4 Gaji Taruna Pelayaran dan Tunjangan

4 Gaji Taruna Pelayaran dan Tunjangan | Pelayaran merupakan salah satu sektor yang sangat penting bagi perekonomian suatu negara. Dalam dunia pelayaran, ada beberapa jenis profesi yang berkaitan dengan kapal, salah satunya adalah Taruna Pelayaran.

Taruna Pelayaran adalah individu yang sedang menjalani pendidikan dan pelatihan untuk menjadi pelaut.

Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai gaji Taruna Pelayaran. Informasi ini diharapkan dapat membantu calon taruna pelayaran dalam memahami tentang prospek dan kondisi finansial dalam profesi ini.

Taruna Pelayaran adalah individu yang sedang menjalani pendidikan dan pelatihan untuk menjadi pelaut.

Mereka memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan berbagai macam pekerjaan berkaitan dengan kapal dan navigasi.

Taruna Pelayaran juga harus memiliki kemampuan dan keterampilan dalam berbagai hal, seperti memahami teknologi kapal, mengoperasikan peralatan navigasi, dan lain-lain.

Tentang Taruna Pelayaran

4 Gaji Taruna Pelayaran dan Tunjangan

Taruna pelayaran adalah sebuah program pelatihan yang ditujukan bagi anak muda yang ingin menjadi pelaut. Melalui program ini, para taruna akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam dunia pelayaran, seperti navigasi, mekanika mesin, serta manajemen dan safety operasional kapal.

Setelah menyelesaikan program taruna pelayaran, para taruna akan siap untuk memulai karir sebagai pelaut dan berkontribusi dalam sektor industri pelayaran.

Program ini merupakan salah satu cara untuk membangun sumber daya manusia yang handal dalam dunia pelayaran, yang akan menunjang pertumbuhan dan kemajuan sektor tersebut.

Jenis Taruna Pelayaran

Taruna pelayaran adalah seseorang yang belajar dan menjalani pelatihan dalam bidang pelayaran. Mereka ini memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat penting dalam menunjang kelancaran pelayaran sebuah kapal.

Ada berbagai jenis taruna pelayaran yang memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Setiap jenis taruna pelayaran memiliki peran yang unik dan krusial dalam memastikan keselamatan dan kelancaran pelayaran kapal.

Setiap jenis memiliki nominal gaji yang berbeda, jadi sebelum masuk ke pembahasan Gaji Taruna Pelayaran, berikut adalah beberapa jenis taruna pelayaran:

Bagian Mesin

Berikut adalah jenis-jenis pekerjaan bagian mesin dalam pelayaran:

1. Oiler

Ini adalah pekerjaan yang berkaitan dengan bahan bakar dan minyak pelumas kapal. Tugas oiler adalah memasukkan dan mengeluarkan bahan bakar dan pelumas, serta melaporkan masalah mesin ke masinis.

2. Masinis

Ada tiga jenis masinis dalam sebuah kapal. Masinis 1 bertugas pada mesin induk, masinis 2 bertanggung jawab pada bantu mesin kapal, dan masinis 3 bertugas pada pompa-pompa kapal.

3. Chief Engine

Chief engine adalah kepala bagian mesin yang memiliki tanggung jawab memantau semua jenis mesin kapal. Ia menerima laporan dari masinis 1, 2, dan 3, serta oiler.

Chief engine memiliki tanggung jawab terhadap mesin-mesin seperti mesin bantu, mesin pompa, mesin induk, mesin sekoci, mesin freezer, dan lainnya.

Bagian Deck

Ada beberapa pekerjaan penting yang harus dilakukan di bagian ini, antara lain:

1. Kapten atau Nakhoda

Seorang kapten memiliki tanggung jawab besar dalam memimpin pelayaran kapal dan memastikan semua hal yang terjadi di atas kapal berjalan dengan lancar. Karena tugas ini sangat berat dan penuh tantangan, hanya orang yang memiliki pengalaman yang bisa menjadi kapten.

2. Klasi

Klasi memiliki tugas dan tanggung jawab dalam merawat bagian dalam kapal, membantu dalam penanganan muatan, dan melaksanakan tugas khusus yang diberikan langsung oleh kapten.

3. Juru Mudi

Juru mudi bertugas menjaga dan memegang kemudi kapal, melakukan tugas jaga di anjungan, dan melakukan pengintaian.

4. Mualim

Ada tiga bagian dalam tugas mualim, yaitu pengaturan muatan kapal, membuat peta pelayaran dan mengatur navigasi, dan memelihara, mengatur, dan memeriksa alat keselamatan kapal.

Bagian Pelayaran

1. Juru Masak

Juru masak bertugas memastikan semua kebutuhan makanan di atas kapal tersedia dan menyediakan makan bagi semua crew selama pelayaran berlangsung.

2. Pelayan atau Mess Boy

Pelayan atau Mess Boy adalah pekerjaan yang terkait dengan makanan dan peralatan makan di atas kapal.

Mereka membantu Juru Masak dalam melakukan berbagai tugas seperti membantu memasak, membantu membersihkan dapur dan peralatan makan, menyajikan makanan kepada crew, dan melakukan tugas lain yang ditentukan oleh Juru Masak.

Mereka memainkan peran penting dalam memastikan bahwa semua kebutuhan makan dari crew terpenuhi dengan baik selama pelayaran.

Sehingga, tugas Pelayan/Mess Boy merupakan bagian penting dari tugas-tugas yang berlangsung di bagian pelayaran.

Syarat Menjadi Taruna Pelayaran

Syarat Menjadi Taruna Pelayaran

Banyak yang tergiur Gaji Taruna Pelayaran dan ingin menjadi taruna pelayaran. Jika kamu ingin masuk ke sekolah pelayaran, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Ini termasuk persyaratan umum, khusus, dan dokumen.

Syarat Umum

Berikut ini adalah persyaratan umum yang harus dipenuhi:

  • Usia maksimal 23 tahun saat mendaftar, berlaku untuk laki-laki dan perempuan
  • Belum menikah dan membuat surat pernyataan bahwa kamu tidak akan menikah selama masa pendidikan.
  • Tinggi badan minimal 160 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk wanita untuk bidang nautika. Untuk bidang teknika, laki-laki harus memiliki tinggi 160 cm. Dan untuk bidang KALK, laki-laki harus memiliki tinggi minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm.
  • Foto ukuran 4 x 6 cm sebanyak 4 lembar dengan latar belakang merah.
  • Nilai ujian nasional, akta lahir, STTB, dan surat keterangan belum menikah dari desa atau lurah setempat harus disertakan.

Syarat Khusus

Persyaratan Khusus untuk Memilih Jurusan:

  • Jurusan Nautika: Lulus dari SMA dengan jurusan IPA atau berasal dari SMK pelayaran.
  • Jurusan Teknika: Berasal dari SMK pelayaran, SMA dengan jurusan IPA, atau SMK dengan jurusan teknik seperti otomotif, mesin, ketenagalistrikan, perkapalan, pengelasan kapal, instrumentasi industri, atau mekatronika.
  • Jurusan KALK: Lulus dari SMA dengan jurusan IPA atau IPS, atau lulusan SMA dengan jurusan administrasi perkantoran, akuntansi, atau pemasaran.

Dokumen

Berikut adalah dokumen yang harus disiapkan saat ingin mendaftar sekolah pelayaran:

  • Mengisi formulir pendaftaran di sekolah yang dipilih.
  • Fotokopi Kartu Keluarga, KTP, dan SKCK.
  • Melampirkan akta kelahiran.
  • Nilai yang sudah dilegalisir.
  • Ijazah dan fotokopi ijazah asli yang sudah dilegalisir dari sekolah.
  • 3 lembar foto 3×4 dengan latar belakang putih.
  • Surat keterangan belum menikah dari kelurahan.
  • Surat pernyataan tidak akan menikah selama menjalani pendidikan.
  • Surat izin dari wali atau orang tua.

Gaji Taruna Pelayaran

Gaji Taruna Pelayaran

Gaji Taruna Pelayaran di Indonesia sudah ditentukan oleh Peraturan Menteri Perhubungan No. 2/2019. Dalam peraturan ini, dinyatakan berapa gaji pokok dan tunjangan yang diterima oleh nakhoda dan anak buah kapal.

Gaji pokok adalah uang yang diterima oleh nakhoda dan anak buah kapal sebagai imbalan atas pekerjaan mereka. Gaji pokok ini ditentukan berdasarkan pangkat dan golongan pekerja.

Berapa Gaji Taruna Pelayaran? Berikut adalah jumlah gaji pokok yang ditentukan oleh Peraturan Menteri Perhubungan No. 2/2019:

  • Gaji Taruna Pelayaran Golongan I: Rp 319.000 – Rp 693.000
  • Gaji Taruna Pelayaran Golongan II: Rp 432.300 – Rp 1.085.700
  • Gaji Taruna Pelayaran Golongan III: Rp 572.000 – Rp 1.400.300
  • Gaji Taruna Pelayaran Golongan IV: Rp 668.000 – Rp 1.703.900

Tunjangan adalah uang tambahan yang diterima oleh nakhoda dan anak buah kapal, selain gaji pokok mereka.

Dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 2/2019, jumlah dan jenis tunjangan yang diterima juga sudah ditentukan.

Baca juga: 10+ Gaji Pelayaran dari Nahkoda Hingga Juru Masak Kapal

Tunjangan Taruna Pelayaran

Selain informasi Gaji Taruna Pelayaran diatas, terdapat juga informasi tunjangan itu akan mendukung total pendapatan yang akan didapatkan.

Tunjangan Taruna Pelayaran merupakan tunjangan yang diberikan kepada anak buah kapal yang masih dalam tahap pelatihan atau taruna.

Ini memberikan dukungan keuangan bagi mereka yang baru mulai bekerja sebagai pelaut dan sedang meningkatkan keterampilan mereka di bidang pelayaran. Besaran tunjangan ini disesuaikan dengan durasi pelatihan dan tingkat kompetensi yang dimiliki oleh taruna.

1. Tunjangan Tetap

Tunjangan tetap adalah tunjangan yang diterima secara rutin oleh nakhoda dan anak buah kapal, tanpa terkait dengan kehadiran atau prestasi kerja mereka.

Tunjangan ini terdiri dari gabungan dari beberapa tunjangan, seperti tunjangan anak, tunjangan istri/suami, tunjangan peralihan, dan tunjangan penyesuaian.

Berikut adalah jumlah tunjangan tetap bagi nakhoda dan anak buah kapal berdasarkan golongan mereka:

  • Kelas Jabatan 2: Rp 7.060.667
  • Kelas Jabatan 3: Rp 6.060.673
  • Kelas Jabatan 4: Rp 5.230.495
  • Kelas Jabatan 5: Rp 4.898.518
  • Kelas Jabatan 6: Rp 4.184.568
  • Kelas Jabatan 7: Rp 3.570.048
  • Kelas Jabatan 8: Rp 3.302.124
  • Kelas Jabatan 9: Rp 2.819.642
  • Kelas Jabatan 10: Rp 2.646.889
  • Kelas Jabatan 11: Rp 2.548.909
  • Kelas Jabatan 12: Rp 2.502.333
  • Kelas Jabatan 13: Rp 2.346.221
  • Kelas Jabatan 14: Rp 2.330.869
  • Kelas Jabatan 15: Rp 2.216.288

Tunjangan tetap ini bahkan lebih besar dari dari Gaji Pokok, tentu itu akan membuat total Gaji Taruna Pelayaran semakin bertambah.

2. Tunjangan Komando

Tunjangan Komando adalah tunjangan khusus yang diterima oleh para nakhoda dan anak buah kapal yang memegang posisi tertentu di atas kapal seperti Kepala Kamar Mesin, Mualim I, dan Masinis I. Besarnya tunjangan ini disesuaikan dengan jabatan dan tipe kapal yang digunakan

3. Tunjangan Profesi

Tunjangan khusus untuk profesi diberikan kepada dokter dan perawat yang bekerja di atas kapal. Jumlah tunjangan ini disesuaikan dengan jabatan profesi mereka.

Jadi Gaji Taruna Pelayaran untuk profesi tertentu akan mendapatkan tunjangan khusus sesuai dengan profesinya.

4. Tunjangan Cuti

Tunjangan cuti diberikan kepada nakhoda dan anggota kapal untuk liburan tahunan mereka. Besaran minimumnya adalah satu kali gaji total yang dibagikan secara proporsional pada bulan terakhir dan dibagikan pada akhir tahun secara proporsional.

Perlu diingat bahwa tunjangan cuti merupakan hasil penjumlahan dari gaji pokok, tunjangan tetap, dan tunjangan tidak tetap yang didasarkan pada insentif prestasi dan tunjangan khusus.

5. Tunjangan Pajak Pendapatan

Tunjangan untuk Pajak Pendapatan Nakhoda dan anak buah kapal akan menerima tunjangan ini dengan cara memotong pajak penghasilan menggunakan metode “gross up”. Besarnya sesuai dengan aturan pajak yang berlaku.

6. Tunjangan Operasional Pelayanan Angkutan Lebaran, Natal dan Tahun Baru

Tunjangan ini diberikan kepada nakhoda dan anak buah kapal yang bekerja saat perayaan lebaran, natal dan tahun baru untuk membantu mengangkut penumpang.

Rumusnya adalah seperti ini: 5% dari tunjangan tetap dikali dengan jumlah hari pada musim puncak.

5% x Tunjangan Tetap x Hari Peak Season

Dengan kata lain, besaran tunjangan ini didasarkan pada tunjangan tetap yang diterima dan jumlah hari yang bekerja pada musim puncak.

Karir sebagai Taruna Pelayaran

Karir sebagai Taruna Pelayaran

Menjadi Taruna Pelayaran bukanlah hal yang mudah. Namun, jika kamu memiliki tekad dan semangat untuk belajar dan bekerja di dunia pelayaran, maka karir ini bisa menjadi pilihan yang sangat menguntungkan bagimu. Berikut adalah informasi tentang jenjang karir dan peluang kerja bagi Taruna Pelayaran:

1. Jenjang Karir

Setelah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan sebagai Taruna Pelayaran, kamu akan dapat meniti karir sebagai pelaut.

Kemudian, kamu bisa menjadi Second Officer, First Officer, hingga mencapai posisi teratas sebagai Kapitan. Semakin tinggi posisimu, semakin tinggi pula Gaji Taruna Pelayaran dan tanggung jawab yang harus kamu emban.

2. Peluang Kerja

Peluang kerja sebagai Taruna Pelayaran sangatlah luas, karena industri pelayaran terus berkembang.

Kamu bisa bekerja di berbagai jenis kapal, seperti kapal nelayan, kapal tanker, atau kapal pengangkut.

Kamu juga bisa bekerja di perusahaan pelayaran yang mengoperasikan kapal-kapal tersebut.

3. Prospek Masa Depan

Prospek masa depan bagi Taruna Pelayaran sangat cerah. Industri pelayaran terus berkembang dan membutuhkan tenaga profesional yang mampu mengoperasikan kapal dengan baik dan aman.

Selain itu, Gaji Taruna Pelayaran cukup tinggi dan banyak tunjangan yang bisa kamu terima, seperti tunjangan berkeluarga, tunjangan kapal, dan lain-lain.

Jadi, jika kamu memiliki minat dan bakat dalam dunia pelayaran, menjadi Taruna Pelayaran bisa menjadi pilihan karir yang menguntungkan bagimu.

Namun, pastikan bahwa kamu sudah memahami semua hal yang berkaitan dengan profesi ini, termasuk Gaji Taruna Pelayaran dan tanggung jawab yang harus diterima.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan mengenai Gaji Taruna Pelayaran dan tunjangan-tunjangan yang diterima oleh nakhoda dan anak buah kapal di Indonesia.

Tunjangan-tunjangan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dan insentif bagi para pelaut yang bekerja dengan sungguh-sungguh dalam menjalankan tugas mereka.

Setiap tunjangan memiliki formula yang berbeda-beda, disesuaikan dengan jabatan, profesi, cuti tahunan, pajak pendapatan, dan operasional pelayanan angkutan lebaran, natal, dan tahun baru.

Kesimpulannya, tunjangan-tunjangan ini merupakan bagian penting dari gaji pelayaran yang diterima oleh para pelaut. Tanpa tunjangan ini, Gaji Taruna Pelayaran tidak akan maksimal dan tidak memadai bagi para pelaut untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Sehingga, setiap pelaut harus memahami dan memperhatikan bagaimana cara mendapatkan tunjangan-tunjangan tersebut sehingga mereka dapat merasakan manfaat yang optimal dari pekerjaan mereka.

Sekian artikel berjudul 4 Gaji Taruna Pelayaran dan Tunjangan, semoga bermanfaat.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.