Hortikultura Adalah: Jenis, Manfaat, dan Contohnya

Hortikultura Adalah: Jenis, Manfaat, dan Contohnya | Pernahkah Anda mendengar istilah horticulture atau hortikultura? Kemungkinan besar, istilah tersebut cukup familiar di telinga Anda. Namun, masih banyak orang yang tidak benar-benar mengerti apa artinya.

Hortikultura Adalah Jenis, Manfaat, dan Contohnya

Ketika Anda pergi ke pasar atau supermarket dan membeli beberapa sayuran atau buah-buahan, Anda mengkonsumsi produk hortikultura pada saat itu. Secara sederhana, istilah ini dapat diringkas sebagai sistem budidaya tanaman kebun.

Tanaman kebun merupakan tanaman siap makan seperti wortel, sawi, kol, kentang atau sayuran lainnya. Produk hortikultura meliputi sayuran, buah-buahan, tanaman hias dan tanaman obat.

Agar Anda tidak penasaran, kali ini kami akan memberi tahu Anda apa itu hortikultura dan beberapa jenis tanaman serta manfaatnya bagi kehidupan manusia. Jadi baca artikel ini sampai habis!

Apa itu Hortikultura? Hortikultura Adalah…

Hortikultura Adalah istilah ini berasal dari bahasa Yunani, yang terbagi menjadi kata “hortus” dan “cultura”. Hortus berarti tanaman kebun dalam bahasa Yunani. Dan “cultura” atau “colere” berarti budidaya.

Jadi jika diartikan, Hortikultura adalah budidaya tanaman kebun. Dalam arti yang lebih luas, istilah ini mengacu pada budidaya tanaman kebun menggunakan teknik modern dan mencakup beberapa bidang pekerjaan.

Pekerjaan meliputi pembenihan, pembibitan, kultur jaringan, produksi berbagai produk tanaman, pemberantasan hama dan penyakit, panen, pengemasan produk, dan akhirnya distribusi massal.

Sistem pertanian saat ini diterapkan untuk tujuan menyediakan makanan untuk beberapa obat-obatan.

Selain itu, barang-barang dari sistem pertanian digunakan untuk memenuhi kebutuhan artistik seperti tanaman hias.

Budidaya hortikultura umumnya dilakukan untuk menghasilkan dalam jumlah besar.

Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Pada umumnya pemilihan bahan baku nabati didasarkan pada nilai ekonomis yang tinggi.

Selain itu, jenis tanaman tersebut memiliki peluang atau kekuatan pasar yang cukup besar untuk mendukung kegiatan ekonomi yang bersifat komersial. Bahan baku tanaman ini memiliki potensi produksi yang tinggi.

Tidak hanya untuk tujuan produksi komersial, banyak orang menanam produk hortikultura dalam skala yang lebih kecil seperti rumah tangga. Caranya dimulai dengan menabur, produksi benih, perawatan dan panen.

Anda dapat menggunakan halaman atau lahan individu untuk menanam sayuran dan buah-buahan yang nantinya dapat dimakan sendiri. Dengan cara ini, hortikultura menawarkan lebih banyak manfaat bagi pembudidayanya.

Baca juga: Lifelong Learner: Pengertian, Cara Memulai dan Manfaatnya

Jenis Tanaman Hortikultura

Jenis Tanaman Hortikultura

Ada banyak tanaman yang bisa Anda tanam dengan sistem tanam modern ini. Secara umum jenis produk hortikultura terbagi menjadi 4 jenis. Berikut informasi lengkapnya.

1. Tanaman Sayur (Olerikultura)

Jenis pertama tanaman Hortikultura Adalah Tanaman Sayur.

Sayuran sebagai salah satu kebutuhan pangan dengan keinginan sehari-hari yang tinggi. Sayuran mengandung berbagai nutrisi baik yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan kualitas kesehatan.

Sayuran adalah jenis tanaman yang ditanam dengan sistem pertanian modern hortikultura. Melalui sistem ini, petani dapat memproduksi sayuran dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan warga di tingkat nasional.

Ada dua jenis sayuran yang ditanam di budidaya ini, yaitu sayuran musiman dan sayuran tahunan.

Sayuran musiman berarti mereka hanya bisa ditanam pada waktu-waktu tertentu dalam setahun. Misalnya kubis, bawang bombay, wortel dan lain-lain.

Dan sayuran tahunan berarti mereka bisa ditanam selama setahun. Misalnya Petai, Melinjo, Jengkol dan lain-lain. Di halaman rumah Anda bisa menanam berbagai jenis sayuran untuk kebutuhan sehari-hari.

2. Tanaman Buah (Frutikultur)

Jenis kedua tanaman Hortikultura Adalah tanaman Buah.

Buah-buahan sebagai komoditas yang ditanam secara hortikultura. Untuk sayuran juga, beberapa jenis buah biasanya berbuah pada waktu-waktu tertentu dalam setahun. Misalnya mangga, rambutan, durian, melon dan lain-lain.

Selain itu, ada beberapa jenis buah yang berbuah sepanjang tahun. Misalnya pisang, nanas, salak, anggur, nangka, belimbing dan masih banyak lagi. Tidak ada salahnya untuk mulai menanam buah di lingkungan rumah.

3. Tanaman Hias/Bunga (Florikultura)

Jenis ketiga tanaman Hortikultura Adalah tanaman hias.

Contoh tanaman hortikultura tidak hanya buah-buahan dan sayuran, tetapi juga beberapa tanaman hias atau bunga (florikultura). Tanaman cantik berwarna warni ini digunakan sebagai hiasan atau penghias ruangan.

Selain itu, bunga hias ditanam untuk mempercantik ruang terbuka seperti taman. Ada jenis bunga yang ditanam dengan pot seperti melati, mawar, dahlia dan lain-lain. Beberapa ditanam di pohon seperti anggrek.

4. Tanaman Obat (Biofarmaka)

Jenis terakhir tanaman Hortikultura Adalah tanaman obat.

Budidaya hortikultura menghasilkan tanaman obat atau obat. Jika Anda mengenal apotek hidup atau tanaman obat keluarga (toga), maka ada beberapa jenis tanaman.

Sejak zaman dahulu, masyarakat Indonesia sudah sering menggunakan jenis tanaman ini untuk berbagai keperluan. Mulai dari obat-obatan, kosmetik dan produk kecantikan hingga bumbu masak.

Contoh tanaman obat atau biofarmasi adalah serai, lengkuas, kunyit, jahe, temulawak, brotowali, kayu manis dan masih banyak lagi. Manfaatkan lingkungan Anda untuk menanam jenis tanaman ini.

Manfaat Tanaman Hortikultura

Manfaat Tanaman Hortikultura

Ada berbagai manfaat yang bisa diperoleh dari penerapan budidaya pertanian modern. Berikut adalah 4 fungsi dan manfaat tanaman Hortikultura bagi kehidupan.

1. Sumber Bahan Makanan

Hortikultura menghasilkan berbagai produk sayuran dan buah-buahan yang dibutuhkan oleh khalayak luas.

Baik penduduk kota maupun pedesaan membutuhkan buah dan sayur untuk konsumsi sehari-hari.

Dengan demikian, dapat dipahami apakah sistem pertanian saat ini berguna untuk perencanaan pengadaan pangan. Jadi Anda bisa menikmati sayuran untuk lauk pauk dan buah segar.

2. Mendukung Perekonomian

Hortikultura menghasilkan berbagai tanaman dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Peluang pasar ini memungkinkan beberapa petani untuk menjual hasil panen mereka ke khalayak masyarakat yang luas.

Karena pemasaran ini, para petani memperoleh pendapatan yang dapat mereka gunakan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Ini juga bisa dilakukan di rumah. Anda dapat menjalankan bisnis penjualan biji-bijian kecil untuk penghasilan tambahan.

3. Fungsi Kesehatan

Bahan baku hortikultura berupa tanaman obat (biofarmasi) dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Beberapa obat herbal memiliki efek minimal dan aman untuk dikonsumsi.

Misalnya mengobati batuk dengan kencur, jahe bisa menghangatkan badan, daun jambu biji mengobati diare, dan lain-lain. Selain itu, kandungan vitamin dan mineral dalam buah dan sayuran membuat kita lebih sehat.

4. Fungsi Sosial Budaya

Salah satu jenis tanaman yang dibudidayakan dalam hortikultura adalah tanaman atau bunga.

Tanaman ini memiliki peran sosial budaya yang dapat diimplementasikan melalui penanaman di taman terbuka hijau.

Panduan Menanam Tanaman Hortikultura

Panduan Menanam Tanaman Hortikultura

Ada banyak hal yang penting jika Anda ingin melakukan berkebun hortikultura. Berikut adalah beberapa pedoman yang harus Anda gunakan untuk menjadi sukses.

  1. Agar tanaman dapat tumbuh dengan baik, pemilihan lokasi penanaman harus tepat.
  2. Pembibitan harus dilakukan dengan benih yang berkualitas.
  3. Penyiraman Air secara teratur. Ketahui syarat menyiram tanaman, karena tidak semua tanaman perlu disiram dengan kandungan yang sama.
  4. Berikan pupuk organik untuk memaksimalkan pengembangan produk hortikultura.
  5. Pemangkasan jika ada bagian tanaman yang mati agar tidak menyebar lebih jauh.
  6. Pantau tanaman secara teratur agar hama dan penyakit dapat segera diobati.
  7. Bekerja pada tanaman yang sama pada waktu yang tepat untuk mendapatkan hasil terbaik.

Contoh Tanaman Hortikultura

Berikut ini adalah contoh tanaman hortikultura dan bentuk yang dihasilkannya.

NONAMA TANAMANBENTUK HASIL
1.Bawang MerahUmbi kering panen dengan daun
2.Bawang PutihUmbi kering panen dengan daun
3.Bawang DaunDaun Segar
4.KentangUmbi Basah
5.Kubis/KolDaun Crop
6.Kembang KolSayuran Segar
7.Petsai/SawiSayuran Segar
8.WortelUmbi dengan gagang
9.LobakUmbi dengan daun
10.Kacang MerahPolong basah
11.Kacang PanjangPolong basah
12.Cabai BesarBuah Segar
13.Cabai RawitBuah Segar
14.PaprikaBuah Segar
15.JamurBuah Segar
16.TomatBuah Segar
17.TerungBuah Segar
18.BuncisPolong Basah
19.TerungBuah Segar
20.Labu SiamBuah Segar
21.KangkungSayuran Segar
22.BayamSayuran Segar
23.MelonBuah Segar
24.SemangkaBuah Segar
25.BlewahBuah Segar
26.StroberiBuah Segar

Contoh Tanaman Hortikultura yang Bisa Ditanam di Rumah

Terdapat beberapa contoh tanaman Hortikultura yang bisa ditanam di rumah.

1. Macam-Macam Bawang

Daun bawang, bawang merah dan bawang putih – ketiga jenis bawang merah ini bisa dengan mudah menjadi tanaman hortikultura untuk dicoba di rumah.

Tanaman umbi tumbuh dengan baik di daerah dengan cuaca kering dan sinar matahari yang cukup.

Selain itu, menanam tanaman hortikultura bisa di teras dan taman kecil, seperti taman atap, cukup fleksibel.

Mulailah dengan jenis bibit bawang merah yang Anda inginkan, kemudian siapkan tempat tanam, baik dalam bentuk kotak kecil maupun dalam polybag.

Lakukan penyiraman secara teratur, pembersihan, dan penyiangan.

2. Tanaman cabai

Harga tanaman cabai naik? Tidak perlu khawatir jika Anda memiliki tanaman kebun cabai di rumah.

Anda tidak membutuhkan lahan yang luas untuk menanam cabai karena tempat menanam cabai cukup sederhana, bisa di polybag atau pot bunga.

Cabai sangat cocok untuk cuaca Indonesia yang panas, tetapi jangan lupa untuk menyiramnya agar tidak mengering, kerdil, atau rontok.

Pantau pH tanah dengan menambahkan kapur untuk kondisi pertumbuhan yang lebih baik. Ketika tanaman cabai sudah berbuah, bisa langsung digunakan untuk memasak, atau bisa juga untuk keperluan rumah tangga lainnya, mis. B. untuk menghilangkan kutu beras.

3. Tomat

Sebagai salah satu jenis tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan masyarakat Indonesia, tomat merupakan produk yang termasuk dalam kelompok yang biasa ditanam di kebun sayur dan kebun buah.

Tanaman pekarangan yang kaya nutrisi ini sering disukai untuk ditambahkan ke makanan, disajikan mentah sebagai obat kumur, dan bahkan digunakan sebagai obat sebagai bahan dasar obat-obatan untuk mengobati penyakit.

Ada banyak varietas tomat yang dapat digunakan sebagai tanaman hortikultura. Yang terpenting adalah kualitas benih tomat.

Jadi pastikan Anda memilih jenis bibit unggul untuk tanaman kebun tomat terbaik!

4. Sayuran sawi

Meski bukan tanaman asli Indonesia, tanaman sawi tetap menjadi favorit karena karakternya yang cocok dengan cuaca, cuaca dan tanah kita.

Sawi biasanya tahan terhadap hujan, cuaca panas, dan tidak melihat ketinggian tanah untuk tumbuh subur.

Oleh karena itu, budidaya tanaman sawi biasanya mengikuti beberapa cara untuk mendapatkan tanaman yang umum, seperti: pengolahan lahan, penyiapan bibit, penanaman, pemupukan dan pemeliharaan rutin.

5. Daun Pandan

Siapa yang tidak suka tanaman kebun ini?

Panda tumbuh yang harum dan bermanfaat dapat memberikan berbagai solusi paten rumah tangga.

Mulai sebagai bahan masakan dalam masakan di dapur, mengobati sakit perut, kehilangan nafsu makan, menetralisir racun hingga menghilangkan bau tak sedap.

Pandan mudah dibudidayakan di rumah. Cukup siapkan sepetak tanah atau pot berukuran sedang di tempat teduh yang mudah disiram. Pandan bisa jadi pemanis untuk taman rumah kamu lho!

6. Kankung

Tren ke arah tanaman hidroponik sekaligus tanaman hortikultura lagi-lagi bukan hal baru.

Salah satu jenis tanaman kebun yang bisa Anda tanam secara hidroponik adalah kangkung. Hanya membutuhkan waktu 4-6 minggu sejak disemai dan Anda sudah bisa menikmati tanaman kebun yang lezat ini.

Media yang digunakan bisa berupa nampan bambu, mangkok, baskom atau tempat lain di dalam rumah. Tentukan kualitas pupuk hidroponik agar kangkung tumbuh subur, sehat, dan bergizi.

7. Lidah buaya

Setelah itu, tanaman pekarangan ini juga mudah ditanam di rumah. Sama seperti pandan yang kurang perawatan, menempatkan tanaman lidah buaya di tempat yang teduh namun tetap terkena sinar matahari sudah cukup untuk tumbuh subur.

Misalnya, Anda bisa mencoba menanamnya di dekat kanopi di dalam rumah. Selain bentuknya yang menarik, tanaman pekarangan ini memiliki banyak keunggulan terutama dari segi kesehatan dan dapat dijadikan sebagai sajian minuman dingin.

Penutup

Secara umum, tanaman hortikultura juga dapat mencakup lokasi yang lebih luas, termasuk produksi pertanian tradisional atau modern. Tanaman hortikultura memiliki sifat produk segar, tetapi mudah rusak, yaitu tidak tahan lama.

Dengan demikian, tanaman hortikultura sering diarahkan pada produk konsumen seperti buah-buahan di kebun, meskipun tanaman hias juga ada.

Jika Anda memiliki hobi bercocok tanam, saatnya memiliki tanaman pekarangan yang tepat untuk ditanam di rumah!

Sekian artikel berjudul Hortikultura Adalah: Jenis, Manfaat, dan Contohnya, semoga bermanfaat.

Tanaman hortikultura itu apa?

Hortikultura merupakan gabungan dari bahasa latin hortus yang berarti kebun dan culture yang berarti pertanian. Hortikultura dapat didefinisikan sebagai cara budidaya tanaman di kebun dan pekarangan.

Apa saja sifat tanaman hortikultura?

(1) Mudah/cepat membusuk, tetapi selalu segar setiap hari. (2) Memiliki nilai estetika, sehingga harus memenuhi kebutuhan masyarakat umum. Keadaan ini sangat sulit karena tergantung pada cuaca, hama dan penyakit. (3) Produksi bersifat musiman, beberapa di antaranya tidak tersedia sepanjang tahun.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!