10+ Cara Nego Gaji saat Interview dan Lewat Email

Bagaimana Cara Nego Gaji saat Interview dan Lewat Email? Cara negosiasi gaji saat interview penting untuk diketahui, karena terdapat cara termudah untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi adalah dengan bernegosiasi saat interview kerja.

10+ Cara Nego Gaji saat Interview dan Lewat Email

Cara nego gaji bisa anda pelajari, karena orang yang melakukan negosiasi tentang gaji mereka, rata-rata mendapatkan 25% lebih dari yang mereka harapkan. Hal ini menunjukkan bahwa negosiasi gaji tidak dapat dikesampingkan selama interview kerja.

Namun, ketika melakukan interview, tidak mudah untuk menjawab pertanyaan tentang tawaran gaji seperti “Berapa gaji yang Anda harapkan?“. oleh perekrut.

Oleh karena itu, Anda harus menjawab pertanyaan ini dengan benar untuk mendapatkan gaji yang tepat.

Bagi Anda yang berniat memanfaatkan kesempatan ini, berikut beberapa cara negosiasi gaji saat interview yang bisa Anda coba!

Cara Negosiasi Gaji saat Interview Kerja

Bagaimana Cara Negosiasi Gaji via Email dan saat Interview Kerja yang Baik? Negosiasi gaji merupakan salah satu hal yang penting untuk dilakukan sebagai calon karyawan pada saat interview.

Namun, masih banyak yang belum melakukan hal tersebut dengan alasan takut dan sebagainya. Oleh karena itu, jika masih belum percaya diri untuk menanyakan hal tersebut, ketahui beberapa cara nego gaji yang efektif seperti berikut.

1. Melakukan Tahap Persiapan

Cara negosiasi gaji saat Interview kerja pertama yang perlu anda ketahui adalah sebelum mengajukan gaji yang sesuai adalah dengan mempersiapkan diri.

Tanyakan kepada dirimu apakah sudah siap dengan gaji tersebut. Pertimbangkan juga tanggung jawab yang akan diemban sesuai dengan kenaikan gaji. Kamu juga harus memastikan kemampuan dalam bekerja agar mengimbangi gaji yang tinggi.

Agar mendapatkan gaji yang sesuai keinginan, maka kamu harus menyadari kemampuan sendiri.

Selain itu, kamu harus tahu nominal rata – rata gaji untuk posisi yang dilamar sesuai dengan upah minimum pekerja. Jika dirasa sudah mengetahui nominal gaji di posisi tersebut, pasanglah nilai tertinggi.

Kamu harus melakukan riset terlebih dahulu mengenai upah pokok di tempat yang kamu lamar.

Cari tahu perbandingan gaji profesi sejenis di perusahaan lain dan besaran gaji yang mampu dibayarkan sebuah perusahaan. Hal ini menjadi cara ampuh yang bisa kamu terapkan saat menawar gaji.

Biasanya, pihak rekruiter akan menurunkan angka yang diajukan kepada calon karyawan terpilih. Maka dari itu, kamu harus memasang angka tertinggi agar jumlah gaji sesuai dengan yang diinginkan.

Terkadang rekuriter juga memberikan harga terendah, sehingga kamu harus memberanikan diri untuk menolaknya.

Cara nego gaji di interview selanjutnya adalah jangan lupa untuk mencari tahu tentang tanggung jawab pekerjaan yang dilamar.

Jika kamu dapat memahami cakupan pekerjaan tersebut, maka kamu dapat menegosiasikan hal lainnya. Misalnya, seputar pekerjaan, sertifikasi atau biaya perjalanan.

Kamu juga harus membuktikan hasil kerja yang sudah pernah dicapai. Siapkan beberapa dokumen pendukung sehingga atasan kamu dapat mengetahui seberapa baik kinerja yang dilakukan.

Membuat daftar pencapaian atau testimoni dari rekan kerja bisa menjadi sebuah bukti yang konkret.

2. Melakukan Tahap Komunikasi

Cara Negosiasi Gaji saat Interview Kerja

Cara negosiasi gaji saat interview kedua yaitu melakukan tahap komunikasi.

Setelah menyiapkan berkas sebagai bukti kemampuan, kamu bisa memulai hari dengan percaya diri.

Selain itu, cara kamu masuk ke dalam ruangan pun dapat mengindikasikan bagaimana suasana interaksi akan terjadi ketika komunikasi akan dilakukan. Berjalan tegak dan tersenyum bisa menjadi solusi tepat untuk memulai negosiasi.

Perlu diingat, jangan takut untuk memulai percakapan. Misalnya dengan menanyakan kebutuhan perusahaan terkait dan sampaikan bahwa kemampuan kamu sesuai ekspektasi perusahaan.

Jelaskan juga apa saja yang dapat kamu kontribusikan ke perusahaan, kelebihan, serta pengalaman kerja yang pernah kamu lakukan.

Cara nego gaji ini tidak berhenti sampai di situ saja, kamu harus mengutarakan informasi secara jujur.

Karena menanyakan gaji ketika proses interview bukan merupakan hal umum yang dilakukan oleh perekrut. Maka dari itu, sampaikan nominal gaji yang pernah kamu dapatkan dari perusahaan lama sebelumnya secara jujur.

Kemudian jelaskan gaji yang kamu harapkan dengan kemampuan yang bisa kamu kontribusikan. Pastikan kamu berkomunikasi secara positif bukan malah memaksa.

Ucapkan kata kata yang menjelaskan ketertarikan kamu terhadap perusahaan dan apa saja yang bisa dilakukan. Hal ini akan mengarahkan kamu pada percakapan yang lebih efektif.

Baca juga: 9 Cara Perkenalan Diri saat Interview dan Contohnya

3. Hindari Mengungkapkan Angka Gaji Sebelum Ditanyakan oleh HRD

Cara negosiasi gaji saat interview ketiga yaitu menghindari mengucapkan angka gaji sebelum ditanyakan oleh HRD.

Saat interview berlangsung, jangan terburu-buru untuk mengungkapkan nominal gaji yang Anda harapkan.

Bersabarlah saat HRD telah menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan proses kerja dan gaji.

Anda dapat mengungkapkan kisaran gaji yang diharapkan setelah HRD bertanya “Berapa gaji yang diharapkan?”

Jika ini adalah interview pertama Anda, cobalah untuk jujur ​​​​dan katakan apa yang Anda ketahui.

Jangan takut untuk mendiskusikan gaji dengan HR, dan yang terpenting, hindari bersikap serba tahu.

Setelah mengetahui cara nego gaji ini, anda dapat memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini seperti pada contoh berikut:

“Saat ini saya masih fokus pengembangkan karir saya. Namun, saya melakukan riset tentang posisi A di kota B, karena itu, kisaran gajinya adalah Rp 4.500.000 hingga Rp 6.000.000.

Saya sangat percaya dengan kemampuan yang saya miliki dan saya dapat memberikan kontribusi yang baik untuk perusahaan ini. Jadi saya sangat terbuka untuk dialog lebih lanjut tentang gaji yang akan ditawarkan.”

4. Tunjukkan Kemampuan Anda

Cara Negosiasi Gaji saat Interview Kerja

Cara negosiasi gaji saat interview keempat yaitu anda perlu menunjukan kemampuan anda.

Saat menegosiasikan upah, Anda harus fokus pada nilai dan keterampilan Anda. Karena itu akan menjadi dasar negosiasi yang sedang Anda lakukan dengan pihak HRD.

Anda dapat menjelaskan keterampilan, kemampuan, dan pengalaman Anda. Jika Anda lulusan baru, Anda dapat membagikan pengalaman magang, organisasi, atau pencapaian Anda selama studi.

Juga, menahan diri dari alasan pribadi ketika Anda berbicara tentang gaji Anda. Misalnya, biaya hidup, utang, pembayaran kendaraan dan lain-lain.

Harus diingat bahwa perusahaan tidak membayar Anda berdasarkan serangkaian masalah individu, tetapi berdasarkan kinerja, kontributor, dan kemampuan Anda.

Cara nego gaji ini tidak akan berhasil jika anda memberikan alasan karena alasan pribadi.

Baca juga: 10+ Cara Menghadapi Interview Kerja Bagi Pemula

5. Tentukan Gaji dengan Kisaran Tertinggi

Cara negosiasi gaji saat interview kelima yaitu menentukan gaji dengan kisaran tertinggi.

Dalam cara nego gaji, Anda harus siap ketika HRD pertama kali memilih tawaran gaji dengan kisaran terendah.

Jadi setelah Anda mengetahui kisaran gaji untuk posisi yang Anda lamar, tidak ada salahnya memilih kisaran gaji tertinggi.

Dengan memberi tahu HRD tentang gaji yang diharapkan, itu dapat mencegah Anda mendapatkan tawaran gaji rendah.

Anda mungkin akan ragu jika memilih gaji yang tinggi. Namun, ini biasa terjadi dalam negosiasi gaji.

Yang paling penting adalah Anda harus melakukan riset yang tepat dan menyesuaikan dengan kemampuan Anda.

Jika Anda masih tidak percaya, jangan takut. Cobalah untuk memperluas kisaran gaji yang Anda pasarkan.

Misalnya, pada rencana pertama Anda memilih kisaran gaji antara Rp 4.500.000 hingga Rp 5.500.000.

Coba naikkan kisarannya menjadi Rp 5.500.000 menjadi Rp 7.000.000 dengan peluang terburuk mendapatkan penawaran di kisaran menengah yaitu Rp 5.000.000 hingga Rp 6.000.000. Dengan cara nego gaji ini Anda bisa mendapatkan kesepakatan yang lebih baik.

6. Hindari Menerima Tawaran Pertama

Cara Negosiasi Gaji saat Interview Kerja

Cara negosiasi gaji saat interview keenam yaitu menghindari menerima tawaran pertama.

Seringkali beberapa perusahaan memberikan nominal gaji pada saat interview kerja. Jangan cepat-cepat menyepakati tawaran gaji ini.

Karena tidak semua perusahaan memberikan penawaran yang tepat. Mintalah waktu untuk memikirkannya dan mendiskusikan tawaran itu dengan keluarga Anda.

Cara nego gaji ini seharusnya tidak meremehkan kemampuan pengambilan keputusan Anda.

Namun terkadang Anda juga membutuhkan penilaian dari pihak lain, terutama dari keluarga, sejauh menyangkut gaji yang Anda dapatkan nantinya.

Anda dapat menggunakan contoh kalimat berikut untuk meminta waktu tambahan untuk mempertimbangkan tawaran gaji:

“Terimakasih atas penawarannya. Namun, saya selalu menimbang keputusan penting seperti ini dengan keluarga saya.

Apakah tidak apa-apa jika saya mengambil satu hari untuk membahas detailnya dan mendiskusikannya dengan keluarga saya dan kemudian menelepon Anda kembali besok?”

7. Mengutarakan Permintaan yang Anda Inginkan

Cara Negosiasi Gaji saat Interview Kerja selanjutnya yaitu untuk mendapat gaji yang sesuai dengan keinginan, lebih baik kamu sudah menyampaikan nominal angka gaji secara jelas.

Jangan lupa untuk selalu meminta lebih dari yang diinginkan. Pasalnya, angka tersebut umumnya akan ditawar oleh perekrut. Selain itu, kamu juga jangan menyebutkan dengan range tertentu seperti 5 sampai 6 juta.

Penyebutan nominal dengan kisaran tersebut akan membuat atasan kamu memilih angka terkecil. Cara nego gaji tersebut bisa menjadi langkah efektif yang bisa dilakukan jika interview atau negosiasi dilakukan secara tatap muka.

Untuk itu, kamu perlu mendengarkan lawan bicara dalam setiap percakapan. Termasuk saat pihak HRD menjelaskan detail informasinya.

Perhatikan apa yang dikatakan perekrut atau atasan sehingga kamu bisa menyesuaikan dengan ekspektasi. Cara tersebut akan membuat kedua belah pihak mendapatkan solusi ampuh dan efektif.

Namun, ada juga cara yang bisa digunakan dengan menggunakan media lain sebagai sarana menyampaikan negosiasi.

Sering kali pihak HRD akan menelepon kamu untuk menegosiasikan gaji. Namun, jika kamu melakukan proses melamar kerja dilakukan melalui email, maka negosiasi gaji bisa disampaikan via Email.

Ketika menyampaikan negosiasi lewat email, gunakan kalimat yang sopan, menyenangkan dan terbuka seperti percakapan bertatap muka.

Tidak selamanya atasan itu dikenal menakutkan. Bila cukup beruntung, kamu bisa berkomunikasi dengan baik termasuk untuk meminta kenaikan gaji.

Kamu bisa menyampaikan jika ingin bersemangat kerja dan alasan lainnya secara rasional. Dengan begitu, pihak atasan akan menerima penjelasan tersebut dan menaikkan gajimu.

Baca juga: 100+ Pertanyaan Interview Kerja dan Jawabannya

8. Menyikapi Hasil yang Didapat Dengan Lapang Dada

Cara Negosiasi Gaji saat Interview Kerja terakhir adalah ketika negosiasi yang kamu ajukan kepada pihak perekrut ditolak, jangan langsung menerimanya.

Ada beberapa cara nego gaji ampuh yang bisa kamu lakukan. Salah satunya dengan mengatakan bahwa kamu membutuhkan waktu untuk berpikir terlebih dahulu apakah hal tersebut bisa diterima atau tidak.

Kemudian, ajukan pertanyaan agar percakapan tetap berlanjut. Jangan lupa untuk mengajukan pertanyaan terbuka.

Kamu bisa memulai percakapan ini dengan menanyakan alasan kenapa perusahaan harus menggaji dengan tarif tersebut. Selain itu, coba berikan pertanyaan kelanjutan terkait gaji yang diinginkan.

Namun, jika permintaan gaji yang diinginkan masih tidak sesuai dengan ekspektasi kamu, maka jangan langsung menyerah. Jelaskan lagi bahwa kamu merasa antusias dengan pekerjaan tersebut.

Selain itu, buktikan dengan kemampuan yang sudah kamu miliki sehingga berhak mendapat kenaikan gaji.

Perlu diingat untuk melakukan negosiasi secara efektif, jangan pernah mengancam atasan dan perekrut. Jangan mengatakan bahwa kamu mendapatkan tawaran kerja dan gaji yang lebih tinggi.

Pasalnya, hal tersebut malah membuat permintaan penawaran kenaikan gaji tidak dikabulkan dan kamu dipersilahkan keluar dari perusahaan.

Selain itu, jika hendak melakukan negosiasi gaji, kamu harus sudah tahu dasar alasan yang membuatmu melakukan permintaan tersebut.

Persiapkan dasar argumen dengan melihat nilai yang lebih. Misalnya, keahlian dan keterampilan yang di atas standar, sertifikat khusus yang kamu punya dan bekal pengalaman kerja.

Dengan mempersiapkan cara nego gaji tersebut, kamu bisa meyakinkan bahwa gaji yang tinggi itu tidak mengada ada. Melainkan karena nilai lebih yang kamu punya untuk diberikan pada perusahaan yang dilamar.

Penjelasan rasional tersebut bisa menjadi salah satu cara terampuh untuk menegosiasikan gaji tinggi.

Itulah beberapa tips ampuh dan efektif untuk menegosiasikan gaji ketika melakukan wawancara kerja. Untuk mendapatkan sesuai ekspektasi, penting agar menjalin komunikasi yang baik dan benar.

Jika permintaan ditolak, akan lebih baik untuk mendiskusikannya kembali. Sampaikan juga alasan rasional kenapa kamu berhak mendapatkan gaji tinggi. Dengan begitu, kamu akan mendapatkan yang diinginkan.

Baca juga: Tips Menghadapi Undangan Interview Kerja Online

Cara Nego Gaji lewat Email yang Efektif

Cara Nego Gaji lewat Email yang Efektif

Tawaran pekerjaan akan diikuti dengan negosiasi gaji. Proses ini menjadi penuh kekhawatiran jika meminta terlalu sedikit atau banyak.

Terlebih jika dilakukan melalui email, maka harus menggunakan bahasa yang sopan. Sebenarnya tidak berbeda dengan cara negosiasi gaji saat interview kerja.

Namun, sebenarnya penawaran gaji ini tak terlalu menyulitkan jika sudah mengetahui triknya. Berikut cara / tips negosiasi gaji via email yang efektif dan ampuh.

1. Berterima Kasih Kepada Perusahaan atas Pekerjaan yang Sudah Ditawarkan

Cara negosiasi gaji via email pertama yaitu Ketika kamu mengirim lamaran lewat email, biasanya pihak HRD akan membalasnya juga via surel tersebut.

Maka dari itu, kamu harus segera merespons dan memberi tanggapan terkait tawaran pekerjaan. Sebaiknya, kamu menggunakan kata kata yang sopan dan sederhana agar pesan yang ingin disampaikan bisa lebih jelas.

Manajer HRD perlu tahu bahwa kamu benar benar berterima kasih dan senang atas tawaran yang diberikan.

Hal tersebut harus disampaikan dengan bahasa yang paling pantas seperti ingin bekerja sama. Kemudian, kamu bisa menuliskan bahwa sudah menanti nanti untuk dapat bekerja sama dan menemukan gaji yang cocok.

Akan lebih baik untuk membuat kalimat pembuka dengan ucapan terima kasih terlebih dahulu. Dengan begitu, pihak perusahaan akan mendapat kejelasan mengenai ekspektasi yang kamu harapkan dari perusahaan.

Cara Nego gaji ini biasanya terjadi setelah ada surel penawaran dari perusahaan yang kamu lamar.

Ucapan seperti terima kasih sangat penting karena kamu akan dinilai lebih natural dalam mengajukan negosiasi gaji. \

Cara nego gaji via email seperti ini akan berbeda dengan orang yang langsung menyatakan keinginan akan kenaikan gaji. Jangan lupa mengatakan kamu sangat berterima kasih dengan tawaran yang sudah diberikan oleh perusahaan.

Memang benar di awal kalimat pembuka email kamu harus menggunakan kata terima kasih dan sebagainya. Namun, jangan terlalu bertele tele untuk menyampaikan keinginan dalam masalah bernegosiasi gaji.

Hal ini harus dilakukan agar pesan yang ingin kamu sampaikan dapat diterima dengan jelas oleh pihak perusahaan.

2. Menyatakan Tawaran Bandingan yang Sesuai dengan Harapan dengan Bahasa yang Sopan

Membalasnya dengan sesegera mungkin untuk negosiasi akan membuat kamu lebih berpeluang untuk mendapatkan pekerjaan. Sehingga HRD bisa meneruskan informasi secara jelas ke atasan.

Jika tawaran dari perusahaan masih belum sesuai dengan keinginan, kamu bisa mencoba untuk melakukan negosiasi kembali.

Ketika nego gaji via email, kamu perlu ingat bahwa angka yang dinyatakan di surel tersebut merupakan angka dasar yang bisa didiskusikan. Sering kali angka tersebut bukan gaji dasar yang akan ditawarkan.

Maka dari itu, saat menulis di bagian ini, kamu perlu menjaga bahasa yang digunakan. Mulai dari pemilihan kata hingga nominal gaji yang ingin kamu tentukan.

Cara negosiasi gaji via email selanjutnya adalah menggunakan kalimat bahasa dengan penuh hormat, profesional, dan sopan. Selain itu, perlu diingat bahwa menegosiasikan gaji di awal akan sangat berpengaruh terhadap kelanjutan pekerjaan yang ditawarkan.

Bila dirasa sudah tepat untuk memilih kata pembuka yang sesuai, kamu dapat mengirimkannya.

Jika dirasa gaji yang kamu inginkan tidak sesuai dengan ekspektasi, maka kamu bisa merundingkannya kembali.

Cobalah dengan menggunakan kalimat yang terlihat profesional dan hormat seperti, “bisakah mendiskusikan hal lain terkait dari rencana kompensasi gaji tersebut?

Kalimat profesional seperti itulah yang bisa digunakan untuk menawar gaji yang diinginkan. Hindari kalimat seperti “saya tidak menerima pekerjaan yang ditawarkan karena gajinya sangat kurang”. Kalimat tersebut tidak patut untuk disebutkan. Pasalnya, pihak perusahaan akan menilai kamu tidak memiliki attitude yang baik.

Jika masih belum sesuai dengan harapan, kamu bisa meminta tambahan benefit kepada r. Seperti contoh, kamu mengharapkan gaji 6 juta di tahap awal.

Namun jika perusahaan masih bersikeras menawarkan angka di bawahnya, maka kamu bisa mencoba dialog negosiasi dengan membicarakan benefit sebagai penunjang untuk menaikkan tetapan gaji.

Cara nego gaji via email dengan menawarkan beberapa pilihan kepada pihak perusahaan mengenai tambahan cuti, bekerja di rumah, atau bonus.

Umumnya permintaan tambahan cuti cukup sulit untuk didapat. Asalkan kamu pintar berbicara, beberapa benefit tersebut bisa didapatkan. Hal ini bisa menjadi tambahan keuntungan dari gaji yang tidak sesuai ekspektasi.

Selain itu, kamu bisa meminta bonus berupa voucher atau uang lembur. Tidak hanya itu saja, dalam situasi tertentu bekerja dari rumah bisa memungkinkan.

Khususnya bagi pekerja yang di perusahaan startup. Dalam dialog negosiasi ini, kamu bisa mengajukan untuk bisa bekerja dari rumah dengan mempertimbangkan beberapa hal tertentu.

Baca juga: 10+ Pakaian Interview Kerja Pria dan Wanita [Lengkap]

3. Mendukung Diri dengan Riset dan Fakta yang Ada

Jumlah uang yang diminta pada saat nego gaji lewat email tidak akan bermakna jika kamu tidak memberikan dukungan riset dan bukti untuk memberi argumen.

Agar cara nego gaji lebih bermakna, kamu bisa menggunakan berbagai situs di internet untuk mengamati seperti apa rentang gaji rata rata untuk karyawan di industri tersebut,

Nantinya jika negosiasi gaji terjadi, kutip sumber yang sudah kamu cari tahu sebelumnya. Akan lebih baik jika kamu mengandalkan informasi numerik untuk lebih akurat sebagai cara negosiasi gaji via email yang efektif.

Sering kali ada banyak kandidat yang justru lupa kepada pihak perusahaan alasan mengapa mereka ingin gaji yang lebih tinggi dari penawaran awal.

Jangan sampai kamu menolak tawaran perusahaan tetapi tidak memberi alasan yang tepat. Hal ini akan sangat penting, sebab perusahaan akan menanyakan apa alasan kamu untuk meminta gaji yang lebih tinggi.

Berikan penjelasan yang logis, masuk akal, dan tepat. Jangan mencoba untuk mengarang alasan karena akan diketahui oleh pihak perusahaan.

Menurut beberapa peneliti, ditemukan bahwa mereka yang pintar dan jago bernegosiasi serta menyertakan alasan tepat akan menerima gaji yang lebih tinggi.

Hal ini dikarenakan akibat keberhasilan negosiasi yang sudah dilakukan. Memang benar angka yang kamu minta tidak akan terpenuhi semuanya. Tetapi setidaknya kamu bisa mendapat angka yang lebih layak dari sebelumnya.

4. Bernegosiasi Tanpa Menyebut Nominal

Jika kamu tidak ingin menjawab nominal gaji yang diharapkan, kamu bisa menjawab dengan keberatan. Hal ini bisa dilakukan untuk memberitahukan gaji terdahulu dan ingin mendiskusikan benefit lainnya yang bisa diberikan perusahaan.

Setelah itu, barulah kamu bisa menentukan angka yang disepakati bersama untuk mendapatkan gaji jika bergabung di perusahaan.

Cara nego gaji via email seperti ini akan menegaskan pada perusahaan jika kamu memiliki kualifikasi yang tepat dengan gaji tersebut.

Jika yang dicari adalah kemampuan, maka sudah sepatutnya seorang karyawan juga dihargai berdasarkan kompetensi dan diberi gaji yang layak.

Baca juga: 10+ Persiapan Interview Kerja agar Lancar Tanpa Kendala

Contoh Email Negosiasi Gaji

Contoh Email Negosiasi Gaji

Jika Anda ingin mencoba cara nego gaji menggunakan email tetapi tidak yakin bagaimana menyampaikannya, berikut adalah 3 contoh kalimat negosiasi gaji.

Bisa disamakan dengan keadaan masing-masing, semoga bisa jadi referensi buat anda!

1. Ketika Penawaran Perusahaan di Bawah Bilai Pasar

Jika Anda mendapatkan tawaran gaji di bawah pasar untuk posisi yang sama, cobalah untuk bernegosiasi.

Agar lebih aman, jangan lupa untuk melakukan riset gaji terlebih dahulu. Berikut adalah contoh kalimat nego gaji:

“Terima kasih atas tawaran yang Anda berikan. Namun, berdasarkan hasil riset saya, tawaran itu di bawah nilai pasar jika melihat pengalaman dan kemampuan yang saya miliki.

Saya telah memiliki pengalaman Bagian A selama X tahun. Selain itu, Saya pernah mencapai penjualan tertinggi berturut-turut selama X bulan dan menerima penghargaan sebagai karyawan terbaik di pekerjaan sebelumnya, jadi saya ingin mengajukan kompensasi mulai dari Rp 5.000-000 hingga Rp 7.500.000.”

2. Mengajukan Nego Gaji secara Umum

Tidak semua perusahaan menawarkan gaji yang sesuai ketika penawaran pertama. Jika Anda merasa demikian, Anda bisa mengajukan negosiasi gaji. Berikut ini contohnya:

“Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya hingga saya berada di tahap ini. Mengingat keterampilan dan pengalaman yang saya miliki, saya ingin mengajukan kompensasi dalam angka (yang Anda harapkan).

Saya yakin dengan posisi ini dan percaya bahwa saya dapat memberikan kontribusi yang baik untuk perusahaan ini. Saya harap Anda akan mempertimbangkannya.”

3. Nego Gaji untuk Fresh Graduate

Bahkan fresh graduate atau mahasiswa yang baru lulus dapat menegosiasikan gaji jika merasa gaji yang ditawarkan perusahaan tidak tepat. Berikut ini contohnya:

“Terima kasih atas tawaran yang Anda berikan kepada saya. Setelah meninjau penawaran yang ada, saya merasa bahwa gaji atau kompensasi yang Anda berikan masih kurang sesuai.

Meskipun saya baru lulus, saya memiliki banyak pengalaman magang dan keterampilan yang sesuai posisi ini. Jadi saya ingin mengajukan kompensasi gaji di angka Rp 4.000.000 – Rp 6.000.000. Saya harap Anda dapat mempertimbangkan kembali.”

Untuk cara nego gaji saat interview bisa melihat video dibawah ini

Penutup

Itulah beberapa tips yang bisa kamu coba untuk menegosiasikan gaji lewat email ketika mendapat tawaran pekerjaan. Untuk melakukan diskusi tersebut kamu harus menggunakan kalimat yang jelas, tidak bertele tele, sopan dan profesional.

Jangan lupa untuk menyertakan bukti konkret kenapa kamu pantas mendapatkan gaji yang lebih tinggi.

Sekian artikel berjudul 10+ Cara Nego Gaji saat Interview dan Lewat Email, semoga bermanfaat.

Kapan negosiasi gaji saat interview?

Negosiasi gaji biasanya dilakukan di akhir interview kerja. Pada tahap awal, HRD terlebih dahulu menjelaskan beberapa hal terkait proses kerja dan selanjutnya masuk ke negosiasi gaji. Karena itu, jangan terburu-buru.

Apa itu offering gaji?

Negosiasi gaji adalah kegiatan dialog antara pekerja dan pemberi kerja saat ini atau calon pekerja untuk mendapatkan gaji yang diharapkan. Bagi perusahaan, negosiasi gaji diwakili oleh HRD dan merupakan tugas HRD untuk menemukan kesepakatan antara kehendak karyawan dan perusahaan.

Kenapa HRD menanyakan gaji sebelumnya?

Karena untuk menghindari bias ketika mengambil keputusan dalam proses rekrutmen.

Apakah Fresh Graduate bisa nego gaji?

Pada prinsipnya, Fresh Graduate dapat nego gaji sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!