Tes CPNS Apa Saja? 5+ Tahapan Tes CPNS [Lengkap]

Tes CPNS Apa Saja? 5+ Tahapan Tes CPNS yang wajib diketahui | Menjadi pegawai negeri sipil sering kali menjadi impian banyak orang, karena mendapat jaminan yang cukup menggiurkan. Kamu terhindar dari ancaman PHK atau gaji yang kurang dari target, sehingga kondisi ekonomi lebih stabil.

Tes CPNS Apa Saja? 5+ Tahapan Tes CPNS [Lengkap]

Oleh sebab itu, tahapan tes CPNS sangat penting untuk diketahui beserta dokumen yang harus disiapkan agar persiapan lebih matang. Yuk cek di sini!

Tes CPNS Apa Saja? Ini dia Tahapan Tes CPNS

Tahapan Setelah Lulus SKD dan SKB CPNS? Beberapa waktu lalu, Tjahjo Kumolo selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memberikan kabar gembira bahwa pelaksanaan CPNS kembali dibuka.

Setidaknya ada beberapa tahapan hingga akhirnya para peserta dinyatakan lulus seleksi. Pada kesempatan kali ini, mari kita mengupas terkait tahapan setelah lulus SKD dan SKB CPNS.

Jadi Tes CPNS Apa Saja? Ini dia tahapan tes CPNS dan alur tes CPNS yang perlu anda lalui.

1. Seleksi Administrasi

Sebelum masuk ke tahapan Tes CPNS, anda harus melalui seleksi administrasi terlebih dahulu.

Kamu tertarik mendaftarkan diri menjadi bagian dari keluarga CPNS? Pertama tama kamu harus lulus seleksi administrasi yang bisa dilakukan dengan mengunjungi situs resmi terlebih dahulu.

Silahkan buat akun pendaftaran terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan melengkapi dokumen sesuai dengan persyaratan yang telah diberikan.

Pastikan kamu telah mengetahui syarat yang harus dipenuhi oleh setiap calon peserta, seperti tercatat sebagai warga negara Indonesia dan terdaftar dalam data sensus penduduk.

Kedua hal ini menjadi bukti bahwa kamu diakui oleh negara sebagai warga asli Indonesia. Selain itu, kamu juga harus memiliki KTP yang menandakan sebagai warga yang taat peraturan.

Syarat selanjutnya, setiap calon peserta telah memasuki usia minimal yaitu 18 tahun dan usia maksimal 35 tahun. Pastikan kamu terhindar dari segala tindak pidana dan tercatat sebagai PNS, TNI/Polri.

Selain itu, setiap pendaftar juga tidak boleh terlibat dalam parpol atau pernah berhenti sebagai PNS, TNI, POLRI, atau pegawai swasta lainnya.

Setelah memenuhi persyaratan, kamu harus mendaftar secara online melalui laman BKN untuk mendapatkan Kartu Pendaftaran. Bila kartu telah dimiliki, setiap pendaftar harus mengunggah dokumen yang dibutuhkan.

Beberapa di antaranya foto background merah dan swafoto sembari membawa kartu informasi akun dan KTP yang menandakan sebagai WNI.

Dokumen pendukung dalam serangkaian tahapan tes CPNS ini, yaitu ijazah terbaru sesuai formasi dan legalisirnya. Tak ketinggalan menyiapkan transkrip nilai yang menjadi bukti telah menempuh pendidikan.

Bila kamu penyandang disabilitas, maka harus melampirkan surat keterangan dari rumah sakit. Terakhir, sertakan dokumen pendukung lain dan scan KTP.

Langkah terakhir dari tahapan pertama ini, yaitu verifikasi dokumen yang sudah diunggah. Kamu harus melampirkan pula akreditasi terbaru dari kampus dan jurusan tempat kamu menempuh pendidikan.

Setelah dilakukan verifikasi dokumen, maka nama nama pendaftar yang lolos akan segera diumumkan melalui laman BKN agar dapat diakses oleh semua orang.

Meskipun buka termasuk Tahapan Tes CPNS, tapi ini adalah tahap awal yang penting.

Baca juga: Aturan Pakaian Peserta Saat Tes CPNS

2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Setelah lolos administrasi CPNS apa tahapan selanjutnya? Usai dinyatakan lulus dari tahap pertama, para peserta akan diminta hadir dalam tes SKD CPNS terlebih dahulu.

Selama tes ini para peserta ujian akan diminta mengisi berbagai soal yang telah tersedia menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT). Semua soal yang diberikan terkait tentang pengetahuan umum serta kemampuan berhitung.

Tahapan Tes CPNS untuk seleksi kompetensi dasar merupakan tes pertama yang perlu dilalui.

Setelah dinyatakan lolos dari tahapan seleksi administrasi, maka setiap pendaftar harus menjalani tes SKD. Tahapan satu ini dilakukan dengan memakai komputer agar nilai dapat dilihat secara langsung setelah mengerjakan seluruh soal.

Selain itu, pemakaian CAT atau Computer Assisted Test jauh lebih efektif dan hemat penggunaan alat tulis.

Materi yang harus disiapkan, antara lain tes wawasan kebangsaan, tes intelegensia umum, dan tes karakteristik pribadi. Ketiganya memiliki bobot yang berbeda, seperti TWK dan TIU yang dinilai lima poin bila benar dan tidak ada pengurangan nilai saat salah.

Sedangkan untuk TKP, tidak ada pilihan yang benar atau salah karena setiap pilihan memiliki bobot nilai yang berbeda.

Setelah mengerjakan serangkaian tes SKD, kamu akan langsung melihat nilai yang diperoleh. Tahapan tes CPNS satu ini memiliki ambang batas untuk tiap materi, sehingga kamu harus melampauinya bila ingin lolos.

Setiap pendaftar yang dinyatakan lolos harus melampaui passing grade dan menduduki ranking tertinggi dari kuota yang akan diambil.

Banyaknya materi yang harus dipelajari dalam waktu singkat, oleh sebab itu para peserta diminta untuk mempersiapkannya sejak jauh hari untuk dapatkan nilai yang bagus.

Apabila hasil penilaian belum memenuhi passing grade, otomatis peserta dianggap gugur dan tidak berhasil masuk ke Tahapan Tes CPNS berikutnya.

Dalam Tahapan Tes CPNS, ini Poin Penting Seleksi Kompetensi Dasar:

  • SKD ditujukan bagi pelamar formasi CPNS.
  • SKD memiliki bobot penilaian 40% dari total skor.
  • Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT), yang terdiri dari;
    • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
    • Tes Intelegensi Umum (TIU), dan
    • Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
  • Kelulusan SKD didasarkan pada passing grade yang akan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
  • Pelamar yang lulus SKD yang akan dipanggil sebagai peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) paling banyak 3 (tiga) kali alokasi formasi dan diurutkan berdasarkan rangking.

3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

Khusus bagi para peserta seleksi CPNS yang telah lulus dari tahapan kedua pun tidak boleh bersenang senang terlebih dahulu. Sebab masih ada Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang siap menunggumu di tahapan selanjutnya. Kali ini peserta ujian tidak diminta untuk menyelesaikan soal seperti tahapan selanjutnya.

Setiap pendaftar yang dinyatakan lolos SKD, maka harus berlanjut ke tahap tes SKB yang cukup sulit. Tingkat kesulitan tiap bidang tentunya berbeda karena tes substantif bidang ini didasarkan pada formasi yang dituju.

Seleksi Kompetensi Bidang termasuk dalam Tahapan Tes CPNS kedua. Selain itu, kamu juga harus menjalani tes psikotes untuk memprediksi performa kerja yang dimiliki oleh setiap calon pelamar.

Beberapa formasi atau jabatan akan menjalani tes wawancara dan tes keterampilan. Oleh sebab itu, kamu harus memastikan formasi yang dituju menyertakan tes tersebut atau tidak.

Bila menyertakan tes wawancara dan keterampilan, maka harus dipersiapkan dengan baik agar dapat memperoleh nilai yang cukup tinggi di tahapan satu ini.

Pasalnya kali ini peserta ujian akan diminta untuk melakukan tes substantif bidang, wawancara, tes keterampilan khusus bagi beberapa jabatan, tes fisik khusus untuk instansi tertentu, serta psikotes.

Kamu perlu melakukannya dengan maksimal untuk mendapatkan hasil tinggi. Sebab tahapan ini memiliki bobot penilaian jauh lebih besar dibandingkan tahapan sebelumnya.

Tahapan Tes CPNS, ini Poin Penting Seleksi Kompetensi Bidang:

  • SKB untuk pelamar
  • SKB tersebut memiliki bobot penilaian 60% dari total skor.
  • SKB bagi pelamar CPNS, antara lain:
    • Uji kompetensi jabatan menggunakan CAT, bobot 50%;
    • Tes psikologi, bobot 20%;
    • Wawancara dan presentasi HKM, bobot 30%.

Baca juga: Perlengkapan & Persiapan yang Harus Dibawa Saat Tes CPNS

4. Seleksi Nilai

Berdasarkan penjelasan pada tahapan 2 dan 3, dapat diketahui  hasil akhir apakah kamu termasuk orang beruntung yang menjadi bagian dari lulusan CPNS.

Sama seperti sistem SKD, tahapan tes CPNS satu ini akan langsung menampilkan nilai yang kamu peroleh. Dengan begitu, setiap calon pendaftar CPNS dapat menghitung secara manual persentase atau peluang lolos sebagai calon Pegawai Negeri Sipil di Indonesia.

Pastikan kamu mendapat nilai yang lebih tinggi daripada para pesaing lain di jabatan yang sama.

Presentase nilai yang dipakai untuk penentuan pendaftar yang lolos, yaitu tes SKD sebesar 40 persen dan tes SKB sebesar 60 persen. Dilihat dari integrasi nilai tersebut, maka kamu harus menyiapkan diri sebaik mungkin di tes kedua.

Pastikan nilai di tes kedua dapat menjadi tonggak kuat yang dapat mengangkat nilai akhir dari serangkaian Tahapan Tes CPNS ini.

Hasil akhir tersebut didapatkan dari penjumlahan kedua hasil tes sebelumnya dengan kapasitas bobot berbeda. Khusus untuk SKD CPNS memiliki bobot 40%, sedangkan SKB CPNS berbobot 60%.

Usai mengetahui besarnya kapasitas bobot, para peserta yang telah tersisa harus melewati seleksi nilai yang menjadi penentu akhirnya.

Sebab tahapan usai dinyatakan lulus SKD dan SKB adalah pengumuman final. Bagi mereka yang belum diterima, otomatis harus mencoba kembali di tahun selanjutnya atau memilih mencari pekerjaan lainnya.

5. Pengumuman

Pengumuman CPNS

Sudah tidak ada Tahapan Tes CPNS lagi, disini anda hanya menunggu pengumuman kelulusan hasil tes.

Pengumuman adalah momen yang paling ditunggu oleh para peserta ujian CPNS. Kamu bisa melihat pengumuman kelulusan melalui website resmi instansi atau kementerian dimana tempat mendaftarkan diri.

Jika sebelumnya kamu telah berusaha sebaik mungkin, kini saatnya untuk berdoa agar keinginan menjadi ASN tercapai sesuai keinginan.

Setiap jabatan membutuhkan kuota yang berbeda beda, sehingga kamu harus mengetahui hal tersebut secara detail. Informasi satu ini digunakan untuk melihat peluang kamu lolos setelah menjalani dua tes tersebut.

Pendaftar yang dinyatakan lolos harus memiliki nilai tertinggi dari komulatif SKD dan SKB dibandingkan kandidat lainnya di jabatan yang sama.

Setiap kementerian atau instansi akan mengumumkan pendaftar yang lolos ke tahap pemberkasan dokumen melalui website resminya. Pengumuman ini akan diluncurkan secara bersama sama di setiap instansi atau kementerian.

Kamu bisa mengeceknya secara langsung agar dapat mempersiapkan dokumen penting di tahapan tes CPNS selanjutnya secara baik.

6. Pemberkasan

Apakah kamu adalah satu orang yang dinyatakan lulus seleksi dan secara resmi bergabung menjadi ASN ? Kini saatnya mulai melengkapi berbagai dokumen pemberkasan terlebih dahulu sesuai dengan persyaratan yang diberikan. Pastikan semua dokumen telah lengkap sebelum akhirnya diserahkan kepada panitia yang bertugas.

Setelah dinyatakan lolos sebagai calon Pegawai Negeri Sipil, kamu harus memiliki beberapa dokumen wajib untuk pemberkasan.

Meskipun ini bukan termasuk Tahapan Tes CPNS, akan tetapi pemberkasan tahap akhir wajib dilakukan.

Pertama, siapkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang dikeluarkan oleh Kepolisian Resort di kota masing masing. Catatan ini menunjukkan bahwa kamu tidak pernah terlibat tindak kejahatan sejak lahir hingga surat itu dikeluarkan.

Dokumen kedua yang harus disiapkan yaitu pernyataan tidak sedang terikat dengan suatu instansi. Surat satu ini menunjukkan bahwa kamu siap bekerja untuk negara setelah Surat Keputusan dirilis.

Selain itu, siapkan pula surat pernyataan yang menunjukkan kamu tidak tergabung dalam partai politik atau bahkan menjabat sebagai pengurus suatu partai.

Setiap CPNS juga harus melampirkan surat yang menyatakan bahwa siap ditempatkan di mana saja. Kamu telah terpilih sebagai calon pegawai negara yang harus mengabdi untuk negara, sehingga bersedia ditempatkan di lokasi mana saja.

Oleh sebab itu, surat ini jadi salah satu dokumen penting yang tak boleh ketinggalan.

Pastikan, kamu juga telah melampirkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Pemerintah.

Dengan begitu, setiap calon pegawai negara dapat bekerja secara optimal karena sehat jasmani dan rohani. Tahapan tes CPNS yang terakhir juga memintamu memberikan surat bebas narkoba yang dikeluarkan oleh BNN setempat.

Menjadi salah satu kandidat yang lolos dalam seleksi CPNS merupakan impian sebagian orang. Kamu harus menyiapkan segala yang dibutuhkan sejak dini, termasuk belajar materi yang diujikan secara matang.

Dengan begitu, peluang untuk lolos terbuka lebar dengan jabatan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan. Sudahkah kamu menyiapkan seleksi CPNS secara optimal?

Penutup

Sebenarnya ada banyak faktor yang mempengaruhi kelulusan CPNS. Bahkan pada tahapan pertama, para peserta diminta melengkapi dokumen sesuai persyaratan yang telah ditentukan agar lulus ke tahapan selanjutnya. Beruntungnya kini peserta sudah bisa mengajukan dokumen yang diminta melalui online.

Para peserta akan diminta datang ke tempat tes ketika berhasil lulus ke tahapan tes SKD dan SKB. Kedua tahapan inilah kamu bisa merasakan persaingan ketat mengingat banyaknya jumlah pelamar yang mungkin saja menginginkan posisi yang sama denganmu.

Ditambah dengan adanya beban untuk melampaui passing grade, otomatis kamu harus melakukanya dengan maksimal.

Sekian artikel berjudul Tes CPNS Apa Saja? 5+ Tahapan Tes CPNS [Lengkap], semoga bermanfaat.

Berapa tahap tes CPNS?

Secara umum, tes CPNS terdiri dari 6 tahap. Antara lain pendaftaran akun, seleksi formasi, seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar, seleksi kompetensi bidang, dan pengumuman kelulusan

Tes SKB terdiri dari apa saja?

Tes yang dilakukan antara lain substansi jabatan dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT), tes TOEFL, tes psikologi dan wawacara psikologi, wawancara dengan pimpinan unit kerja, dan praktek kerja.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!