Apa itu TOEFL dan Bagaimana Mendapatkan Sertifikat TOEFL

Apa itu TOEFL dan Bagaimana Mendapatkan Sertifikat TOEFL? Bila kamu seorang mahasiswa, pastinya sudah tidak asing lagi mendengarnya, bukan? TOEFL memang kerap dijadikan sebagai tes sebagai bahan pengujian mengenai Bahasa Inggris.

Tidak sedikit pula, kampus menjadikan tes ini sebagai persyaratan penting untuk para calon mahasiswanya. Lantas apa itu TOEFL dan bagaimana mendapatkan sertifikat TOEFL? Berikut penjelasannya.

A. Apa Itu TOEFL?

Apa itu TOEFL dan Bagaimana Mendapatkan Sertifikat TOEFL

Pada dasarnya, TOEFL merupakan singkatan dari Test of English as a Foreign Language. Yang mana merupakan suatu ujian kemampuan berbahasa Inggris untuk persyaratan penting dalam pendaftaran masuk ke universitas di mancanegara.

Biasanya, ujian ini akan sangat diperlukan bagi siapa saja pendaftar yang bahasa ibunya bukanlah berasal dari bahasa Inggris.

Jenis tes satu ini umumnya diperlukan untuk persyaratan masuk kuliah di hampir semua kampus di Amerika Serikat dan Kanada, baik itu untuk program undergraduate atau S-1 maupun graduate atau S-2 dan S-3.

Nantinya, hasil yang didapatkan dari tes tersebut akan digunakan sebagai bahan pertimbangan mengenai kemampuan bahasa Inggris dari calon mahasiswa.

Lazimnya, tes ini lebih berorientasi pada American English, dan sedikit berbeda dengan tes IELTS yang mana orientasinya pada British English.

Bukan hanya itu saja, TOEFL juga umumnya tidak memiliki bagian individual interview test layaknya IELTS. Dewasa ini, tes ini juga mulai digunakan dalam dunia kerja yang mana digunakan untuk mekanisme rekruitmen atau jenjang kenaikan pangkat.

Seseorang yang menjalani tes ini akan memakan waktu sekitar tiga jam dan diselenggarakan dalam empat bagian. Yakni diantaranya grammar structure and written expression, listening comprehension, reading comprehension, dan writing. Sementara penilaiannya, meliputi kemampuan menulis dan tata bahasa yang baik dalam bahasa Inggris untuk pembuatan karya ilmiah.

Penilaian tersebut juga mencakup tentang kemampuan seseorang dalam membaca bahasa Inggris dengan baik dan benar supaya nantinya bisa memahami buku materi yang diwajibkan.

Serta kemampuan mendengarkan dengan baik dan benar mengenai uraian yang diberikan pengajar dalam bahasa Inggris. Bila semuanya terpenuhi, tentu akan membuatmu lolos dengan mudah.

Hingga saat ini, tes TOEFL telah mengalami tiga evolusi pergantian format semenjak pertama kali dibuat pada 47 tahun silam. Selain perubahan secara format, tes ini pun alami perubahan yang jauh berbeda dari segi hasil atau nilainya.

Misalnya saja pada tahun 1964 hingga 1998, TOEFL berbasis Paper Based Test. Kemudian pada tahun 1998 hingga 2005, TOEFL berbasis Computer Based Test.

Selanjutnya di tahun 2005 hingga saat ini, TOEFL berbasis Internet Based Test. Format terbaru ini merupakan suatu terobosan yang mampu mengukur keempat keterampilan berbahasa yakni Listening, Reading, Speaking, dan Writing secara obyektif, terfokus, dan tentunya lebih valid. Jadi, kamu dituntut harus bisa menguasai empat keterampilan tersebut agar bisa lolos dengan nilai sempurna.

B. Tips Sukses Mendapatkan Sertifikat TOEFL

Apa itu TOEFL dan Bagaimana Mendapatkan Sertifikat TOEFL

Karena kini tes ini berbasis Internet Based Test atau iBT, sehingga hasil yang didapatkan jauh lebih akurat ketimbang dengan sebelumnya.

Biasanya, hasil tes akan tertera dalam sebuah sertifikat yang mana menjelaskan tentang skor yang diterima. Agar anda bisa mendapatkan skor terbaik dalam sertifikatnya, alangkah baiknya menerapkan beberapa cara berikut.

Pertama yakni membuat jadwal belajar. Bila kamu telah siap akan menghadapi tes satu ini, segera tentukan materi apa saja yang harus dipelajari terutama empat keterampilan pentingnya.

Cara yang paling mudah yakni dengan membuat jadwal dan menentukan berapa banyak praktek serta pendalaman materi yang bisa dilakukan.

Jika kamu masih menanyakan apa itu TOEFL dan bagaimana mendapatkan sertifikat TOEFL dan masih belum siap melakukannya, sebaiknya jangan ambil tes dalam waktu dekat.

Persiapkan dirimu terlebih dahulu, pelajari berbagai hal sebanyak mungkin. Serta cobalah mengetes diri sendiri dengan mengikuti simulasi hingga mencapai skor yang diinginkan. Baru kemudian, kamu bisa mendaftar TOEFL.

Selain belajar secara otodidak, lebih baik jika kamu mengikuti kursus. Karena dengan begitu, kamu akan mengetahui bagaimana tips serta cara mengerjakan tesnya. Upayakan pula mendapatkan buku materinya.

Selama kursus, tulislah semua materi yang diajarkan ke dalam buku catatan. Cara ini juga untuk melatih dirimu menulis menggunakan bahasa Inggris.

Usai menguasai cara penulisan bahasa Inggris, tahap yang paling penting dan sulit yakni reading dan listening. Untuk mengatasinya, cobalah kamu mengikuti tes praktek yang diadakan oleh lembaga kursus.

Tentunya, cara ini sangat membantumu dalam berbicara dan mendengarkan bahasa Inggris dengan baik. Jika perlu kamu pun bisa mempraktekkannya sendiri di rumah.

Speaking juga masuk ke dalam salah satu empat keterampilan tes ini. Untuk melatih keterampilan berbicara, kamu membutuhkan seorang partner.

Biasanya teman ideal yang bisa diajak untuk belajar berbicara bahasa Inggris yakni native speaker. Kenapa? Karena mereka akan sigap memperbaiki pelafalan yang kamu ucapkan dengan benar.

Kemudian yang terakhir yakni fokus. Sebelum mengikuti ujian TOEFL, mental menjadi patokan utama supaya seseorang bisa percaya diri dalam mengerjakan segala soal yang diberikan.

Maka dari itu, agar mendapatkan sertifikat dengan skor yang tinggi, latihan mental sangat perlu dilakukan. Latihan ini bisa dilakukan dengan mengikuti simulasi yang kerap diadakan lembaga kursus.

C. Kriteria Mendapatkan Sertifikat TOEFL

Skor menjadi patokan paling penting dalam mendapatkan sertifikat TOEFL. Jadi upayakan anda telah menerapkan beberapa tips jitu yang telah dijelaskan sebelumnya, demi mendapatkan skor tinggi dari minimalnya supaya impian masuk ke kampus idaman bisa tercapai. Akan tetapi, sebelumnya, kamu harus mengetahui dua jenis tes yakni TOEFL ITP dan TOEFL IBT.

Sertifikat yang didapatkan dari TOEFL ITP hanya bisa digunakan untuk intansi lokal saja, baik itu kampus, perusahaan, atau instansi pemerintah.

Meski tidak diakui secara internasional, tapi standarnya tidak jauh beda dengan TOEFL IBT. Yakni terdapat tiga materi tes yang harus diselesaikan dengan waktu yang diberikan yakni selama dua jam.

Semua soal yang diberikan harus dikerjakan pada lembar jawaban komputer. Sementara untuk rentang nilai pada TOEFL ITP yakni berkisar antara 0 hingga 677.

Berdasarkan skor yang didapatkan, terdapat tiga kriteria jenis sertifikat yang semuanya diakui di dalam negeri. Ketiganya yakni Bronze atau level B1 (skor >460), Silver atau level B2 (skor >543), dan Gold atau level C1 (skor >627).

Sementara untuk TOEFL IBT sendiri merupakan tes resmi yang diselenggarakan oleh ETS atau Educational Testing Service dari Amerika Serikat.

Biasanya, tes satu ini menjadi persyaratan wajib bagi pendaftar kuliah baik itu S1, S2, ataupun S3 di luar negeri, khususnya Amerika Serikat. Meski keterampilan yang diujikan sama, tapi materinya jauh lebih banyak dibandingkan ITP.

Pada tes ini, nantinya kamu akan diberikan waktu selama satu jam untuk masing masing sesi. Jika dibandingkan kembali dengan TOEFL ITP, tes ini memiliki rentang skor antara 0 hingga 120.

Yang mana dari keempat segmen soal tersebut memiliki skor maksimal 30. Jadi pertanyaan apa itu TOEFL dan bagaimana mendapatkan sertifikat TOEFL, sudah terjawab dengan penjelasan ini.

Demi menggapai cita cita kuliah di luar negeri, ada banyak sekali hal yang perlu dilakukan, salah satunya mengikuti tes TOEFL. Di luar sana, tidak sedikit orang yang alami kegagalan dalam sekali percobaan.

Sebetulnya, hal semacam itu sangatlah wajar terjadi. Tapi untuk kamu, kegagalan tersebut harus dijadikan pedoman untuk kesuksesan selanjutnya.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!