Perusahaan Offshore Dalam Dunia Migas

Perusahaan Offshore Dalam Dunia Migas | Sudah tahukah kalian tentang perusahaan offshore dalam dunia migas? Banyak orang yang masih belum paham apa sebenarnya perusahaan offshore ini dan bagaimana peranannya dalam dunia migas.

Seiring dengan pertumbuhan industri minyak dan gas, perusahaan offshore menjadi lebih penting dan memberikan sumbangsih besar bagi perekonomian suatu negara.

Melalui artikel ini, saya ingin menjelaskan apa itu perusahaan offshore dalam dunia migas, sejarah perkembangannya, jenis-jenis perusahaan offshore, keuntungan dan kerugiannya, proses pengoperasiannya, serta konsekuensi lingkungan dan sosial yang ditimbulkan.

Saya juga akan mengulas tentang keberlanjutan perusahaan offshore dalam dunia migas dan prospek keberlanjutannya.

Tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang perusahaan offshore dalam dunia migas, sehingga kita dapat menilai dampak dan peranannya bagi perekonomian dan lingkungan.

Definisi perusahaan offshore dalam dunia migas adalah perusahaan yang beroperasi di laut untuk melakukan eksplorasi, produksi, dan distribusi minyak dan gas bumi.

Perusahaan ini memiliki beberapa jenis, seperti perusahaan operasi migas, perusahaan kontraktor migas, dan perusahaan jasa migas.

Apa itu Offshore Dalam Dunia Migas?

Apa itu Offshore Dalam Dunia Migas?

Dalam dunia migas, Offshore adalah sebuah istilah yang mengacu pada aktivitas produksi minyak dan gas bumi yang dilakukan di laut. Dalam proses ini, anjungan produksi dibangun di atas atau mengapung di atas permukaan air laut dan terhubung ke sumur bawah laut.

Hal ini berbeda dengan aktivitas produksi minyak dan gas bumi di darat, yang disebut dengan onshore. Offshore memiliki beberapa jenis anjungan, seperti fixed multi-platform, single platform, dan floating production unit.

Proses produksi minyak dan gas bumi melalui beberapa tahap, mulai dari ekstraksi bahan mentah dari sumur, pemisahan campuran gas, air, dan minyak, hingga pengangkutan produk jadi.

Sejarah Perusahaan Offshore Dalam Dunia Migas

Sejarah perusahaan offshore dalam dunia migas sebenarnya cukup panjang. Perkembangan awal perusahaan offshore dimulai pada akhir tahun 1940-an dan awal tahun 1950-an, ketika teknologi untuk melakukan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di laut mulai berkembang.

Pada saat itu, beberapa perusahaan minyak dan gas mulai melakukan eksplorasi dan produksi di laut dengan menggunakan teknologi yang masih sederhana.

Namun, perkembangan teknologi dan peningkatan permintaan minyak dan gas bumi membuat perusahaan offshore berkembang pesat pada era 1960-an dan 1970-an.

Pada saat itu, teknologi untuk melakukan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di laut menjadi lebih canggih dan perusahaan offshore mulai beroperasi di wilayah laut yang lebih jauh dan dalam.

Perkembangan teknologi dan industri minyak dan gas bumi terus berlanjut hingga saat ini. Saat ini, perusahaan offshore memainkan peran penting dalam dunia migas dan memberikan sumbangan besar bagi perekonomian suatu negara.

Perusahaan offshore memiliki teknologi dan sumber daya yang memungkinkan mereka untuk melakukan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di wilayah laut yang sangat dalam dan sulit dijangkau.

Dengan demikian, sejarah perusahaan offshore dalam dunia migas menunjukkan bagaimana perkembangan teknologi dan industri minyak dan gas bumi mempengaruhi perkembangan perusahaan offshore.

Perkembangan tersebut membawa dampak positif dan negatif bagi perekonomian dan lingkungan, yang akan dibahas lebih lanjut dalam bagian-bagian berikutnya.

Jenis-Jenis Perusahaan Offshore Dalam Dunia Migas

Jenis-Jenis Perusahaan Offshore Dalam Dunia Migas

Dalam dunia migas, ada beberapa jenis perusahaan offshore yang berperan penting dalam proses eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di laut. Berikut adalah beberapa jenis perusahaan offshore yang sering ditemui dalam dunia migas:

1. Perusahaan Eksplorasi dan Produksi (E&P)

Perusahaan E&P bertanggung jawab untuk melakukan aktivitas eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di laut.

Mereka menggunakan teknologi dan sumber daya yang memadai untuk melakukan pekerjaan ini.

Perusahaan Eksplorasi dan Produksi (E&P) adalah salah satu jenis perusahaan offshore dalam dunia migas. Perusahaan E&P melakukan aktivitas eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi.

Ini termasuk mencari lokasi potensial sumber daya minyak dan gas bumi, dan melakukan tes untuk memastikan bahwa sumber daya tersebut ada dan dapat dikembangkan secara ekonomis.

Setelah menemukan sumber daya yang potensial, perusahaan E&P akan melakukan tahap produksi. Ini melibatkan pembangunan infrastruktur dan fasilitas produksi, dan pemboran sumur untuk memproduksi minyak dan gas.

Perusahaan E&P juga akan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa aktivitas produksi berjalan dengan aman dan responsif terhadap kebutuhan lingkungan dan sosial.

Perusahaan E&P memainkan peran penting dalam industri migas karena mereka bertanggung jawab untuk mencari dan memproduksi minyak dan gas bumi.

Ini memungkinkan mereka untuk memenuhi kebutuhan energi dunia dan membantu memastikan ketersediaan sumber daya energi yang diperlukan untuk memenuhi permintaan.

Secara keseluruhan, perusahaan E&P merupakan bagian penting dari industri migas dan bertanggung jawab untuk mencari dan memproduksi minyak dan gas bumi yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan dunia.

2. Perusahaan Kontraktor Riset Seismik

Perusahaan ini bertanggung jawab untuk melakukan riset seismik untuk menemukan sumber minyak dan gas bumi di laut.

Mereka menggunakan teknologi dan sumber daya yang memadai untuk melakukan pekerjaan ini.

Perusahaan Kontraktor Riset Seismik adalah salah satu jenis perusahaan offshore dalam dunia migas.

Perusahaan ini bertanggung jawab untuk melakukan riset seismik untuk menentukan lokasi potensial sumber daya minyak dan gas bumi di dasar laut.

Perusahaan Kontraktor Riset Seismik menggunakan teknik seismik untuk membuat gambar tiga dimensi dari dasar laut dan lapisan bawah tanah.

Ini memungkinkan mereka untuk menentukan lokasi sumber daya minyak dan gas bumi yang mungkin ada. Teknik ini melibatkan pemantauan gelombang seismik yang dipancarkan ke dasar laut dan pengukuran bagaimana gelombang tersebut dipantulkan kembali.

Setelah lokasi sumber daya minyak dan gas bumi ditemukan, perusahaan Eksplorasi dan Produksi (E&P) akan melakukan tes lanjutan untuk memastikan bahwa sumber daya tersebut dapat dikembangkan secara ekonomis.

Perusahaan Kontraktor Riset Seismik memainkan peran penting dalam industri migas karena mereka bertanggung jawab untuk menentukan lokasi potensial sumber daya minyak dan gas bumi.

Ini membantu memastikan bahwa sumber daya energi yang diperlukan tersedia dan memungkinkan perusahaan E&P untuk memproduksi minyak dan gas bumi.

Secara keseluruhan, perusahaan Kontraktor Riset Seismik merupakan bagian penting dari industri migas dan bertanggung jawab untuk melakukan riset seismik dan menentukan lokasi potensial sumber daya minyak dan gas bumi.

Ini membantu memastikan ketersediaan sumber daya energi yang diperlukan untuk memenuhi permintaan dunia.

3. Perusahaan Kontraktor Konstruksi

Perusahaan ini bertanggung jawab untuk membangun dan memelihara fasilitas produksi minyak dan gas bumi di laut.

Mereka memiliki teknologi dan sumber daya yang memadai untuk melakukan pekerjaan ini.

Perusahaan Kontraktor Konstruksi adalah salah satu jenis perusahaan offshore dalam dunia migas.

Perusahaan ini bertanggung jawab untuk membangun dan memelihara fasilitas offshore untuk eksplorasi, produksi, dan pengangkutan minyak dan gas bumi.

Perusahaan Kontraktor Konstruksi membangun fasilitas seperti platform minyak dan gas, jalur pipa, dan fasilitas penyimpanan minyak dan gas.

Mereka juga memelihara dan memperbaiki fasilitas tersebut sepanjang waktu untuk memastikan keselamatan dan efisiensi operasi.

Perusahaan Kontraktor Konstruksi bekerja sama dengan perusahaan Eksplorasi dan Produksi (E&P) dan perusahaan Kontraktor Riset Seismik untuk memastikan bahwa fasilitas offshore dapat dibangun dan dikelola dengan efisien.

Mereka juga bekerja sama dengan pemerintah dan regulasi untuk memastikan bahwa fasilitas tersebut memenuhi standar lingkungan dan keselamatan.

Secara keseluruhan, perusahaan Kontraktor Konstruksi memainkan peran penting dalam industri migas karena mereka bertanggung jawab untuk membangun dan memelihara fasilitas offshore.

Ini memastikan bahwa sumber daya minyak dan gas bumi dapat diakses dan diproduksi dengan efisien dan memenuhi standar lingkungan dan keselamatan yang ketat.

4. Perusahaan Pengiriman dan Logistik

Perusahaan ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk minyak dan gas bumi dari fasilitas produksi di laut ke wilayah pemasaran.

Mereka memiliki teknologi dan sumber daya yang memadai untuk melakukan pekerjaan ini.

Perusahaan Pengiriman dan Logistik adalah salah satu jenis perusahaan offshore dalam dunia migas.

Perusahaan ini bertanggung jawab untuk menangani pengiriman barang, material, dan peralatan yang dibutuhkan untuk eksplorasi, produksi, dan pengangkutan minyak dan gas bumi.

Perusahaan Pengiriman dan Logistik memastikan bahwa fasilitas offshore memiliki semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan untuk operasi yang efisien.

Mereka mengatur pengiriman barang dan material dari darat ke platform minyak dan gas melalui kapal atau helikopter.

Mereka juga mengatur pengiriman bahan dan peralatan baru ke fasilitas saat diperlukan.

Perusahaan Pengiriman dan Logistik bekerja sama dengan perusahaan Kontraktor Konstruksi dan perusahaan Eksplorasi dan Produksi (E&P) untuk memastikan bahwa fasilitas offshore memiliki semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan untuk operasi yang efisien.

Mereka juga bekerja sama dengan pemerintah dan regulasi untuk memastikan bahwa pengiriman barang dan material memenuhi standar lingkungan dan keselamatan yang ketat.

Secara keseluruhan, perusahaan Pengiriman dan Logistik memainkan peran penting dalam industri migas karena mereka bertanggung jawab untuk memastikan bahwa fasilitas offshore memiliki semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan untuk operasi yang efisien.

Ini memastikan bahwa sumber daya minyak dan gas bumi dapat diakses dan diproduksi dengan efisiensi dan memenuhi standar lingkungan dan keselamatan yang ketat.

Dengan demikian, jenis-jenis perusahaan offshore dalam dunia migas memainkan peran yang berbeda-beda dalam proses eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di laut.

Setiap perusahaan memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, tetapi semuanya memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk menemukan dan memproduksi minyak dan gas bumi di laut.

Keuntungan dan Kerugian Perusahaan Offshore Dalam Dunia Migas

Keuntungan dan Kerugian Perusahaan Offshore Dalam Dunia Migas

Perusahaan offshore dalam dunia migas memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing. Berikut adalah beberapa keuntungan dan kerugian yang sering ditemui dalam perusahaan offshore:

Keuntungan:

  • Akses ke sumber daya minyak dan gas bumi yang terletak jauh dari daratan.
  • Fasilitas produksi yang berfungsi secara efisien dan ekonomis.
  • Teknologi yang canggih dan sumber daya yang memadai untuk melakukan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di laut.
  • Peningkatan perekonomian negara yang memiliki sumber daya minyak dan gas bumi.

Kerugian:

  • Biaya yang tinggi untuk membangun fasilitas produksi minyak dan gas bumi di laut.
  • Resiko lingkungan dan dampak negatif pada ekosistem laut.
  • Resiko kecelakaan kerja dan masalah kesehatan dan keselamatan bagi pekerja offshore.
  • Ketergantungan pada sumber daya minyak dan gas bumi yang tidak terbarukan.

Meskipun memiliki beberapa kerugian, perusahaan offshore dalam dunia migas masih dianggap sebagai salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan minyak dan gas bumi global.

Tetapi, penting bagi perusahaan untuk melakukan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan memperhatikan dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas mereka.

Proses Pengoperasian Perusahaan Offshore Dalam Dunia Migas

Proses pengoperasian perusahaan offshore dalam dunia migas melibatkan beberapa tahapan utama, termasuk eksplorasi, pengembangan, dan produksi minyak dan gas bumi. Berikut adalah beberapa tahapan dalam proses pengoperasian perusahaan offshore:

1. Eksplorasi

Eksplorasi, sebuah Langkah Awal dalam Produksi Minyak dan Gas Bumi

Eksplorasi adalah tahap paling awal dalam produksi minyak dan gas bumi. Dalam bidang eksplorasi, aktivitas seperti evaluasi potensi lahan, pengujian seismic, dan pengeboran sumur dilakukan untuk menentukan sumber hidrokarbon di bawah tanah.

Tim geologist atau geophysicist bertanggung jawab untuk melakukan tugas-tugas tersebut. Setelah sumber hidrokarbon teridentifikasi, perusahaan eksplorasi minyak dan gas bumi bertanggung jawab untuk mengekstrak bahan mentah tersebut. Namun, jika sumur tersebut dinilai sebagai sumur kering, sumur tersebut akan ditutup.

Tahap produksi baru dimulai setelah bahan mentah tersebut diekstrak dari sumur.

2. Upstream

Menyambungkan tahap eksplorasi, selanjutnya adalah proses produksi pertama dari tabungan minyak dan gas bumi. Inilah yang dikenal sebagai unit bisnis upstream.

Biasanya, perusahaan akan menggabungkan unit bisnis eksplorasi dan upstream menjadi satu, yang dikenal dengan perusahaan E&P (exploration & production).

Di unit bisnis upstream, stabilisasi minyak dan gas bumi juga dilakukan. Berbeda dengan unit bisnis upstream yang fokus pada produksi dan stabilisasi, unit bisnis downstream lebih fokus pada konsumen akhir.

3. Midstream

Menyambung tahap produksi, minyak dan gas bumi akan masuk ke tahap selanjutnya, yaitu unit bisnis midstream.

Dalam tahap ini, terdapat beberapa aktivitas yang dilakukan seperti proses pengolahan gas, produksi LNG, regasifikasi plants, dan juga pipeline system bagi minyak dan gas bumi.

Lebih lanjut, unit bisnis midstream juga memasukkan aktivitas seperti pemrosesan, penyimpanan, pengiriman, serta pemasaran minyak, gas alami, dan juga natural gas liquids.

Banyak perusahaan minyak dan gas bumi yang memilih untuk mengintegrasikan unit bisnis upstream, midstream, dan downstream sekaligus.

4. Refinery

Dalam unit bisnis refinery, hidrokarbon seperti minyak dan kondensat lainnya diolah menjadi produk-produk bahan bakar seperti bensin, diesel, dan avtur.

Ada berbagai jenis minyak, seperti heavy oil, crude oil, dan brand oil, serta kondensat seperti thinner.

Proses pengolahan ini dilakukan dengan menggunakan tangki penyimpanan dan terminal untuk distribusi.

Produk-produk hasil dari proses ini biasanya akan digunakan oleh perusahaan petrokimia.

5. Petrochemical

Petrokimia merupakan bagian dari industri minyak dan gas yang memproses hidrokarbon menjadi berbagai produk bernilai tambah.

Hidrokarbon seperti crude oil dan gas alami adalah bahan baku utama bagi petrokimia, tetapi mereka juga sering menggunakan gas petroleum dan gas oil.

Produk dari petrokimia kini banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti pupuk tanaman, pupuk ujang, plastik, dan bahan kimia untuk sektor industri.

6. Proses Produksi

Setelah memahami bagaimana bisnis minyak dan gas bumi terbagi, sekarang saatnya untuk mempelajari bagaimana proses produksinya.

Produksi minyak dan gas bumi dapat dilakukan di laut atau di darat. Ada berbagai jenis platform untuk produksi minyak dan gas bumi, seperti fixed multi-platform, single platform, dan floating production unit.

Floating production unit mencakup penarikan minyak dari sumur yang kemudian diproses di dalam kapal.

Semua produksi dimulai dari sumur, yang memiliki beberapa valve atau katup untuk mempermudah penyaluran.

Setelah fluid dipompa keluar dari sumur, dilanjutkan ke tahap production dan test manifolds, di mana pipa besar akan memisahkan gas, air, dan minyak.

Gas akan naik ke atas, sementara hidrokarbon lainnya akan turun ke bawah. Setelah dipisahkan, gas akan melalui tahap gas compressors, di mana gas akan dikompres karena masih membutuhkan tekanan tertentu.

Sementara minyak akan dipompa dan meter untuk dijual. Ada juga minyak yang akan disimpan dalam tangki penyimpanan.

Baca juga: Produksi Adalah: Fungsi, Tujuan, Jenis dan Tahapan

7. Pengangkutan

Tahap pengangkutan pada proses pengoperasian perusahaan offshore dalam dunia migas sangat penting untuk memastikan bahwa produk minyak dan gas bumi dapat sampai ke konsumen dengan tepat waktu dan aman. Tahap pengangkutan ini biasanya terdiri dari beberapa langkah, seperti:

  • Transmisi: Setelah produk minyak dan gas bumi dihasilkan di lokasi produksi, produk tersebut harus dikirimkan melalui jalur transmisi atau pipa untuk membawanya ke lokasi pemrosesan selanjutnya.
  • Pemindahan: Produk minyak dan gas bumi kemudian dipindahkan dari lokasi produksi ke terminal pemindahan untuk memastikan bahwa produk ini dalam kondisi aman dan stabil selama perjalanan.
  • Loading: Setelah produk minyak dan gas bumi tiba di terminal pemindahan, produk tersebut harus dimuat ke kapal atau tanker untuk dikirim ke tujuan akhir.
  • Pelayaran: Kapal atau tanker membawa produk minyak dan gas bumi melalui lautan menuju tujuan akhir. Dalam beberapa kasus, produk ini harus disimpan dalam tangki penyimpanan selama perjalanan.
  • Pemuatan: Setelah sampai di tujuan akhir, produk minyak dan gas bumi harus dimuat dari kapal atau tanker dan dikirim ke pabrik pemrosesan atau terminal pemindahan untuk dijual atau diolah lebih lanjut.

Dengan melalui tahap pengangkutan ini, produk minyak dan gas bumi dapat sampai ke konsumen dengan aman dan tepat waktu, sehingga dapat memastikan bahwa perusahaan offshore dalam dunia migas dapat beroperasi dengan sukses.


Proses pengoperasian perusahaan offshore dalam dunia migas memerlukan sumber daya yang memadai dan teknologi yang canggih untuk memastikan bahwa aktivitas produksi berjalan dengan aman dan efisien.

Perusahaan juga harus memperhatikan dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas produksi mereka dan melakukan upaya untuk meminimalkan dampak negatif.

Konsekuensi Lingkungan dan Sosial Perusahaan Offshore Dalam Dunia Migas

Konsekuensi Lingkungan dan Sosial Perusahaan Offshore Dalam Dunia Migas

Perusahaan offshore dalam dunia migas memiliki beberapa konsekuensi lingkungan dan sosial yang penting untuk dipertimbangkan.

Beberapa dampak negatif yang mungkin terjadi termasuk kerusakan lingkungan, pencemaran air dan udara, dan dampak sosial pada masyarakat setempat.

Kerusakan lingkungan dapat terjadi sebagai akibat dari tumpahan minyak, kerusakan ekosistem laut, dan pencemaran lingkungan lainnya.

Dampak pencemaran air dan udara dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi masyarakat setempat dan lingkungan sekitarnya.

Dampak sosial juga sangat penting untuk dipertimbangkan. Aktivitas produksi minyak dan gas bumi dapat mempengaruhi masyarakat setempat dan lingkungan mereka, termasuk mengganggu sumber daya alam yang digunakan oleh masyarakat, menurunkan kualitas hidup, dan menimbulkan masalah konflik sosial.

Oleh karena itu, perusahaan offshore dalam dunia migas harus memastikan bahwa mereka mengikuti standar lingkungan dan sosial yang sesuai dan melakukan upaya untuk meminimalkan dampak negatif dari aktivitas produksi mereka.

Ini dapat melibatkan investasi dalam teknologi lingkungan dan sosial, dan bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat setempat untuk memastikan bahwa aktivitas produksi berjalan dengan aman dan responsif terhadap kebutuhan lingkungan dan sosial.

Keberlanjutan Perusahaan Offshore Dalam Dunia Migas

Keberlanjutan adalah hal yang sangat penting bagi perusahaan offshore dalam dunia migas.

Sehingga, perusahaan harus memastikan bahwa aktivitas produksi mereka berjalan dengan cara yang ramah lingkungan dan sosial, dan memperhitungkan efek jangka panjang dari aktivitas mereka.

Perusahaan harus memastikan bahwa mereka memenuhi standar lingkungan dan sosial yang sesuai dan melakukan upaya untuk meminimalkan dampak negatif dari aktivitas produksi mereka.

Ini dapat melibatkan investasi dalam teknologi lingkungan dan sosial, dan bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat setempat untuk memastikan bahwa aktivitas produksi berjalan dengan aman dan responsif terhadap kebutuhan lingkungan dan sosial.

Perusahaan juga harus memastikan bahwa mereka mempertimbangkan efek jangka panjang dari aktivitas produksi mereka.

Ini termasuk mempertimbangkan sumber daya alam yang digunakan, dan memastikan bahwa aktivitas produksi tidak menimbulkan masalah lingkungan dan sosial di masa depan.

Secara keseluruhan, perusahaan offshore dalam dunia migas harus memastikan bahwa mereka berkomitmen pada keberlanjutan dan memastikan bahwa aktivitas produksi mereka berjalan dengan cara yang responsif terhadap kebutuhan lingkungan dan sosial, dan mempertimbangkan efek jangka panjang dari aktivitas produksi mereka.

Penutup

Dengan mengetahui segala aspek dalam dunia migas, kita bisa memahami bahwa perusahaan offshore memegang peran penting dalam bidang ini.

Dari proses eksplorasi hingga pengangkutan, perusahaan offshore memberikan sumbangsih yang tidak kecil bagi sektor minyak dan gas bumi.

Namun, kita juga harus sadar bahwa operasi ini tidak tanpa hambatan dan tantangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti cuaca buruk, keamanan, dan isu lingkungan.

Sehingga, perusahaan offshore perlu memiliki manajemen yang baik dan berkoordinasi dengan pihak yang terkait untuk memastikan operasinya berjalan dengan aman dan efisien.

Secara keseluruhan, perusahaan offshore memegang peran penting dalam dunia migas dan memberikan sumbangsih yang besar bagi sektor ini.

Kita harus memahami dan mengapresiasi peran mereka, serta menjaga keseimbangan antara produksi minyak dan gas bumi dengan lingkungan.

Sekian artikel berjudul Perusahaan Offshore Dalam Dunia Migas, semoga bermanfaat.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.