Arti, Perbedaan, serta Penggunaan CC dan BCC pada Email

Apa Arti, Perbedaan, serta Penggunaan CC dan BCC pada Email? Ketika kamu mengirimkan sebuah email, pada bagian bawah dari penerima email utama akan terdapat bagian CC dan BCC.

Arti, Perbedaan, serta Penggunaan CC dan BCC pada Email

Meski sering digunakan, namun masih banyak orang yang belum mengerti perbedaan dari keduanya bahkan terkadang menganggapnya sama. Lantas apakah CC dan BCC pada email itu? Yuk simak ulasannya berikut.

Arti, Perbedaan, serta Penggunaan CC dan BCC pada Email

1. Pengertian CC dan BCC

Singkatan CC pada email sebenarnya berasal dari carbon copy. Dimana ketika kamu menyelipkan sebuah kertas karbon di antara dua kertas, maka tekanan pena pada kertas teratas pun akan tersalin pada kertas yang berada di bawah kertas karbon. Dengan menggunakan kertas karbon maka kamu tidak perlu menulis dua kali.

Fungsi CC pada email memiliki sistem kerja yang sama. CC ini digunakan untuk mengirimkan sebuah salinan email ke orang lain. Bagian “CC” dan “Kepada” memiliki manfaat yang sama, dimana orang yang alamat emailnya kamu masukkan pada kedua bagian ini akan menerima email yang kamu kirimkan. Dan orang orang ini mengetahui bahwa orang lain juga telah mendapatkan email tersebut.

Umumnya dalam penggunaan CC ini berdasarkan pada etika mengirimkan email, meski tidak ada pakem mengenai penggunaan “CC” dan “Kepada”. Etikanya yaitu alamat email dari penerima utama akan diletakkan ke dalam bagian “Kepada”, sedangkan orang lain yang juga perlu mengetahui informasi di dalam email dimasukkan ke dalam bagian “CC”.

Sedangkan BCC merupakan singkatan dari blind carbon copy, yang juga akan mengirimkan sebuah email yang sama pada penerima. Namun sesuai dengan namanya, BCC ini blind atau dengan kata lain tidak dapat dilihat oleh penerima yang lain. Baik itu CC dan BCC pada email, dari pengertiannya saja sebenarnya kamu pasti sudah bisa menemukan perbedaannya.

2. Perbedaan CC dan BCC

Dari pengertian CC dan BCC, kamu tentu sudah mampu menyimpulkan satu perbedaan di antara keduanya yakni dari segi keterlihatannya atau visibility. Dimana email CC dapat dilihat oleh seluruh penerima, sedangkan BCC tidak bisa dilihat oleh penerima yang lain. Jadi hanya kamu atau pengirim saja yang bisa mengetahui daftar BCC lengkap di dalam email yang dikirim.

Katakanlah kamu mengirimkan email dengan penerima utama (to/kepada) A, CC ditujukan untuk B serta C dan BCC ditujukan untuk si D. Maka si A hanya dapat melihat B serta C sebagai penerima email lainnya. Begitu pula dengan B dan C, yang hanya bisa melihat A dan C atau A dan B sebagai penerima dari email yang dikirim.

Namun dalam konteks ini D bisa mengetahui bahwa terdapat penerima utama A, dan juga CC yang telah ditujukan untuk B dan C. Meski begitu misalkan BCC ditambahkan lagi dengan email E, maka D juga tidak bisa melacaknya karena memang fungsi dari BCC ini tidak dapat dilihat oleh penerima email yang lain. Itulah perbedaan signifikan dari CC dan BCC pada email.

Kemudian ketika kamu tengah berbalas pesan melalui email, ada kalanya balasan tersebut tidak hanya masuk sekali atau dua kali saja melainkan dapat berkali kali. Saling berbalas email hingga berulang kali ini disebut dengan istilah email threads atau utas surel. Dan ternyata akan terdapat sebuah perbedaan pada email threads bila kamu menggunakan CC dan BCC.

Jika kamu menggunakan CC, maka seluruh penerima memungkinkan untuk menyambung email threads secara langsung. Lain halnya bila kamu menggunakan fitur BCC, karena penerima yang masuk di dalam daftar BCC tersebut tidak akan bisa langsung menyambung email threads yang ada. Bahkan besar kemungkinan balasan email akan tergusur oleh penerima lain.

Baca juga: Cara Mengirim CV Lewat Email yang Baik dan Benar

3. Penggunaan CC dan BCC

Penggunaan CC dan BCC pada email perlu untuk diperhatikan, karena pengiriman atau pembagian data yang dilakukan secara tidak sengaja melalui fungsi CC dan BCC bisa mengekspos seluruh database perusahaan. Dan hal ini bisa menjadi peluang potensial untuk para pesaing dari perusahaan atau organisasi.

Sebuah perusahaan atau organisasi bisa dihadapkan pada konsekuensi yang mengerikan, bila informasi rahasia dari perusahaan sampai jatuh ke tangan yang salah hanya penggunaan fitur CC dan BCC saat mengirimkan email. Bahkan faktanya kesalahan manusia atau human error seperti ini, memang tetap menjadi penyebab utama dari pelanggaran data yang sering terjadi.

Kesalahan dalam penggunaan CC dan BCC ini juga seiring dengan maraknya phising yang kini mulai menargetkan karyawan. Dan kesalahan pengiriman email ini telah menjadi faktor utama terbaru yang menyebabkan kebocoran data. Dalam sebuah laporan riset yang dilakukan sekitar tahun 2018, menyatakan bahwa mengirim email yang salah arah sebagai tindakan pelanggaran data.

Dari hal tersebut semakin terlihat jelas konsekuensi dari kesalahan kecil penggunaan CC dan BCC pada email dalam sebuah perusahaan. Salah satunya konsekuensi yang akan diterima yaitu kerusakan reputasi, karena mengekspos seluruh database merupakan peluang potensial bagi pesaing pesaing dari perusahaan yang bersangkutan.

Dimana para pesaing tersebut bisa memanfaatkan data yang telah bocor untuk memikat pelanggan maupun karyawan dari perusahaan. Bahkan lebih buruknya lagi, bisa saja ada orang jahat yang akan mengekspos email pelanggan kepada pelaku kriminal dan hacker jahat. Dengan begitu maka reputasi dari perusahaan pun dipastikan akan rusak seketika.

Selain kerusakan reputasi, kesalahan seperti ini juga dapat menimbulkan sanksi finansial yang bisa berupa biaya besar karena kehilangan data pribadi. Contohnya seperti kasus yang terjadi pada penyedia layanan kesehatan Amerika, Sentara Hospitals dibebankan denda sejumlah 2,175 juta USD karena telah melakukan pelanggaran data yang melibatkan email salah arah.

Pihak dari rumah sakit Sentara tersebut disalahkan karena telah secara tidak sengaja memberikan informasi pribadi, dari 577 pasien ke alamat email yang salah. Selain itu sekitar tahun 2018, Commonwealth Bank juga pernah keliru dalam mengirimkan kurang lebih 651 email ke berbagai perusahaan di luar negeri.

Kebocoran data akibat kekeliruan seperti ini bahkan tidak diketahui dalam jangka waktu yang lama, dimana hal ini bisa berpotensi memaparkan data sensitif dari perusahaan. Atau informasi pribadi pelanggan yang ikut tersebar ke para pesaing, sehingga menempatkan perusahaan atau organisasi ke dalam risiko.

Mengingat cukup banyaknya penggunaan CC dan BCC pada email yang salah, organisasi di seluruh dunia membutuhkan sebuah strategi yang jelas untuk mencegah pemaparan dan kehilangan data rahasia. Karena ancaman yang berasal dari kebocoran data yang tidak disengaja ini memiliki daya rusak yang sama dengan ancaman cyber attack atau eksternal cybercrime.

Fitur CC dan BCC ini bisa kamu manfaatkan sesuai dengan kebutuhan, mulai dari kebutuhan customer handling hingga memaksimalkan email marketing. Dimana CC bisa digunakan untuk mengirimkan salinan email ke beberapa orang yang terlibat, namun bukan penerima utama. Dan BCC bisa kamu gunakan untuk mengirim banyak email, tanpa mengekspos email penerima lainnya.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!