Resign Adalah: Waktu, Persiapan & Cara Mengajukannya

Resign Adalah: Waktu, Persiapan & Cara Mengajukannya | Cara Resign yang Baik dan Cara Resign Mendadak tentu saja memiliki tahapan yang berbeda.

Dalam perjalanan profesi, tentu saja pikiran dan kemauan untuk mundur dari tugas yang sedang ditekuninya kadang-kadang tersirat.

Resign Adalah: Waktu, Persiapan & Cara Mengajukannya

Meski terlihat bagus, ada lebih dari seribu alasan mengapa seseorang akhirnya memutuskan untuk Resign.

Keputusan itu jelas tidak mudah bagi anda, butuh lebih dari satu hari untuk memberi anda kepercayaan diri untuk akhirnya siap mengambil langkah.

Di sisi lain, sebagai karyawan, pemberitahuan keputusan Resign kepada atasan yang bertanggung jawab juga harus dilakukan dengan tepat.

Tidak boleh asal-asalan, dan juga meninggalkan kesan buruk. Hal ini dapat mempengaruhi pekerjaan orang tersebut dalam pekerjaan baru mereka.

Dengan cara ini, tidak mengherankan jika Resign adalah keputusan yang sulit bagi sebagian orang.

Apalagi jika orang tersebut telah memperdalam tanggung jawabnya di perusahaan tempat mereka bekerja sepanjang tahun.

Resign tidak hanya berdampak pada jalur profesional, tetapi otomatis juga kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal finansial.

Namun, jika Anda merasa Resign adalah satu-satunya jalan keluar, pasti tidak ada alternatif lain selain memberikan kepercayaan diri dan melakukannya.

Jika Anda berada dalam situasi seperti itu, akan lebih baik jika Anda mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan Resign, langkah yang tepat untuk Resign, cara mengajukan permohonan Resign.

Jangan memutuskan untuk Resign tanpa mengucapkan selamat tinggal dan membuat diri Anda terlihat tidak profesional dan tidak menghormati perusahaan tempat Anda bekerja.

Baca artikel ini secara keseluruhan untuk informasi tentang cara Resign secara lengkap.

Resign Adalah, Resign Artinya, Arti Resign…

Resign adalah perlakuan pengunduran diri secara sukarela dari pekerjaan. Jika perusahaan setuju, hubungan kerja antara perusahaan dan karyawan berakhir.

Dengan cara ini, Anda, karyawan, dibebaskan dari semua tanggung jawab yang terkait dengan pekerjaantersebut.

Juga, Anda akan kehilangan beberapa tunjangan dari perusahaan, seperti asuransi kesehatan.

Dalam bahasa Indonesia, Resign memiliki arti mengundurkan diri, menyerah dan berhenti.

Kata ini sering digunakan oleh seseorang yang merasa tidak nyaman dengan pekerjaannya. Dalam dunia kerja, Resign merupakan hal yang wajar, apalagi jika banyak alasan yang melatarbelakanginya sebagai faktor pendukung.

Faktor pendukung bisa datang dari diri kita sendiri atau dari lingkungan yang tidak mendukung kita.

Argumentasi umum yang menjadi alasan yang mendukung untuk Resign berkisar dari kebosanan, perasaan tidak mampu tampil, hingga gaji yang tidak lagi dipandang sebagai tidak sesuai kebutuhan hidup.

Sedangkan sebagai faktor lingkungan sekitar, seperti perselisihan internal dengan rekan kerja atau atasan, larangan menikah dengan rekan kerja, dll.

Meskipun mungkin terasa stres, Anda harus mempertimbangkan semua risiko dengan cermat sebelum memutuskan untuk Resign.

Pastikan Anda yakin bisa mendapatkan pekerjaan atau pekerjaan yang lebih baik.

Persiapan Sebelum Mengajukan Resign

Resign Adalah: Waktu, Persiapan & Cara Mengajukannya

Saat Anda Resign, Anda mengucapkan selamat tinggal atau berpamitan kepada rekan kerja, tugas, dan atasan Anda.

Jadi pastikan acara ini membuat kesan yang baik dengan tips ini.

1. Ketahui Syarat Resign Perusahaan

Setiap perusahaan memiliki peraturannya masing-masing. Hal ini biasanya terkait dengan periode pengajuan.

Jika Anda mengikuti proses perusahaan, kami berharap permintaan pembatalan Anda dapat berjalan lancar.

2. Siapkan surat pengunduran diri yang baik

Sebelum mengajukan Resign , pastikan Anda telah membuat template surat pengunduran diri yang baik.

Tulis alasan secara jujur dalam bahasa teknis. Selain itu, ucapkan terima kasih dan minat Anda kepada perusahaan.

3. Kirim secara Formal dan Sopan

Beritahu atasan atau HR Anda bahwa Anda berniat untuk Resign. Jika alasan Resign Anda adalah masalah pekerjaan atau gaji, Anda dapat meminta saran dan pendapat HRD terlebih dahulu.

Jangan lupa untuk menyampaikan inspirasi Anda dengan sopan.

4. Berikan Hadiah Kecil untuk Rekan Kerja dan Atasan

Memutuskan untuk Resign berarti memisahkan diri Anda dari teman dan atasan Anda.

Hadiah perpisahan kecil sebagai hadiah Resign adalah kenangan berharga bagi mereka. Ucapkan terima kasih dan jangan lupa untuk tetap berhubungan.

Baca juga: 10 Contoh Surat Resign Mendadak yang Baik dan Benar

Cara Resign yang Baik

resign artinya

Setelah Anda menerima alasan Resign yang benar, lihat langkah-langkah di bawah ini untuk langkah-langkah meminta Resign.

1. Tentukan Waktu yang Tepat untuk Resign

Hal pertama yang perlu dipersiapkan sebelum Resign adalah memilih waktu yang tepat untuk itu.

Secara umum, perusahaan menerapkan periode one month notice kepada karyawan yang meminta Resign.

Tidak bisa tiba-tiba, Anda harus mempertimbangkan waktu periode one month notice.

2. Beri Tahu Atasan Alasan Resign

Sekarang setelah Anda mengatur waktu dengan benar, saatnya bersiap untuk memberi tahu atasan Anda alasan Resign.

Temui atasan Anda dan nyatakan dengan jelas alasan Resign. Bersikap jujur ​​saat menyuarakan asalan Resign bisa membuat Anda terlihat profesional.

Jika alasan yang diajukan logis, atasan pasti akan memberikan penawaran dan surat rekomendasi untuk bekerja di perusahaan berikutnya.

3. Siapkan Surat Pengunduran Diri

Setelah Anda memberi tahu atasan Anda alasan Resign Anda, siapkan surat pengunduran diri yang mencantumkan tanggal efektif Resign dan tanda tangan Anda.

Dalam surat itu, ulangi alasan Resign dan terima kasih kepada atasan dan juga karyawan yang sebelumnya bekerja dengan Anda.

4. Selesaikan Semua Tugasmu

Dengan surat pengunduran diri yang disiapkan dan sudah memperoleh persetujuan, sudah waktunya untuk fokus menyelesaikan semua pekerjaan yang tersisa.

Jika ada pengganti untuk pekerjaan Anda, silakan bagikan informasi secara detail agar tidak terjadi kesalahan.

5. Memberikan Ucapkan Selamat Tinggal Kepada Atasan dan Karyawan Lainnya

Ini bukan urusan formal yang perlu dilakukan, tidak ada salahnya mengucapkan selamat tinggal kepada atasan dan karyawan sebelumnya.

Karena menjaga hubungan yang baik penting untuk perjalanan profesional Anda selanjutnya. Selain mengucapkan selamat tinggal, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih dengan tulus.

Cara Resign Mendadak

Apakah ada situasi di mana Anda tiba-tiba harus meninggalkan perusahaan?

Sebenarnya, Resign mendadak sebenarnya tidak baik di dunia kerja. Hal ini dapat mengakibatkan nama Anda menjadi buruk dan masuk daftar hitam oleh perusahaan.

Namun, ada banyak keadaan yang dapat mengakibatkan Anda harus meninggalkan perusahaan.

Jika hal ini terjadi pada Anda, langkah apa yang perlu Anda ambil? kami punya jawabannya.

Jika Anda sedang mengalami keadaan yang paling mendesak, sebaiknya jangan langsung meninggalkan kantor seperti ini. Apa yang harus Anda lakukan?

1. Bicaralah dengan HRD

Tidak ada salahnya memeriksa apa yang terjadi pada Anda terlebih dahulu. Coba jelaskan secara detail apa yang membuat Anda tiba-tiba Resign dari jabatan.

HRD yang baik pasti akan mendengarkan keluhan Anda dan memberikan jalan tengah yang menguntungkan kedua belah pihak.

Umumnya, mereka akan menetapkan tenggat waktu yang lebih pendek jika kondisi Anda benar-benar mendesak Anda untuk Resign.

2. Minta Dukungan

Pernahkah Anda merasa stres karena pekerjaan? Tanda-tanda stres atau gangguan kesehatan mental dapat bervariasi dari orang ke orang.

Jika Anda merasa ini terjadi pada Anda, segera cari dukungan atau bantuan.

Anda dapat terlebih dahulu mencari bantuan dari psikiater, psikolog atau konselor kesehatan untuk meninjau masalah Anda.

Anda juga membutuhkan dukungan kuat dari keluarga, teman, dan orang lain sebelum Anda melakukan transisi.

3. Membuat Rencana Keuangan

Sebelum Anda Resign, sebaiknya Anda membuat rencana keuangan terlebih dahulu.

Anda harus menghitung dan menyiapkan dana darurat, terutama jika Anda belum menerima pekerjaanpengganti.

Ingatlah bahwa jika Anda Resign, Anda tidak akan mendapatkan uang pesangon.

4. Pikirkan tentang Risikonya

Jika Anda menginginkan untuk Resign secara tiba-tiba, Anda perlu mempertimbangkan risikonya, mis. citra negatif karena Resign mendadak.

Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan apakah ada kemungkinan Anda tidak mendapat pekerjaan tanpa batas waktu yang bisa dipastikan.

5. Bersikap Sopan

Tentu saja jika Anda tiba-tiba Resign, HRD dan atasan Anda akan sedikit terkejut dan kesal. Dalam kondisi seperti itu, tetaplah bersikap sopan.

Dengan cara ini Anda tetap menjaga profesionalisme dan rekam jejak yang baik.

6. Tulis Surat Pengunduran Diri

Bahkan jika Anda Resign tiba-tiba, Anda masih perlu menulis surat pengunduran diri.

Dalam surat itu, sebutkan alasan Resign Anda dan tulis tanggal terperinci ketika Anda berhenti bekerja.

7. Selesaikan Semua Urusan Kantor

Agar tidak membuat kesan buruk, sebelum Resign, cobalah selesaikan semua masalah Anda dengan rekan kantor. Misalnya, mengembalikan hutang dan meminta maaf jika ada yang salah.

8. Hindari Mengumbar Resign Kepada Banyak Orang

Jika Anda Resigntiba-tiba, Anda tidak boleh membual di depan banyak orang, terutama jika Anda tidak bisa mendapatkan kejelasan dari atasan Anda.

Hal ini untuk mencegah apa yang Anda berikan menyebar dan tidak sesuai dengan cerita Anda.

9. Selesaikan Semua Pekerjaan dengan Baik

Cara Resign Mendadak ini adalah sesuatu yang benar-benar perlu Anda lakukan. Cobalah untuk menyelesaikan semua tugas yang masih menjadi tanggung jawab Anda.

Selain itu, cobalah untuk mempersiapkan panduan bagi karyawan baru yang akan mengganti Anda.

Coba buat tutorial yang menjelaskan proyek jangka panjang dan beberapa hal penting yang perlu dilakukan. Pastikan tutorial dan file diatur dengan rapi dan mudah ditemukan.

10. Coba Menawarkan Bantuan

Karena Anda tiba-tiba pergi, itu pasti akan memengaruhi tugas dan rekan kerja Anda.

Menambahkan pengganti Anda memerlukan tambahan waktu. Jadi cobalah untuk memberikan bantuan.

Bahkan jika Anda mungkin tidak dapat membantu sepenuhnya.

11. Bersiaplah untuk Exit Interview

Beberapa perusahaan mengharuskan karyawan yang Resign untuk melakukan exit interview.

Jika perusahaan tempat Anda bekerja mengadakan sesi ini, cobalah untuk bersiap. Jangan khawatir, pada sesi ini Anda hanya akan ditanya beberapa hal tentang pekerjaan Anda.

12. Kembalikan Semua Barang Perusahaan

Jika Anda diberikan peralatan kantor, seperti netbook atau kendaraan, saat bekerja, Anda harus mengembalikan peralatan tersebut dalam kondisi baik pada saat Resign.

Jika ada yang rusak, itu semua tanggung jawab Anda.

13. Jangan Tinggalkan Barang di Kantor

Apakah ada barang-barang individual yang Anda bawa ke kantor? Jika demikian, jangan lupa untuk membawanya saat Anda Resign.

Anda harus memastikan bahwa meja rapi saat Anda meninggalkannya.

14. Menjaga Hubungan Baik

Bahkan jika Anda tiba-tiba harus Resign, cobalah untuk menjaga komunikasi yang baik dengan atasan dan rekan kerja Anda.

Menjaga hubungan baik dan memupuk jaringan. Anda mungkin tidak akan pernah mengetahuinya nanti, salah satunya bisa jadi mantan rekan kerja Anda, atasan Anda atau rekan bisnis Anda.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengajukan Resign?

resign artinya

Saat mengajukan Resign, seorang karyawan harus memilih waktu yang tepat. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman dengan atasan atau rekan kerja.

Resign adalah keputusan yang sulit karena mempengaruhi keuangan, karir dan bahkan rekam jejak atau reputasi.

Mengajukan Resign yang mendadak dapat mengakibatkan kesulitan keuangan di masa depan.

1. Setelah Mendapat Pekerjaan Baru

Sebelum mengajukan, Anda harus sudah memiliki pekerjaan baru kecuali alasan Anda Resign adalah pendidikan atau kesehatan. Ini agar Anda tidak menganggur untuk menghindari situasi keuangan yang buruk.

2. Jika Anda Sudah Membuat Rencana Keuangan

Pastikan Anda memiliki rencana keuangan yang ingin Anda gunakan saat Resign. Misalnya dengan mengalokasikan gaji dan uang pesangon untuk biaya hidup, tabungan, atau pembayaran cicilan.

3. Setelah Menyelesaikan Pekerjaan Penting

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, selesaikan beberapa pekerjaan Anda terlebih dahulu sebelum Resign.

Selain itu, agar tidak membebani rekan kerja, perlakuan ini akan menjaga reputasi dan melindungi Anda dari rekomendasi buruk yang mungkin diberikan oleh atasan.

4. Mendekati akhir tahun

Memilih tahun lalu untuk Resign adalah taruhan yang cukup aman karena perusahaan bergulat dengan urusan administrasi.

Selain itu, banyak perusahaan besar membuka lowongan di akhir tahun, jadi Anda bisa mencoba mendaftar ke perusahaan baru.

Baca juga: Alasan Resign yang Tepat

Siapa Saja yang Dapat Mengajukan Resign?

arti resign

Jika Anda berpikir Resign hanya dapat dilakukan oleh karyawan dengan status karyawan tetap, Anda tidak sepenuhnya benar. Karena karyawan kontrak pun sepertinya bisa Resign.

Sebagai aturan, hubungan kerja antara pihak perusahaan dan karyawan berdasarkan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) berakhir dengan sendirinya ketika jangka waktu yang disepakati atau tugas yang disepakati selesai.

Selain itu, hubungan kerja dapat berakhir jika salah satu pihak, baik perusahaan atau karyawan, memutuskan kontrak saat ini.

Pegawai PKWT atau biasa disebut pegawai kontrak sebenarnya dapat melakukan Resign dengan memberikan pemberitahuan sebelum batas waktu atau pekerjaan tersebut telah selesai.

Namun, jika pegawai kontrak Resign, pihak perusahaan hanya membayar uang kompensasi.

Penutup

Keputusan Resign adalah keputusan besar yang perlu dipikirkan berkali-kali sampai matang.

Jangan biarkan Resign merusak citra Anda dan bahkan menjadi batu sandungan di jalur profesional Anda.

Begitu informasi tentang apa itu Resign (Resign adalah, Resign artinya, arti Resign), juga cara pengajuan Resign yang benar.

Sekian artikel berjudul Resign Adalah: Waktu, Persiapan & Cara Mengajukannya, semoga bermanfaat.

Bolehkah resign mendadak?

Tidak disarankan untuk Resign secara tiba-tiba. Umumnya, perusahaan menerapkan periode one month notice kepada karyawan yang meminta Resign. Tidak bisa tiba-tiba, Anda harus mempertimbangkan waktu periode one month notice.

Apakah karyawan kontrak bisa resign?

Bisa. Karyawan kontrak dapat Resign dengan memberikan pemberitahuan sebelum batas waktu berakhir atau berakhirnya pekerjaan.

Berapa hari sebelum mengajukan resign?

Biasanya, perusahaan akan menerapkan peraturan one month notice, atau sekitar satu bulan.

Berkas apa saja yang diperlukan untuk resign?

Surat Resign atau pengunduran diri yang mencantumkan tanggal efektif pengunduran diri dan tanda tangan.

{ "@context": "https://schema.org", "@type": "FAQPage", "mainEntity": [ { "@type": "Question", "name": "Bolehkah resign mendadak?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Tidak disarankan untuk Resign secara tiba-tiba. Umumnya, perusahaan menerapkan periode one month notice kepada karyawan yang meminta Resign. Tidak bisa tiba-tiba, Anda harus mempertimbangkan waktu periode one month notice." } } , { "@type": "Question", "name": "Apakah karyawan kontrak bisa resign?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Bisa. Karyawan kontrak dapat Resign dengan memberikan pemberitahuan sebelum batas waktu berakhir atau berakhirnya pekerjaan." } } , { "@type": "Question", "name": "Berapa hari sebelum mengajukan resign?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Biasanya, perusahaan akan menerapkan peraturan one month notice, atau sekitar satu bulan." } } , { "@type": "Question", "name": "Berkas apa saja yang diperlukan untuk resign?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Surat Resign atau pengunduran diri yang mencantumkan tanggal efektif pengunduran diri dan tanda tangan." } } ] }
Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.
error: Content is protected !!