Cara Menulis Surat Pengunduran Diri Karyawan yang Benar

Cara Menulis Surat Pengunduran Diri Karyawan yang Benar | Berbagai alasan bisa menjadi penyebab mengapa seorang karyawan harus resign dari perusahaan. Pimpinan akan menghargai keputusan karyawannya selama pengunduran diri dilakukan dengan baik dan sesuai dengan prosedur.

Menulis surat pengunduran diri menjadi salah satu hal yang harus dilakukan. Simak cara menulis surat pengunduran diri yang baik disini.

Cara Menulis Surat Pengunduran Diri Karyawan yang Benar

1. Menggunakan Bahasa Yang Sopan, Baik, Dan Benar

Cara Menulis Surat Pengunduran Diri Karyawan yang Benar

Sudah sepatutnya kamu menulis surat pengunduran diri dengan bahasa yang sopan. Ketika awal diterima sebagai pegawai, tentu kamu juga menulis lamaran dengan sopan bukan? Begitu pula saat pengunduran.

Terlepas dari berbagai alasan yang ada seperti ketidakcocokan dengan atasan tidak boleh tampak di surat tersebut.

Menulis surat pengunduran diri dengan sopan akan membuatmu terlihat profesional. Nantinya kamu akan memberikan surat pengunduran diri kepada atasan, karenanya menjaga sopan santun adalah hal yang utama.

Gunakan pula bahasa yang baik agar lebih mudah dimengerti. Bahasa yang dipakai adalah bahasa Indonesia yang sesuai dengan ketentuan.

Terdapat banyak contoh surat pengunduran diri di internet. Kamu bisa gunakan salah satunya sebagai referensi. Untuk masalah ini, kamu bisa menyesuaikan dengan kondisi yang sebenarnya.

Sebenarnya kamu juga bisa konsultasikan masalah ini dengan HRD terlebih dahulu apakah ada ketentuan penulisan surat pengunduran diri atau tidak.

2. Jelaskan Alasan Dengan Jelas Dan Singkat

Ketika kamu mengundurkan diri dari sebuah perusahaan, tentu kamu memiliki alasan yang kuat. Bahkan memutuskan untuk resign harus direnungkan dengan benar benar.

Ketika dirasa alasan sangat kuat dan tidak bisa ditolerir, barulah kamu bisa mengundurkan diri. Pertimbangan ini dilakukan agar setelah kamu mengundurkan diri, kehidupanmu masih memiliki tujuan yang jelas.

Salah satu komponen dalam surat pengunduran diri adalah bagian alasan. Alasan yang jelas akan membuat pimpinan mengerti mengapa kamu harus resign.

Dengan begitu harapannya keputusan yang kamu ambil bisa dimaklumi. Ketika kamu menulis alasan gunakan bahasa yang jelas. Selain itu ungkapkan dengan jelas dan singkat.

Tidak baik untuk menulis alasan dengan bahasa yang berbelit. Pimpinan tidak perlu mengerti kronologi alasan dengan rinci, yang terpenting kamu bisa menyampaikan dengan tepat mengapa melakukan pengunduran diri.

Salah satu alasan yang banyak menjadi penyebab pegawai resign adalah telah memperoleh penawaran yang lebih baik.

Ketika kita mengungkapkan alasan, pastikan alasan tersebut tidak menyinggung pihak manapun. Meskipun mungkin alasannya karena atmosfer kerja yang kurang nyaman kamu tidak bisa mengungkapkan hal tersebut.

Masalah itu lebih baik kamu pendam saja sehingga tidak perlu ada pihak yang tau. Terlebih masalah tersebut adalah masalah pribadi.

3. Berikan Keterangan Yang Jelas Kapan Mulai Resign

Cara menulis surat pengunduran diri karyawan yang benar harus penuh dengan pertimbangan. Kamu tidak bisa egois dengan hanya memperhitungkan keinginan pribadi.

Kamu harus mematuhi aturan yang telah dibuat oleh atasan. Perlakuan yang seenaknya sendiri malah akan meninggalkan kesan buruk padahal seharusnya kamu meninggalkan kesan yang baik sebelum pergi.

Setiap perusahaan memiliki ketentuannya masing masing dalam mengatur prosedur resign seorang karyawan. Sudah sepatutnya kamu mempertimbangkan hal tersebut.

Kamu bisa berdiskusi terlebih dahulu kepada sesama karyawan yang lebih mengetahui ketentuannya. Kamu juga bisa bertanya pada pihak HRD.

Salah satu aturan yang ditetapkan oleh perusahaan adalah one month notice. Apabila perusahaan menetapkan aturan itu artinya kamu harus memberitahukan tanggal resign sebulan sebelum hari H.

Langkah ini banyak diambil karena perusahaan pasti memerlukan waktu untuk bisa mencari pengganti posisimu yang akan kosong.

4. Tutup Surat Dengan Ucapan Terimakasih

Cara Menulis Surat Pengunduran Diri Karyawan yang Benar

Selama kamu bekerja disana, tentu kamu memiliki pengalaman yang baik. Kamu memperoleh ilmu dari atasan atau sesame rekan.

Bahkan tak jarang mereka memberikan pengajaran secara langsung agar kamu bisa melakukan tugas dengan baik. Ini sebenarnya menjadi bekal yang berpengaruh pada karirmu di masa depan.

Untuk menghargai jasa mereka, kamu harus mengucapkan terimakasih. Langkah ini wajib kamu lakukan. Selain untuk mengungkapkan rasa hormat, langkah ini juga bisa mempererat hubungan dengan atasan meskipun sudah tidak bekerja di perusahaan tersebut. terimakasih sudah menjadi bagian penting ketika menulis sebuah surat pengunduran diri.

Mengucapkan terimakasih tidak akan membuatmu harga dirimu jatuh. Bahkan cara ini bisa meningkatkan citra baikmu di depan pimpinan dan sesama rekan kerja.

Selama kamu melakukan prosedur pengunduran diri yang baik disertai dengan surat yang benar pasti atasan akan mendukung setiap langkah yang kamu ambil.

Baca juga: Panduan Jika Ingin Berhenti Bekerja Sebelum Mendapatkan yang Baru

5. Menggunakan Font Tulisan Yang Formal

Menulis surat pengunduran diri adalah hal yang serius sehingga sudah sepatutnya kamu mengetik dengan font yang formal. Jangan gunakan font yang sulit untuk dibaca.

Cukup gunakan jenis tulisan yang umum digunakan. Biasanya surat pengunduran diri ditulis dengan tulisan Calibri, arial, atau times new roman.

Ketika kamu resign harapannya kamu tetap terlihat profesional. Memilih jenis tulisan yang sesuai akan membuatmu terlihat seperti itu.

Ketika kamu menulis surat pengunduran diri dengan asal asalan tentu akan membuat atasan dan HRD marah. Sudah menjadi kewajiban jika kamu mengundurkan diri dengan sopan dan baik.

6. Gunakan ukuran tulisan yang wajar

Salah satu ciri surat yang baik adalah harus mudah dibaca. Untuk mengatasi hal tersebut kamu bisa membuat surat dengan ukuran tulisan yang wajar.

Biasanya untuk penulisan surat ukuran tulisan yang digunakan adalah 11 atau 12 sesuai dengan font yang dipilih. Perhatikan juga masalah margin sehingga suratmu terlihat rapi.

Patikan cara menulis surat pengunduran diri karyawan yang benar terketik dengan baik. Baca berulang kali agar susunan kalimatnya mudah untuk dipahami.

Langkah ini juga penting dilakukan agar tidak ada kesalahan penulisan (typo). Kamu bisa meminta teman untuk membaca surat pengunduran diri dan minta mereka untuk memberikan tanggapan.

6. Cari Waktu Yang Tepat untuk Berbicara Pada HRD

HRD memiliki tugas yang penting dalam sebuah perusahaan. Mereka memiliki andil besar dalam mengelola sumber daya manusia.

HRD adalah pihak yang berhubungan langsung denganmu selama kamu berada di perusahaan tersebut. Sudah sepatutnya kamu untuk mengunjungi mereka secara langsung ketika hendak menyerahkan surat pengunduran diri.

Beberapa perusahaan memang meminta untuk memberikan surat pengunduran diri melalui email atau online. Kamu harus mematuhi aturan tersebut, namun kamu juga harus bertatap muka secara langsung.

Langkah ini merupakan bentuk sopan santun yang harus kamu lakukan. Ketika kamu hendak menemui HRD kamu harus lihat apakah waktunya tepat atau tidak.

Datanglah kepada HRD ketika orang yang bersangkutan memiliki waktu luang. HRD memiliki banyak pekerjaan sehingga kamu tidak bisa menemuinya secara sembarangan.

Hindari juga waktu istirahat atau makan siang. Pada waktu tersebut tentu mereka tidak ingin diganggu. Tetap pilih jam kerja karena paa yang kamu bahas berkaitan dengan masalah pekerjaan.

Kamu harus memiliki planning yang jelas sebelum resign. Jangan terlalu terburu buru untuk resign karena begitu kamu mengajukan surat pengunduran diri, hal tersebut tidak bisa ditarik kembali.

Apabila kamu sudah yakin, tulislah surat pengunduran diri dengan baik. Jangan lupakan masalah sopan santun dan profesionalitas kerja.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!