Tahapan Tes CPNS 2021 yang Wajib Diketahui

Apa tahapan tes CPNS 2021 yang wajib diketahui? Menjadi pegawai negeri sipil sering kali menjadi impian banyak orang, karena mendapat jaminan yang cukup menggiurkan. Kamu terhindar dari ancaman PHK atau gaji yang kurang dari target, sehingga kondisi ekonomi lebih stabil.

Oleh sebab itu, tahapan tes CPNS sangat penting untuk diketahui beserta dokumen yang harus disiapkan agar persiapan lebih matang. Yuk cek di sini!

Tahapan Tes CPNS 2021 yang Wajib Diketahui

1. Seleksi Administrasi

Tahapan Tes CPNS 2021 yang Wajib Diketahui

Pastikan kamu telah mengetahui syarat yang harus dipenuhi oleh setiap calon peserta, seperti tercatat sebagai warga negara Indonesia dan terdaftar dalam data sensus penduduk.

Kedua hal ini menjadi bukti bahwa kamu diakui oleh negara sebagai warga asli Indonesia. Selain itu, kamu juga harus memiliki KTP yang menandakan sebagai warga yang taat peraturan.

Syarat selanjutnya, setiap calon peserta telah memasuki usia minimal yaitu 18 tahun dan usia maksimal 35 tahun. Pastikan kamu terhindar dari segala tindak pidana dan tercatat sebagai PNS, TNI/Polri.

Selain itu, setiap pendaftar juga tidak boleh terlibat dalam parpol atau pernah berhenti sebagai PNS, TNI, POLRI, atau pegawai swasta lainnya.

Setelah memenuhi persyaratan, kamu harus mendaftar secara online melalui laman BKN untuk mendapatkan Kartu Pendaftaran. Bila kartu telah dimiliki, setiap pendaftar harus mengunggah dokumen yang dibutuhkan.

Beberapa di antaranya foto background merah dan swafoto sembari membawa kartu informasi akun dan KTP yang menandakan sebagai WNI.

Dokumen pendukung dalam serangkaian tahapan tes CPNS ini, yaitu ijazah terbaru sesuai formasi dan legalisirnya. Tak ketinggalan menyiapkan transkrip nilai yang menjadi bukti telah menempuh pendidikan.

Bila kamu penyandang disabilitas, maka harus melampirkan surat keterangan dari rumah sakit. Terakhir, sertakan dokumen pendukung lain dan scan KTP.

Langkah terakhir dari tahapan pertama ini, yaitu verifikasi dokumen yang sudah diunggah. Kamu harus melampirkan pula akreditasi terbaru dari kampus dan jurusan tempat kamu menempuh pendidikan.

Setelah dilakukan verifikasi dokumen, maka nama nama pendaftar yang lolos akan segera diumumkan melalui laman BKN agar dapat diakses oleh semua orang.

2. Seleksi Kompetensi Dasar

Setelah dinyatakan lolos dari tahapan seleksi administrasi, maka setiap pendaftar harus menjalani tes SKD. Tahapan satu ini dilakukan dengan memakai komputer agar nilai dapat dilihat secara langsung setelah mengerjakan seluruh soal.

Selain itu, pemakaian CAT atau Computer Assisted Test jauh lebih efektif dan hemat penggunaan alat tulis.

Materi yang harus disiapkan, antara lain tes wawasan kebangsaan, tes intelegensia umum, dan tes karakteristik pribadi. Ketiganya memiliki bobot yang berbeda, seperti TWK dan TIU yang dinilai lima poin bila benar dan tidak ada pengurangan nilai saat salah.

Sedangkan untuk TKP, tidak ada pilihan yang benar atau salah karena setiap pilihan memiliki bobot nilai yang berbeda.

Setelah mengerjakan serangkaian tes SKD, kamu akan langsung melihat nilai yang diperoleh. Tahapan tes CPNS satu ini memiliki ambang batas untuk tiap materi, sehingga kamu harus melampauinya bila ingin lolos.

Setiap pendaftar yang dinyatakan lolos harus melampaui passing grade dan menduduki ranking tertinggi dari kuota yang akan diambil.

Baca juga: Tips Agar Lulus Tes SKD di CPNS 2021

3. Seleksi Kompetensi Bidang

Setiap pendaftar yang dinyatakan lolos SKD, maka harus berlanjut ke tahap tes SKB yang cukup sulit. Tingkat kesulitan tiap bidang tentunya berbeda karena tes substantif bidang ini didasarkan pada formasi yang dituju.

Selain itu, kamu juga harus menjalani tes psikotes untuk memprediksi performa kerja yang dimiliki oleh setiap calon pelamar.

Beberapa formasi atau jabatan akan menjalani tes wawancara dan tes keterampilan. Oleh sebab itu, kamu harus memastikan formasi yang dituju menyertakan tes tersebut atau tidak.

Bila menyertakan tes wawancara dan keterampilan, maka harus dipersiapkan dengan baik agar dapat memperoleh nilai yang cukup tinggi di tahapan satu ini.

4. Integrasi Nilai

Tahapan Tes CPNS 2021 yang Wajib Diketahui

Sama seperti sistem SKD, tahapan tes CPNS satu ini akan langsung menampilkan nilai yang kamu peroleh. Dengan begitu, setiap calon pendaftar CPNS dapat menghitung secara manual persentase atau peluang lolos sebagai calon Pegawai Negeri Sipil di Indonesia.

Pastikan kamu mendapat nilai yang lebih tinggi daripada para pesaing lain di jabatan yang sama.

Presentase nilai yang dipakai untuk penentuan pendaftar yang lolos, yaitu tes SKD sebesar 40 persen dan tes SKB sebesar 60 persen. Dilihat dari integrasi nilai tersebut, maka kamu harus menyiapkan diri sebaik mungkin di tes kedua.

Pastikan nilai di tes kedua dapat menjadi tonggak kuat yang dapat mengangkat nilai akhir dari serangkaian tes CPNS ini.

5. Pengumuman Lulus

Setiap jabatan membutuhkan kuota yang berbeda beda, sehingga kamu harus mengetahui hal tersebut secara detail. Informasi satu ini digunakan untuk melihat peluang kamu lolos setelah menjalani dua tes tersebut.

Pendaftar yang dinyatakan lolos harus memiliki nilai tertinggi dari komulatif SKD dan SKB dibandingkan kandidat lainnya di jabatan yang sama.

Setiap kementerian atau instansi akan mengumumkan pendaftar yang lolos ke tahap pemberkasan dokumen melalui website resminya. Pengumuman ini akan diluncurkan secara bersama sama di setiap instansi atau kementerian.

Kamu bisa mengeceknya secara langsung agar dapat mempersiapkan dokumen penting di tahapan tes CPNS selanjutnya secara baik.

Baca juga: Tips dan Strategi Ampuh Lulus CPNS 2021

6. Pemberkasan Dokumen

Tahapan Tes CPNS 2021 yang Wajib Diketahui

Setelah dinyatakan lolos sebagai calon Pegawai Negeri Sipil, kamu harus memiliki beberapa dokumen wajib untuk pemberkasan.

Pertama, siapkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang dikeluarkan oleh Kepolisian Resort di kota masing masing. Catatan ini menunjukkan bahwa kamu tidak pernah terlibat tindak kejahatan sejak lahir hingga surat itu dikeluarkan.

Dokumen kedua yang harus disiapkan yaitu pernyataan tidak sedang terikat dengan suatu instansi. Surat satu ini menunjukkan bahwa kamu siap bekerja untuk negara setelah Surat Keputusan dirilis.

Selain itu, siapkan pula surat pernyataan yang menunjukkan kamu tidak tergabung dalam partai politik atau bahkan menjabat sebagai pengurus suatu partai.

Setiap CPNS juga harus melampirkan surat yang menyatakan bahwa siap ditempatkan di mana saja. Kamu telah terpilih sebagai calon pegawai negara yang harus mengabdi untuk negara, sehingga bersedia ditempatkan di lokasi mana saja.

Oleh sebab itu, surat ini jadi salah satu dokumen penting yang tak boleh ketinggalan.

Pastikan, kamu juga telah melampirkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Pemerintah.

Dengan begitu, setiap calon pegawai negara dapat bekerja secara optimal karena sehat jasmani dan rohani. Tahapan tes CPNS yang terakhir juga memintamu memberikan surat bebas narkoba yang dikeluarkan oleh BNN setempat.

Menjadi salah satu kandidat yang lolos dalam seleksi CPNS merupakan impian sebagian orang. Kamu harus menyiapkan segala yang dibutuhkan sejak dini, termasuk belajar materi yang diujikan secara matang.

Dengan begitu, peluang untuk lolos terbuka lebar dengan jabatan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan. Sudahkah kamu menyiapkan seleksi CPNS secara optimal?

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!