7 Tips Foto Close Up Untuk Melamar Kerja

Bagaimana Tips Foto Close Up Untuk Melamar Kerja? Fotografi dengan Close-Up memang membutuhkan tantangan tersendiri.

7 Tips Foto Close Up Untuk Melamar Kerja

Namun biasanya, foto Close-Up  banyak diminta perusahaan untuk melengkapi dokumen lamaran yang diberikan. Tak perlu ke studio foto, Berikut adalah beberapa Tips Foto Close Up Untuk Melamar Kerja yang bisa kamu coba dirumah dengan cara yang mudah.

A. Foto Close Up Untuk Melamar Kerja

1. Menentukan Waktu Yang Tepat Untuk Memotret

Foto close up biasanya diminta untuk melengkapi berkas lamaran pekerjaan atau foto pada sertifikat dan dokumen formal lainnya. Sehingga foto close up akan penting untuk dipunyai.

Tak perlu datang ke studio, anda juga bisa melakukannya dirumah. Tips pertama yang bisa anda lakukan adalah dengan mengatur waktu pengambilan gambar.

Foto close up pada dasarnya bisa diambil menggunakan kamera jenis apa saja. Namun hal yang perlu diperhatikan adalah jenis kamera yang digunakan mempunyai fasilitas zoom yang berkualitas. Tak hanya jenis kamera, hasil foto yang bagus ditentukan oleh waktu yang tepat saat pengambilan gambar.

Waktu yang tepat digunakan untuk pengambilan gambar disarankan adalah sekitar jam 8 hingga jam 10 pagi. Bila gambar diambil pada sore hari, maka waktu yang tepat adalah sekitar jam 3 hingga jam 5 sore.

Pada waktu waktu tersebut adalah saat dimana cahaya matahari bersinar maksimal sehingga bantuan cahaya akan membuat foto lebih baik.

Baca juga: Contoh Foto Full Body untuk Melamar Kerja dan Tipsnya

2. Mengatur Pencahayaan

Pencahayaan sangat penting dalam fotografi. Arah datang cahaya harus disesuaikan agar mendapatkan hasil foto yang bagus.

Bila anda melakukan sesi foto di dalam studio biasanya akan dibantu dengan alat lighting sehingga hasil foto anda akan terlihat lebih bagus. Penempatan lighting tersebut juga harus tepat.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah letak sumber cahaya yang datang. Bila kamu tidak punya alat lighting, kamu bisa menggunakan bantuan cahaya matahari yang alami.

Kamu bisa mengarahkan datangnya sinar matahari pada bagian sisi kanan atau kiri model yang akan difoto. Tips sederhana ini akan merubah hasil foto dengan signifikan.

Namun, bila sinar matahari tidak cukup terang maka kamu bisa menempatkan model foto sejajar dengan arah datangnya sinar matahari. Tempatkan model objek foto ke depan arah datang sinar matahari.

Hal penting yang harus kamu tahu adalah kalau pengambilan foto close up tidak bisa melawan sinar matahari karena efek silau yang mungkin akan terjadi.

3. Mengatur Posisi Kamera

Jenis kamera apapun bisa kamu pakai untuk mengambil foto close up asalkan kamera tersebut sudah dilengkapi dengan fitur zoom yang memadai.

Semakin bagus kualitas fitur zoom pada kamera yang kamu miliki, maka jarak foto ke arah model bisa lebih jauh dan tidak terlalu dekat. Kualitas zoom ini bisa kamu sesuaikan sendiri dengan jarak foto nantinya.

Tips yang bisa kamu gunakan untuk mengambil foto close up kualitas terbaik adalah dengan tidak menggunakan lensa foto wide angle atau lensa lebar.

Hal ini karena bila menggunakan lensa wide angle atau lensa lebar foto yang dihasilkan akan lebih lebar. Bila hasilnya dilihat tentu tidak akan baik karena muka model akan terlihat lebih lebar.

Penggunaan lensa wide angle atau lensa lebar ternyata bisa membuat hasil foto kamu terdistorsi. Sehingga tampak yang asli dengan hasil kamera akan berbeda bentuknya.

Walaupun tampilan perbedaannya tidak dilihat signifikan, namun tetap saja hasil foto kamu nantinya akan kurang baik, terlebih untuk jenis foto close up bergaya formal.

4. Menggunakan Lensa Macro

Daripada menggunakan lensa wide angle atau lensa lebar, kamu sebaiknya menggunakan jenis lensa macro. Untuk jenis pengambilan foto close up memang membutuhkan teknik pembesaran gambar.

Namun teknik pembesaran gambar akan rawan terdistorsi sehingga kualtas foto yang dihasilkan berbeda.

Bila kamu menggunakan lensa macro, maka kualitas lensa ini dalam melakukan pembesaran gambar akan lebih baik dari jenis lensa lainnya. Tak hanya itu, jenis lensa macro ini akan membantu kamu dalam memberikan jarak fokus yang lebih dekat.

Hal ini tentu akan memudahkan kamu bila ingin mengambil gambar dari jarak yang lebih dekat ke objek.

Tak hanya berguna untuk jenis foto formal saja, namun foto jenis close up juga banyak digunakan untuk memfoto benda atau barang. Kualitas foto close up akan lebih menonjolkan gambaran barang tersebut.

Hal ini akan berguna bila kamu ingin memfoto benda untuk tujuan komersil sehingga kualitas barang dari dekat akan lebih terlihat.

5. Menggunakan Fokus Manual

Teknik fotografi memang tidak bisa dipelajari dalam semalam. Kamu harus banyak latihan dan menerapkan beberapa teknik yang sesuai dengan jenis kamera yang kamu miliki.

Hal ini karena setiap jenis kamera akan memiliki spesifikasinya sediri. Sehingga sebelum memulai praktek fotografi, akan lebih baik bila kamu lebih mengenali jenis kamera yang dipakai.

Bila kamu ingin mengambil gambar namun tidak menggunakan tripod, maka tips satu ini akan berguna untukmu. Kamu bisa mengeset kamera menjadi manual fokus terlebih dahulu.

Kemudian kamu bisa mencoba untuk melakukan setting awal dengan mencoba mencari jarak foto yang tepat.

Kamu bisa mencoba memaju mundurkan kamera manual fokusmu hingga mendapat jarak foto yang baik. Hal ini penting agar hasil foto yang kamu dapatkan bisa lebih baik dan berkualitas.

Namun bila menggunakan tripod maka kamu tidak perlu melakukan setting manual seperti itu, kamu tinggal memasang kamera dengan menggunakan tripod.

6. Menggunakan Tripod

Bila kamu mempunyai alat seperti tripod maka kamu bisa menggunakannya untuk mempermudah proses pemotratan. Menggunakan tripod bisa membantu kamu agar menemukan pencahayaan yang natural.

Selain menggunakan bantuan tripod, kamu juga bisa menggunakan shutter speed lebih lambat untuk hasil yang lebih baik.

7. Fokus Pada Bagian Mata

Tips satu ini penting untuk mendapatkan hasil foto yang estetik. Tips satu ini adalah dengan memfokuskan pada bagian mata saat melakukan pengambilan gambar.

Hal ini penting karena foto yang akan diambil pada bagian dada hingga keatas kepala saja. Sehingga fokus utama foto ini bisa kamu letakkan pada bagian mata.

B. Contoh Foto Close Up Untuk Melamar Kerja

1. Foto Close Up dengan Latar Belakang Merah

7 Tips Foto Close Up Untuk Melamar Kerja

Foto close up untuk melamar kerja ini sering kali digunakan oleh para pencari kerja, karena terlihat rapih dan sopan saat dilampirkan.

2. Foto Close Up dengan Latar Belakang Biru dan Merah

7 Tips Foto Close Up Untuk Melamar Kerja

Foto close up untuk melamar kerja ini sering kali digunakan oleh para pencari kerja dan sama seperti yang pertama yang membedakan hanya warna latar belakangnya saja.

3. Foto Close Up Formal

7 Tips Foto Close Up Untuk Melamar Kerja

Pastikan Foto Close Up Untuk Melamar Kerja anda mempunyai latar belakang yang biasa dipakai agar formal.

Kesimpulan

Tips foto close up untuk Melamar Kerja tersebut bisa kamu lakukan pada model objek foto lainnya. Tak hanya model dengan konsep formal, kamu juga bisa menerapkan tips ini bila mengambil foto dengan konsep santai atau konsep lainnya.

Beberapa tips sederhana diatas akan membantu kamu lebih praktis dalam mengambil foto estetik.

Teknik fotografi bisa dipelajari dan mempunyai teknik mudah yang bisa kamu coba terapkan. Dengan rajin praktek, maka teknik fotografi kamu tentu akan cepat meningkat.

Salah satunya adalah tenik foto close up. Foto Close-Up banyak diminta untuk melengkapi berkas lamaran dan kegiatan formal lainnya. Tips diatas bisa kamu coba dengan peralatan yang sederhana.

Sekian artikel berjudul 7 Tips Foto Close Up Untuk Melamar Kerja, semoga bermanfaat.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!