Jenis Tes CPNS Beserta Isi Materi Ujian Hingga Syarat Penilaian

Jenis Tes CPNS Beserta Isi Materi Ujian Hingga Syarat Peniliaian, Setelah lolos tahapan administrasi, para peserta CPNS dihadapkan tes kompetensi sebagai syarat kelulusan.

Meskipun durasi ujian lumayan singkat, namun persiapan yang dibutuhkan panjang. Kamu harus rajin latihan soal yang berkaitan dengan materi ujian, serta mengukur kecepatan dan ketepatan saat menjawab. Berikut ada beberapa jenis tes CPNS yang perlu kamu tahu sebelumnya.

Jenis Tes CPNS Beserta Isi Materi Ujian Hingga Syarat Penilaian

1. Apa itu Tes Karakteristik Pribadi (TKP)?

Mengenal Jenis Tes CPNS Beserta Isi Materi Ujian Hingga Syarat Peniliaian

Bagi peserta yang sudah lolos tahap seleksi administrasi, maka akan berlanjut pada ujian kompetensi dasar. Jeda waktu antara proses admistrasi dengan jadwal ujian cukup lama, jadi persiapanmu bisa lebih matang.

Kamu dapat mengulas soal-soal tes CPNS dari tahun-tahun sebelumnya. Sembari mengatur manajemen waktu dalam menjawab deretan soal-soal.

Tahapan ujian masuk ini disebut dengan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Dalam seleksi ini ada tiga jenis materi yang akan diujikan.

Diantaranya Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Tes Intelegensi Umum (TIU). Ketiga macam tes tersebut memiliki porsi pertanyaan tersendiri, juga bobot penilaian yang berbeda.

Untuk materi Tes Karakteristik Pribadi (TKP) meliputi penilaian perilaku terkait pelayanan publik. Selain itu materi sosial budaya, profesionalisme, jejaring kerja, serta teknologi informasi dan komunikasi.

Peserta akan dinilai bagaimana kecakapannya dalam memberikan pelayanan kepada orang lain. Setelah itu kesanggupannya dalam bekerja secara tuntas, mandiri, dan bertanggung jawab.

Jenis tes CPNS ini juga akan menguji kemampuanmu dalam bekreasi, berinovasi, serta beradaptasi di lingkungan kerja. Dalam seleksi ini kamu akan dilihat keterampilannya dalam mengendalikan diri.

Mengingat nantinya dalam pekerjaan kamu akan bertemu dengan banyak orang. Alhasil kamu harus beradaptasi dengan beragam pendapat yang bisa saja menguras emosi.

Jika kamu berhasil melakukan pengendalian diri dengan apik, tentu ada nilai plus sendiri bagi para penguji. Pihak penguji juga akan memberikan tes terkait bagaimana bila kamu diletakkan dalam belajar kelompok. Ujian ini menilai berdasarkan keteraturanmu dalam mengkoordinir tim.

Ujian TKP memiliki passing grade sebesar 126 poin dengan 35 jumlah soal. Jika kamu menjawab benar dan salah maka mempunyai range dari lima sampai dengan satu. Untuk keseluruhan waktu pengerjaan tes SKD kurang lebih 90 menit, berarti kamu harus giat melatih diri bagaimana caranya dalam 30 menit menuntaskan soal-soal TKP.

2. Apa itu Tes Intelegensi Umum (TIU)?

Selanjutnya masih satu rangkaian dengan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), yaitu Tes Intelegensi Umum (TIU). Kamu diberikan waktu kurang lebih 30 menit untuk menyelesaikan 35 soal jenis tes CPNS ini.

Dalam waktu singkat tersebut, kamu setidaknya meraih passing grade sebesar 80 poin. Jika benar satu soal maka akan mendapatkan 5 poin, sedangkan jika salah mendapatkan nol poin.

Ada tiga kompetensi yang dinilai dalam seleksi TIU yaitu kemampuan verbal, kemampuan numerik, dan kemampuan figural. Ketiga materi tersebut ditujukan untuk menguji kemampuan berpikir analitis dalam mengurai suatu permasalahan.

Kamu akan dinilai berdasarkan bagaimana mencari solusi apabila dihadapkan dengan tantangan besar.

Kemampuan verbal meliputi analogi, silogisme, dan analitis untuk menguji kemampuan peserta. Kamu akan dilihat keberhasilannya dalam menyampaikan informasi secara tulisan dan lisan.

Sebab dalam dunia kerja nanti apalagi instansi publik, membutuhkan informasi sedetail mungkin. Karena berkaitan dengan hajat hidup khalayak ramai dan harus cepat serta terampil.

Jenis tes CPNS ini mengajukan uji kemampuan numerik, dimana kamu harus berhitung dan paham deret angka. Kamu akan dihadapkan dengan perbandingan kuantitatif serta soal cerita.

Dan terakhir kemampuan figural yang menganalisis simbol, diagram dan pola dalam gambar. Tujuannya untuk menguji kemampuan nalar peserta terutama dalam berpkir logis dan sistematis.

TIU dibutuhkan untuk menyeleksi peserta yang cakap dalam menganalisis suatu pekerjaan. Skill ini memang prosesnya cukup lama agar bisa terasah dengan baik.

Namun bukan berarti tidak bisa dilatih, kamu bisa memanfaatkan waktu persiapan untuk mengasahnya. Perbanyak latihan soal TIU yang mana porsi waktunya sama dengan TKP dan TWK.

3. Apa itu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)?

Mengenal Jenis Tes CPNS Beserta Isi Materi Ujian Hingga Syarat Peniliaian

Selain TKP dan TIU, kamu perlu melewati tes selanjutnya yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Jenis tes CPNS ini mempunyai jumlah soal sebanyak 30, dengan passing grade sebesar 65 poin.

Jika kamu menjawab benar maka akan mengantongi lima poin, sedangkan bila jawaban salah akan mendapat nol poin. Oleh karena itu, kamu perlu teliti dan tepat saat menjawab soal TWK.

Dalam TWK, kamu akan diuji pengetahuan tentang nasionalisme dan kebangsaan. Kamu perlu mempelajari topik-topik seputar bela negara, Pancasila, UUD 1945, hingga Bhinneka Tunggal Ika.

Tujuannya untuk menguji sejauh mana rasa cinta tanah air dari para peserta. Mengingat calon pegawai nantinya akan melayani dan mengabdi kepada negara.

Untuk materi kebangsaan kamu akan diberi pertanyaan tentang sistem tata negara. Lalu apa peran peserta dalam tatanan regional dan global.

Kemudian materi tes juga berkaitan dengan sejarah perjuangan bangsa, serta kemampuan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Semua materi tersebut perlu kamu selesaikan sebagai syarat lolos ujian masuk CPNS.

Jenis tes CPNS ini diselesaikan dalam waktu 30 menit, dari durasi 90 menit untuk ujian SKD. Maka dari itu, kamu perlu melatih diri dengan soal-soal CPNS, guna kelancaran ketika menjawab pertanyaan saat ujian.

Dalam jangka waktu persiapan, kamu juga perlu melakukan estimasi waktu. Sehingga semua tes dalam SKD dapat terjawab dengan baik dan mendapat skor maksimal.

Baca juga: Tips Agar Lulus Tes SKD di CPNS 2021

4. Apa itu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)?

Setelah menjalani SKD, kamu akan masuk ke tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Dalam tes ini, ada beragam materi yang diujikan yaitu Tes Substantif Bidang, Psikotes, Wawancara, dan Tes Keterampilan.

Khusus tes keterampilan hanya ditujukan untuk beberapa jabatan saja. Pihak penguji SKB ini berasal dari instansi yang sesuai dengan formasi pilihan.

Biasanya dalam seleksi ini kamu akan diuji terkait kecakapan dalam menghadapi pekerjaan. Selain itu, menilai personaliti para peserta ketika berhadapan dengan orang lain.

Bagaimanapun instansi tidak hanya membutuhkan karyawan yang cakap bekerja, tapi juga bagus dalam membangun sosialnya. Sebab dalam kerjasama nanti kamu akan berhadapan dengan beragam kepala.

Disamping itu ada tes psikotes untuk mengetahui bagaimana kepribadianmu yang sebenarnya. Pekerja keras dan profesional memang jadi dua komponen yang dicari, namun calon pegawai negeri harus punya attitude.

Nantinya kamu akan melayani kebutuhan publik, yang mana kamu perlu menujukkan peforma dan tindakan yang saling menghargai.

Lewat tes wawancara pihak instansi akan menilai kemampuanmu dalam berkomunikasi. Ketika seleksi berlangsung, kamu perlu menunjukkan peforma yang terbaik. Buat para rekrutmen tertarik dengan keahlianmu dalam berbicara.

Tentu hal ini akan menjadi salah satu penilaian, karena ke depannya seorang karyawan dituntut untuk bekerja sama dengan banyak orang.

Tahapan seleksi CPNS terbagi dalam tes kemampuan dasar dan tes kemampuan bidang. Dalam hal ini, SKD mempunyai skor maksimal 500 dan skor ambang batas 271.

Sedangkan SKB dinilai berdasarkan ketentuan dari masing-masing instansi. Oleh sebab itu, supaya lolos tes CPNS kamu diminta untuk mempersiapkan diri sejak dini dan menjaga kesehatan mental serta fisik.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!