Tips Membuat Resume yang Menarik Agar Dilirik Perusahaan

Bagaimana agar membuat resume yang menarik agar dilirik perusahaan? Ketika melamar pekerjaan, seseorang akan diminta untuk melampirkan gambaran singkat yang menjelaskan tentang keahliannya. Sekilas memang tampak seperti CV, namun keduanya ternyata berbeda.

Ringkasan singkat mengenai pelamar atau yang biasa disebut dengan resume berisi tentang pengalaman, keahlian dan alasan mengapa perusahaan harus menerima pelamar. Agar ringkasan terlihat lebih menarik, anda perlu mempertimbangkan beberapa hal berikut.

Tips Menyusun Resume Agar Lebih Menarik

1. Memakai Bahasa yang Mudah Dipahami

Tips Membuat Resume yang Menarik Agar Dilirik Perusahaan

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh pelamar, terutama para lulusan baru adalah penggunaan istilah yang terlalu sulit dan kurang dimengerti. Mungkin penggunaan istilah yang ini dianggap keren dan meningkatkan profesionalitas.

Tidak menjadi masalah jika memang kata tersebut diperlukan. Namun, anda perlu menghindari penggunaan istilah asing. Dengan bahasa yang sederhana, maka HRD akan lebih mudah memahami ringkasan diri yang anda buat.

Anda juga perlu memahami jika seorang HDR bukan merupakan orang teknis. Adakalanya perekrut memahami penggunaan beberapa kata yang digunakan dalam bidang teknis misalnya.

Sayangnya mereka tidak ahli dalam bidang tersebut sehingga ringkasan diri yang anda buat tidak akan terlalu berpengaruh bahkan bisa menyulitkan mereka. Oleh karena itu, anda perlu memastikan agar memakai bahasa yang lebih sederhana .

2. Berdasarkan Bidang Keahlian

Sebaiknya ringkasan diri yang disusun disesuaikan dengan keahlian yang anda miliki. Selain itu, resume tersebut juga harus menggambarkan kepribadian anda. Ringkasan yang baik sebaiknya ditulis singkat padat dan jelas.

Anda akan membuat HRD semakin terpukau, jika tips ini diterapkan. Ibaratnya kualitas lebih penting dibandingkan dengan kuantitas. Apalagi perekrut hanya membutuhkan waktu yang singkat untuk melihat ringkasan tersebut.

Rata tata mereka hanya menghabiskan waktu sekitar enak detik untuk membacanya. Dengan demikian, anda harus memastikan jika dalam waktu sesingkat itu, informasi yang anda tampilkan bisa diserap dengan sempurna. Jadi isi dengan pengalaman kerja, bukan perjalanan keseluruhan karier anda.

Sebaiknya, susun pengalaman kerja dalam bentuk poin poin dengan deskripsi yang jelas. Agar tampak berbeda, isi dengan pencapaian dan prestasi yang selama ini anda banggakan.

3. Menampilkan Informasi yang Relevan

Terdapat beberapa  informasi yang perlu dicantumkan pada ringkasan tentang diri anda. Beberapa diantaranya data diri, tujuan, ringkasan kualifikasi, pengalaman kerja , latar belakang pendidikan, hobi dan sertifikat.

Data diri berada di bagian awal dan berisi tentang alamat rumah, email, nama pelamar dan nomor telepon. Sedangkan tujuan dan ringkasan kualifikasi bersifat opsional sehingga anda bisa mencantumkan pada resume ataupun tidak.

Pengalaman kerja sebaiknya disusun runtut berdasarkan kronologi waktunya. Usahakan anda menampilkan dengan detail meliputi jabatan kerja, perusahaan, durasi kerja dan prestasi yang pernah dicapai.

Jika anda belum memiliki pengalaman kerja, sebaiknya cantumkan latar belakang pendidikan di letakkan di bagian atas. Adanya hobi khusus yang berkaitan dengan pekerjaan yang dilamar tentu bisa menjadi pertimbangan HRD untuk menerima anda.

4. Gunakan Tools Gratis untuk Mempercantik Resume

Perkembangan teknologi saat ini memungkin berbagai hal dilakukan dengan mudah. Tak hanya media sosial dan video yang menarik yang bisa ditemukan, anda juga bisa memanfaatkan internet untuk mendapatkan template ringkasan yang lebih profesional.

Menariknya lagi, situs situs tersebut menyediakan tools dengan gratis sehingga anda tidak perlu mengeluarkan uang. Anda juga bisa menyesuaikan template agar menarik dan anda bisa mengunduhnya dengan mudah.

Tools ini akan membuat ringkasan anda berbeda dan keren. Mungkin untuk menggunakan tools ini anda perlu belajar dan membiasakan diri. Anda bisa memodifikasi foto dan teks pada template yang telah dipilih.

Umumnya komponen teks terdiri dari tool untuk mengganti jenis huruf, ukuran dan warna. Pastikan agar ukuran dan huruf yang digunakan bisa dilihat dengan jelas. Usahakan agar memilih warna yang elegan dan tidak bertabrakan antara latar dan tulisan.

5. Buat Portofolio Digital

Anda juga perlu menunjukkan kepada perekrut bahwa anda melek teknologi dan bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Salah satunya dengan menggunakan format file yang berbeda.

Sebaiknya simpan file resume dalam bentuk PDF, dan menambahkan hyperlink agar perekrut bisa mendapatkan informasi pendukung dengan mudah. Hal ini juga akan membantu anda agar kata kata dalam ringkasan tersebut tidak terlalu banyak.

Usahakan untuk menyimpan resume dengan menggunakan nama anda sendiri sehingga lebih mudah dikenali. Membuat portofolio online dalam bentuk website atau blog sesuai dengan profesi tentu akan menambah poin plus di mata perekrut.

Anda juga bisa membuat portofolio digital dengan penyimpanan dalam bentuk dokumen. Untuk meringankan penyimpanan peringkat, anda bisa menggunakan layanan gratis seperti Google Drive maupun Dropbox.

Baca juga: 7 Hal Penting yang Harus Dicantumkan dalam CV Lamaran Kerja

6. Tunjukkan Kelebihan Secara Detail

Kebanyakan pelamar mencantumkan prestasi yang terlalu banyak namun tidak spesifik. Padahal semakin detail prestasi yang dicantumkan maka perekrut akan semakin tertarik untuk membacanya lebih lanjut.

Usahakan untuk menghindari kalimat yang kurang jelas, sebagai contoh berorientasi pada hasil maupun kemampuan komunikasi yang baik. Anda bisa menjelaskan keahlian dengan hasil pencapaian yang lebih jelas dan mudah dimengerti.

Apabila perlu, anda bisa mencantumkan statistik yang relevan dengan prestasi yang pernah anda raih pada resume yang anda buat. Contohnya seperti perkembangan klien yang pernah anda pegang atau hal hal kuantitatif lainnya yang menunjukkan kemampuan anda.

Jika tidak memiliki contoh prestasi berbasis angka, anda bisa menulis dan memikirkan bagaimana cara membuktikannya. Jika pandai berbahasa asing, cantumkan bukti sertifikat atau tes bahasa asing tersebut.

7. Menjadi Pembaca

Untuk menilai ringkasan yang dibuat, anda perlu memposisikan diri sebagai pembaca. Hal ini bertujuan agar anda semakin obyektif dan menemukan apa yang kurang dan perlu dibenahi sebelum dikirimkan kepada perekrut. Ringkasan yang terlihat semakin ramai akan membuat pembaca cepat bosan.

Agar tidak menulis setiap pekerjaan yang pernah dilakukan dalam ringkasan tersebut, sebaiknya pilih pekerjaan yang berkaitan dengan posisi yang akan dilamar.

Sebenarnya anda bisa mengetahui apakah ringkasan yang anda buat terlalu ramai atau tidak. Apabila anda merasa bosan dan lelah ketika membaca ringkasan tersebut maka artinya orang lain juga menilai demikian.

Sebaiknya pikirkan dan pilih kata kata yang lebih berkaitan dengan posisi yang akan dilamar.  Selain itu, anda juga memastikan agar tidak ada typo pada ringkasan tersebut.

Tak hanya bisa menimbulkan kesalahpahaman, adanya typo juga memberikan kesan jika anda kurang teliti dan tidak profesional. Oleh karena itu, anda perlu menghindari kesalahan kesalahan kecil dengan membacanya ulang.

Jika kesulitan menilai ringkasan tersebut, anda bisa meminta bantuan teman atau orang terdekat untuk membaca ringkasan yang anda buat. Minta pendapat mereka tentang kekurangan resume tersebut agar terlihat lebih menarik.

Membuat ringkasan sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Sayangnya banyak orang yang kebingungan karena belum mengetahui bagaimana langkah untuk membuatnya.

Selain memastikan jika isi ringkasan tersebut sudah informatif dan tidak membosankan, anda juga perlu memilih desain yang menarik agar terlihat lebih profesional. Dengan demikian, peluang anda untuk diterima perusahaan impian menjadi lebih besar.


Apakah resume anda sudah cukup menarik bagi perusahaan?

0%

Apakah Anda Sudah Membaca Kembali Resume yang Anda Buat?

Correct! Wrong!

Sebenarnya anda bisa mengetahui apakah ringkasan yang anda buat terlalu ramai atau tidak. Apabila anda merasa bosan dan lelah ketika membaca ringkasan tersebut maka artinya orang lain juga menilai demikian.

Apakah Anda sudah Menggunakan Tools Gratis untuk Mempercantik Resume?

Correct! Wrong!

Tools akan membuat ringkasan anda berbeda dan keren. Anda bisa memodifikasi foto dan teks pada template yang telah dipilih.

Apakah Anda Sudah Menunjukkan Kelebihan Anda Secara Detail?

Correct! Wrong!

Semakin detail prestasi yang dicantumkan maka perekrut akan semakin tertarik untuk membacanya lebih lanjut.

Perlukah Menampilkan Informasi yang Relevan pada CV?

Correct! Wrong!

Adanya Informasi khusus yang berkaitan dengan pekerjaan yang dilamar tentu bisa menjadi pertimbangan HRD untuk menerima anda.

Apakah Anda Sudah Membuat Portofolio Digital?

Correct! Wrong!

Membuat portofolio online dalam bentuk website atau blog sesuai dengan profesi tentu akan menambah poin plus di mata perekrut.

Pentingkah Menyusun CV Memakai Bahasa yang Mudah Dipahami?

Correct! Wrong!

Dengan bahasa yang sederhana, maka HRD akan lebih mudah memahami ringkasan diri yang anda buat.

Perlukah Menyusun CV Berdasarkan Bidang Keahlian?

Correct! Wrong!

Sebaiknya, susun pengalaman kerja dalam bentuk poin poin dengan deskripsi yang jelas. Agar tampak berbeda, isi dengan pencapaian dan prestasi yang selama ini anda banggakan.

Menyusun Resume Agar Lebih Menarik
Resume Anda Sudah Lebih Menarik

Selamat Resume Anda Sudah Lebih Menarik Sekarang...
Perbaiki Resume Anda Agar Semakin Menarik

Yuk Perbaiki Resume Anda Agar Semakin Menarik lagi...

Share your Results:

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!