Mengelola Manajemen Konflik dalam Organisasi

Bagaimana Mengelola Manajemen Konflik dalam Organisasi? Konflik dalam suatu organisasi sangat sering terjadi, proses organisasi yang ketat membuat konflik tidak dapat dihindari.

Mengelola Manajemen Konflik dalam Organisasi

Namun, konflik dapat ditangani dengan baik jika seseorang merawatnya. Dalam dunia bisnis, proses ini sering disebut sebagai manajemen konflik.

Manajemen adalah pengendalian suatu organisasi atau sekelompok orang untuk mencapai arah organisasi.

Dan konflik adalah suatu proses yang terjadi antara 2 orang atau lebih untuk menyingkirkan seseorang.

Jadi, manajemen konflik adalah pendekatan yang telah diambil untuk mengelola konflik, berbicara dengan yang bersengketa, dan menegakkan kebaikan bersama dari suatu organisasi.

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di Manajemen Konflik Adalah: Pengertian, Tipe, dan Fungsinya

Menurut Howard Ross, seorang ahli, Manajemen konflik adalah metode yang digunakan oleh pihak ke-3 untuk mengarahkan perselisihan ke arah hasil tertentu yang cenderung menghasilkan hasil akhir berupa penyelesaian perselisihan atau pembentukan perdamaian atau hasil mufakat.

Sehingga konflik tidak hilang dalam proses organisasi, tetapi masih dapat diatur sedemikian rupa sehingga proses organisasi tetap mengarah pada keuntungan positif.

Tentu di dalam organisasi, kita perlu mengelola Manajemen Konflik dalam Organisasi.

A. Mengelola Manajemen Konflik dalam Organisasi

Mengelola Manajemen Konflik dalam Organisasi

Penyelesaian konflik terjadi dalam beberapa tujuan, yaitu:

  1. Mencegah kemungkinan perselisihan.
  2. Menghindari konflik yang timbul.
  3. Mengurangi dampak risiko yang ditimbulkan oleh perselisihan.
  4. Menyelesaikan konflik dalam waktu singkat.

Untuk mengatasi hal ini, seseorang harus terlebih dahulu memahami masalahnya.

Tahu topik penting. Jika kita salah memahami masalah, ada kemungkinan proses penyelesaian konflik yang telah dilaksanakan mungkin tidak akan berhasil secara keseluruhan.

Jadi, seperti seorang dokter, kita harus mendiagnosis dari mana konflik ini berasal. Siapa yang terlibat, di mana perselisihan ini muncul dan apa cara terbaik untuk menanganinya?

Apabila kedua hal di atas telah dijalankan, yang terpenting adalah menyepakati penyelesaian yang tepat atas perselisihan antara pihak-pihak yang bertikai dan berkomitmen dalam melaksanakan konflik yang telah disepakati.

Selanjutnya, jangan lupa untuk evaluasi jalan keluarnya. Ketika semua orang terlibat, konflik dapat diselesaikan dengan baik untuk saling menguntungkan.

Proses penanganan konflik merupakan keterampilan yang harus dimiliki seorang manajer. Selain itu, masih banyak keterampilan lain yang terkait dengan organisasi yang perlu dimiliki juga.

B. Cara Mengatasi Konflik Dalam Organisasi Sebagai Pemimpin

Mengelola Manajemen Konflik dalam Organisasi

Setelah mengetahui Manajemen Konflik dalam Organisasi, tapi bagaimana seorang manajer menangani secara efisien konflik dalam organisasi?

Dalam sebuah organisasi tentunya kita tidak bisa lepas dari sebuah konflik. Hal ini dapat timbul dari kenyataan bahwa beberapa orang bekerja sama dalam perusahaan.

Oleh karena itu, konflik adalah hal yang lumrah dan sebagai seorang pemimpin Anda harus bisa mencari jalan keluar untuk menangani konflik di dalam organisasi.

Jadi bagaimana Anda menangani konflik-konflik ini?

Sebagai seorang manajer, Anda tentunya harus menjadi panutan bagi seluruh karyawan Anda.

Sikap pengambilan keputusan Anda harus diakui agar menguntungkan semua orang yang terlibat dan tidak membebani satu pihak.

Justru ketika menghadapi konflik Anda perlu menjadi pemimpin yang adil dan membuat bawahan Anda merasa nyaman dan aman.

Jadi, jika perselisihan muncul di perusahaan Anda, inilah yang dapat Anda lakukan untuk menyelesaikan Manajemen Konflik dalam Organisasi:

1. Hindari Menyudutkan Satu Belah Pihak

Mengelola Manajemen Konflik dalam Organisasi

Oleh karena itu, seorang pemimpin dalam suatu organisasi harus adil dan tidak memihak.

Bahkan jika seorang karyawan yang terlibat dalam konflik ini memiliki posisi yang sama dengan manajernya, Anda tidak boleh langsung berasumsi bahwa manajer Anda benar dan bahwa pihak yang terlibat dalam perselisihan itu bersalah.

2. Menjadi Mediator yang Bijaksana

Saat menyelesaikan suatu masalah, sebagai manajer, Anda digunakan sebagai mediator yang dapat menyelesaikan konflik antar karyawan Anda.

Tugas seorang mediator adalah mendengarkan isu-isu yang muncul dari kedua belah pihak, kemudian memproses dan menghubungkan informasi tersebut secara objektif.

Secara obyektif, ini berarti Anda harus bisa memproses masalah yang muncul berdasarkan bukti dan bukan opini yang bisa merugikan sebelah pihak.

3. Mengambil Keputusan Bersama

Mengelola Manajemen Konflik dalam Organisasi

Setelah Anda mengetahui akar permasalahannya, saatnya bagi Anda untuk duduk bersama karyawan yang terlibat dalam konflik tersebut.

Kumpulkan semuanya di satu tempat untuk menghindari kesalahpahaman dan temukan solusi yang cocok.

Diharapkan langkah ini akan memungkinkan karyawan yang terlibat dalam perselisihan untuk menepati janji yang mereka buat saat memutuskan solusi.

4. Melakukan Evaluasi

Hal terakhir yang dapat Anda lakukan untuk menangani konflik organisasi adalah evaluasi. Munculkan rencana untuk mencegah konflik yang sama terjadi di masa depan.

Dengan cara ini, perusahaan yang dibuat dapat mengalami perkembangan yang baik dan konstan, dan karyawan akan merasa nyaman dan aman bekerja di bawah pemimpin yang adil dan bijaksana seperti Anda.

Penutup

Seorang manajer tidak selalu hanya memikirkan pendapatan dan pengeluaran.

Beberapa perusahaan yang dapat mengalami perkembangan dan kemajuan umumnya memiliki pemimpin yang peka terhadap kebutuhan karyawannya dan dapat memahami setiap permasalahan yang muncul.

Anda harus menjadi pemimpin yang peka, adil, dan bijaksana untuk mencapai tujuan organisasi yang ingin Anda capai.

Karyawan yang merasa aman dan senang bekerja di perusahaan Anda secara alami membawa lebih banyak pendapatan, bukan?

Oleh karena itu, Anda dapat memberi penghargaan kepada karyawan agar mereka dapat bekerja lebih baik

Sekian artikel berjudul Mengelola Manajemen Konflik dalam Organisasi, semoga bermanfaat.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!