Bocoran Lolos Seleksi Tes di BPJS Ketenagakerjaan

Bagaimana Bocoran Lolos Seleksi Tes di BPJS Ketenagakerjaan? Kami akan menjelaskan pengalaman tes BPJS Ketenagakerjaan yang semakin hari semakin tertarik untuk mengikuti program karir di BPJS Ketenagakerjaan.

Seperti kita ketahui BPJS Ketenagakerjaan merupakan program publik untuk memberikan perlindungan kerja bagi pekerja dalam mengatasi risiko di tempat kerja dengan menggunakan program jaminan sosial.

Yuk mari kita simak Bocoran Lolos Seleksi Tes di BPJS Ketenagakerjaan dengan baik

Tahapan Seleksi Karyawan di BPJS Ketenagakerjaan

1. Tes Pendaftaran dan Seleksi Administrasi Online

Pendaftaran bisa dilakukan di website resmi BPJS Ketenagakerjaan. Usahakan untuk melengkapi berkas yang diminta oleh BPJS agar peluang Anda lolos ke tahap selanjutnya semakin besar.

Usahakan juga untuk memilih program yang sesuai dengan pendidikan Anda selama kuliah agar tidak salah pilih jurusan nantinya.

Dokumen Penting yang harus dipersiapkan

  1. Fotokopi KTP yang masih berlaku seperti yang digunakan pada saat pendaftaran online.
  2. Ijasah Asli dan fotokopi ijasah asli yang dilegalisir (stempel basah) sesuai data pada saat pendaftaran.
  3. Transkrip asli dan fotokopi transkrip asli yang dilegalisir (stempel basah) sesuai data pada saat pendaftaran.
  4. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Asli dan fotokopi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) asli yang dilegalisir (stempel basah) yang masih berlaku.
  5. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku.
  6. Surat Keterangan Bebas Narkoba Asli yang masih berlaku dari laboratorium/rumah sakit.

Dokumen-dokumen tersebut di atas merupakan persyaratan yang dibutuhkan dalam Seleksi Tahap 4: FGD dan Wawancara Psikologis yang dapat Anda ambil jika telah lolos tahap seleksi selanjutnya.

Mengingat jarak waktu yang dekat antara pengumuman dan pelaksanaan Tahap 4: FGD dan Wawancara Psikologis, kami menyarankan Anda segera menyiapkan dokumen-dokumen seperti tersebut di atas.

2. Tes Online

Setelah menunggu beberapa saat, Anda akan mendapatkan pengumuman lolos seleksi administrasi melalui email dan Anda akan mengetahui jadwal tes online Anda nantinya.

Dalam tes online ini akan terdapat beberapa pertanyaan dimana jika anda telah memilih jawaban yang menurut anda benar maka anda tidak dapat kembali lagi untuk merevisi jawaban tersebut.

Cobalah untuk lebih berhati-hati dalam memilih jawaban dan manfaatkan waktu Anda sebaik mungkin.

Soal-soal tersebut berupa soal-soal perhitungan matematika dasar dan deret bilangan serta soal-soal logika dan juga tes kepribadian.

Selalu perhatikan untuk memeriksa waktu yang Anda gunakan dan usahakan untuk mengisi semua jawaban karena tidak ada sistem pengurangan skor jika jawaban Anda salah.

3. Tes Online Kedua

Tes online kedua ini disebut tes konfirmasi. Tes online kedua masih sama dengan tes online pertama, untuk soalnya berupa tes kemampuan berpikir cepat dan tes bahasa Inggris.

4. Tes Psikologi

Ini adalah point penting dalam Bocoran Lolos Seleksi Tes di BPJS Ketenagakerjaan, dimana proses ini banyak yang berguguran karena kurangnya persiapan.

Untuk sampai ke tahap ini, psikotesnya cukup singkat. Pengumuman akan langsung kamu terima setelah tahap tes online kedua di hari yang sama.

Persiapkan diri Anda untuk tahap tes ini karena tes ini akan dilakukan sepanjang hari dari pagi hingga sore hari. Lebih baik sarapan dulu dan bawa bekal dari rumah minimal air putih.

Pertanyaan pertama adalah tentang tes psikologi di mana tidak ada jawaban benar atau salah dan murni berdasarkan kepribadian Anda sendiri.

Soal-soal selanjutnya seperti melanjutkan tes menggambar atau warteg, menggambar rumah, pohon dan orang, dan menguji koran atau crepeline.

Baca juga:

5. Wawancara Psikologi

Untuk tahap selanjutnya adalah psikotes interview, nantinya anda akan diwawancarai oleh psikolog yang ditunjuk oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Pertanyaan yang akan Anda terima seperti pengalaman kuliah, pengalaman organisasi, pengalaman kerja jika Anda memilikinya.

Tim psikolog akan mencocokkan tes psikologi Anda sebelumnya dengan jawaban saat wawancara ini. Jadi cobalah untuk menjadi diri sendiri dan jawab dengan jujur ​​siapa Anda sebenarnya.

6. Focus Group Discussion

Untuk FGD atau Focus Group Discussion ini, akan Anda ambil setelah tes wawancara psikolog, semua kandidat akan melalui tahap ini tanpa diseleksi terlebih dahulu.

Semua peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok diskusi kecil dan akan diberikan contoh kasus yang harus Anda diskusikan dan selesaikan bersama.

Usahakan untuk tidak terlalu ngotot dalam mengemukakan pendapat dan hormati semua pendapat peserta lain. Contoh kasus adalah pertanyaan prioritas dimana Anda akan diminta untuk memilih mana yang akan menjadi prioritas pertama.

Hasil FGD akan dipresentasikan di depan kelompok lain dan kelompok lain dapat berdebat atau bertanya tentang hasil kelompok Anda.

Anda harus lebih aktif tetapi tidak merendahkan orang lain dan aktif pada waktu yang tepat.

Baca juga: Cara Lolos Tes FGD (Focus Group Discussion)

7. Medical Check Up (MCU)

Bocoran Lolos Seleksi Tes di BPJS Ketenagakerjaan selanjutnya adalah medical check up. Entah kenapa, di antara semua tes BPJS, bagian yang paling membuatku takut adalah tes MCU. Mungkin karena saya merasa bahwa tes kesehatan adalah tes yang tidak terduga.

Saya tidak tahu kalau ada kemungkinan penyakit di dalam tubuh yang belum diketahui sampai sekarang, yang kemudian akan terbaca di hasil MCU nanti.

Akhirnya, untuk meminimalkan kekhawatiran saya, saya melakukan upaya yang saya harap akan membantu saya melarikan diri dari MCU.

Tips menghadapai Test MCU BPJS

1. Olahraga

Dalam waktu sekitar 2 minggu, saya mencoba untuk hidup agak sehat. Ini cukup sehat, karena sebenarnya tidak sehat. Apa yang saya lakukan saat itu:

  • Jogging setiap pagi (padahal joging hanya sesederhana yang lain, selebihnya jalan kaki)
  • Setelah jalan pagi langsung sit up + simple yoga

Dua poin di atas sebenarnya hanya membuat saya sedikit berkeringat, tapi setidaknya tubuh saya yang sudah lama tidak berolahraga tidak kaku dan sedikit kencang di organ dalam saya.

2. Cek Kesehatan gigi

Karena dari informasi yang saya dapat akan ada pemeriksaan gigi, saya mengantisipasi akan diperbaiki. Dia mengatakan gigi harus bersih dari karang gigi dan tidak lebih dari satu gigi berlubang.

Jadi rela membayar mahal ke dokter gigi untuk membersihkan gigi. Alhamdulillah tidak sia-sia, saya merasa sangat senang karena lembar pemeriksaan gigi mengatakan bahwa gigi saya bebas karang gigi dan tidak ada lubang.

3. Detoks

  • Minum dengan kelapa hijau
  • Minum susu merek beruang

Nah, dua poin di atas sebenarnya yang saya andalkan untuk detoks. Karena saya khawatir dari makanan dan minuman yang saya konsumsi selama ini, saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada organ-organ tubuh.

Kemudian asap rokok dan polusi di jalan yang saya hirup setiap hari akan berpengaruh pada paru-paru saya. Akhirnya untuk menyingkirkan semua racun dan teman-temannya yang sudah masuk ke dalam tubuh, saya sangat berharap kepada Degan hijau.

Meski tidak sering karena mahal, saya hanya meminumnya 1-2x seminggu.

Untuk susu Bear Brand, saya hanya meminumnya sekali, karena saya tidak suka minum susu. Plus, baca artikel di Kaskus, bahwa susu Bear Brand tidak baik jika diminum secara teratur dalam waktu lama.

Jika Anda hanya meminumnya sesekali dan dalam waktu singkat, tidak akan ada efeknya. Sebenarnya hanya pembelaan saya kalau saya tidak suka susu hehe.

4. Minum air sebanyak mungkin

Ini adalah bagian tersulit dalam mempersiapkan MCU. Saya seorang yang jarang minum. Dalam sehari, saya hanya minum setiap kali makan.

Itu buruk. Saya sudah lelah dimarahi orang, saya juga khawatir dengan ginjal saya, tetapi apa yang bisa saya lakukan, saya ingin banyak minum tetapi saya merasa kembung dan ingin muntah.

Tapi karena MCU ini ada tes urine, saya tidak mau hasil tes urine saya kacau karena kurang minum. Akhirnya saya memaksakan diri untuk banyak minum.

Tiap di kantor harus minum 5 botol, sampai capek bolak-balik ke kamar mandi karena jarang minum.

5. Makan wortel mentah

Anda sudah tahu, pasti tujuan makan wortel adalah untuk mata. Karena ada tes mata, dan mata saya minus 0,25 – 0,5, jadi saya coba sedikit siapa tahu minusnya berkurang hehe.

Namun sayangnya, menjelang hari ujian, mata saya terasa lelah dan semakin kabur. Eh pas di MCU malah gak terdeteksi minus. Normal. Sangat ajaib.

Tahapan Tes Kesehatan BPJS

1. Pendaftaran

Mendaftar ke petugas lab sambil menunjukkan kartu peserta dan semua tanda tangan absen. Saat pendaftaran saya mendapat map yang berisi beberapa formulir dan stiker nama saya untuk ditempel di tabung pemeriksaan.

2. Darah

Ambil darah seperti biasa. Nah, bersiaplah untuk para gadis. Jika Anda melakukan tes darah saat menstruasi, biasanya ada kemungkinan Anda akan diminta kembali beberapa hari kemudian untuk tes darah lagi.

3. Urin

Ketika tes darah selesai, petugas tes darah akan memberi Anda tabung kecil dengan nama masing-masing peserta untuk urin.

Jadi kita ke kamar mandi sendiri, pipis, lalu tabung yang sudah berisi air kencing langsung ditaruh di nampan di depan kamar mandi yang akan diambil petugas.

4. EKG

EKG adalah tes jantung. Jadi begitu saya masuk kamar, saya disuruh melepas baju atasan saya. Itu bahkan tidak lepas, jadi semua atasan luar hanya diangkat ke leher.

Kemudian bagian dada, pergelangan tangan dan pergelangan kaki diolesi dengan semacam lotion, saya tidak tahu lotion apa.

Lanjutkan untuk mulai memasang alat perekam jantung. Di bagian dada, alat perekam jantung dipasang dengan kabel, dan kaki dijepit menggunakan penjepit besar dengan kabel juga.

Selama alat itu bekerja, kita tidak bisa bergerak sama sekali dan berusaha bernapas dengan normal seperti biasa. Saat alat bekerja, detak jantung kita seperti sedang dipindai dan hasilnya langsung keluar berupa kertas yang sudah ada gambar iramanya.

5. Dokter Fisik

Ini bagian dari pemeriksaan yang memakan waktu lama, subhanallah. Formulir yang diberikan pada saat pendaftaran diisi pada saat pemeriksaan fisik. Ini adalah bentuk yang saya gunakan ketika saya masih MCU.

Oh ya, jadi setelah registrasi, peserta langsung menuju ke bagian pemeriksaan tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut.

Pemeriksaan berat badan, tinggi badan dan lingkar perut sebenarnya termasuk dalam bagian fisik dokter, namun karena peralatannya berada di luar, maka pemeriksaan berat badan, tinggi badan dan lingkar perut diprioritaskan setelah pendaftaran.

Pemeriksaan fisik dokter lain memasuki ruang USG. Bisa dilihat di formnya, yang sudah dicek banyak sekali, makanya satu orang hanya butuh waktu lama untuk menyelesaikannya.

Saya masuk dan langsung disambut oleh dokter (hanya dokter fisik yang diperiksa oleh dokter, yang lain diperiksa oleh petugas lab).

Saya duduk dan segera diinterogasi tentang riwayat kesehatan saya, riwayat rawat inap, dan riwayat kesehatan orang tua saya.

Setelah itu gigi diperiksa dan diperhatikan bentuk dan kesimetrisan bentuk wajah, mulai dari kulit, mata, hidung, bibir. Kemudian karena saya memakai jilbab, saya disuruh melepas jilbab untuk melihat leher dan telinga saya.

Setelah itu, kembali diminta untuk berbaring dan angkat semua baju atasan sampai ke leher. Di sana payudara dan perut diperiksa, dokter merasa mendeteksi tumor atau penyakit di payudara dan perut.

Setelah itu, mereka diminta untuk menurunkan bawahannya dan diminta menghadap tembok dengan membelakangi dokter.

6. Penglihatan Mata

Sama seperti tes mata biasa, dalam pemeriksaan penglihatan mata ini saya disuruh memakai kacamata dan disuruh membaca semua huruf yang ada di layar, dari yang terbesar sampai yang terkecil.

Ajaibnya di sini saya bisa membaca semua huruf dengan jelas, dan hasil pemeriksaan mata saya normal. Padahal sebenarnya saya punya minus 0.25 – 0.5.

7. Dada

Tes thorax ini merupakan salah satu jenis tes radiologi. Memasuki ruang radiologi, saya diminta melepas semua atasan luar dan dalam, dan mengganti handuk yang disediakan oleh lab.

Kemudian ruangan dikosongkan dan menunggu di luar ruangan. Ketika giliran saya, saya masuk dan diarahkan oleh seorang karyawan untuk berdiri menghadap pemindai besar, tubuh bagian depan saya ditempel di sana. Kemudian petugas keluar, dan saya ditinggal sendirian di kamar.

Saat alat dijalankan selama beberapa detik, saya disuruh menahan napas. Ternyata alat tersebut berfungsi untuk memotret organ dalam dengan radiasi yang cukup tinggi.

8. Audiometri

Menurut saya, tes audiometri ini adalah tes yang paling sederhana di antara yang lainnya. Soalnya saya cuma disuruh masukin kotak kedap suara warna hitam, trus disuruh pasang headphone dan tahan stik kancing.

Saat tes dimulai, akan ada petugas dari luar ruangan yang memainkan nada. Setiap kali saya mendengar nada di headphone saya, saya harus menekan tombol. Nada pergi dari rendah ke tinggi, dan bergantian telinga kanan dan kiri.

MCU ini tidak harus berurutan sesuai dengan daftar pada formulir. Jadi bisa acak, terserah Anda untuk menguji di ruangan mana yang kosong.

Saya termasuk salah satu peserta yang selesai cukup lama karena terkendala antrian saat pemeriksaan fisik dokter. Saya baru saja menyelesaikan semua tes hampir jam 12.

Jadi saran bagi yang mau MCU lebih baik lakukan pemeriksaan fisik ke dokter lebih awal agar tidak terlalu banyak antrian.

8. Wawancara User

Alhamdulillah, ini adalah ujian terakhir dalam rangkaian panjang ujian BPJSTK. Saya tidak menyangka bisa mencapai tahap ini.

Sebelum wawancara, yang harus diperhatikan adalah kita harus yakin dan siap dengan segala pengetahuan tentang BPJS. Tidak perlu terlalu detail, paling tidak kita tidak blank soal BPJS dan posisi yang dilamar. Itu penting.

Selain itu, yang tidak kalah penting adalah penampilan. Saya tidak tahu apa efeknya, tetapi menurut saya, jika kita terlihat rapi, bersih, dan segar, lawan bicara kita juga akan senang melihat kita.

Untuk anak perempuan, cobalah untuk memakai make-up. Anda tidak harus menjadi kecil, tetapi juga tidak terlalu polos. Ya, pada dasarnya semua orang akan lebih memahami dirinya sendiri, bagaimana dia akan terlihat segar, bagaimana dia akan terlihat keriput.

Itu saja, intinya kita ingin dipilih oleh orang-orang penting dari perusahaan yang kita lamar. Jadi, Anda harus berusaha tampil sebaik mungkin dan jangan lengah.

Untuk sistem wawancara, ketika saya datang, saya langsung disuruh ke meja administrasi untuk menandatangani dan memeriksa kartu peserta.

Sudah ada daftar berapa peserta yang akan diwawancarai. Kemudian duduk dan menunggu nomor meja dipanggil. Begitu dipanggil, masuk ke ruangan super mewah yang sudah dilengkapi meja dan kursi untuk wawancara.

Untuk pewawancara, ia mengatakan bahwa setiap peserta akan diwawancarai oleh 2-3 kepala bagian. Kebetulan saat itu saya mendapat dua orang pewawancara dari Kepala SDM BPJSTK Timur dan Kepala IT BPJSTK Timur. Kalau saya tidak salah. Aku juga lupa namanya huhu. Pokoknya saya ingat keduanya ada di Timur (Bali, Nusa Tenggara, Papua, dkk).

Waktu wawancara dibatasi 45-60 menit. Lama, kan? Setelah itu, saya diinterogasi selama satu jam. Tidak bercanda. Tapi ada banyak hal untuk dibicarakan.

Saya diminta untuk menceritakan tentang diri saya, kemudian dari cerita itu akan diambil beberapa pertanyaan. Misalnya tentang pengalaman organisasi, apa yang saya dapatkan dari sana, tentang kuliah, tentang pekerjaan, hingga masuk ke posisi yang saya lamar.

Yang paling penting di sini adalah kita bisa menyinkronkan semua yang kita katakan. Jadi harus ada korelasi yang meyakinkan dengan posisi yang dilamar dan pengalaman + sifat yang kita miliki.

Apalagi saya lulusan Arsitektur, tiba-tiba melamar ke BPJSTK untuk posisi Asisten Publik, dari wawancara psikologis saya menggali lebih dalam alasan saya, haha.

Tapi di situlah intinya, saya harus memiliki korelasi dan cerita untuk mendapatkan benang merah yang meyakinkan pewawancara.

Setelah selesai wawancara, sebelum pamit membaca syarat dan ketentuan kesediaan diterima menjadi pegawai BPJSTK. Sama halnya dengan surat pernyataan yang sudah dibubuhi materai, yaitu tentang tidak boleh menikah selama satu tahun, bersedia ditempatkan di mana saja, memegang ijazah, tidak diperbolehkan mengundurkan diri selama 2 tahun, denda dan denda serta segala macam hal.

9. OPK (Orientasi Persiapan Kerja)

Saat pengumuman dilakukan, jadwal OPK tidak serta merta keluar. Hanya ada informasi bahwa OPK akan diadakan antara September dan November, dengan OPK 15 hari per gelombang.

Seminggu kemudian, jadwal keluar. Dari seluruh peserta yang diterima di seluruh Indonesia, dibagi menjadi 6 gelombang. Alhamdulillah saya dapat batch kedua yang akan OPK pada tanggal 15-30 September.

Pas, tidak terlalu cepat, tapi juga tidak terlalu lama menunggu giliran hehe. OPK akan dilaksanakan di Gedung BPJS Learning Center, Bogor.

Selama 15 hari peserta dikarantina dan semua kebutuhan ditanggung oleh BPJS. Namun akomodasi untuk tiket pulang pergi dari masing-masing daerah tetap ditanggung sendiri.

Terima kasih. Semoga bisa lulus dan menjadi karyawan di tempat yang Anda inginkan. Sekian artikel tentang Bocoran Lolos Seleksi Tes di BPJS Ketenagakerjaan, semoga bermanfaat.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!