusahaan. Untuk itu, anda perlu melakukan pengecekan selama beberapa kali sebelum memasukkan lamaran.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!