Cara Mengundurkan Diri Dari Pekerjaan Via Email

Bagaimana Cara Mengundurkan Diri Dari Pekerjaan Via Email? Mengundurkan diri adalah hak setiap karyawan. Menulis surat pengunduran diri adalah salah satu hal yang harus dilakukan. Seiring perkembangan teknologi, surat pengunduran diri pun bisa dikirim melalui email.

Lantas bagaimana cara mengundurkan diri via email yang baik? Simak penjelasan lengkapnya sebagai berikut.

A. Alasan Mengundurkan Diri Dengan Email

Cara Mengundurkan Diri Dari Pekerjaan Via Email

Sudah sepatutnya untuk setiap karyawan mengundurkan diri dengan baik. Meninggalkan perusahaan tempat kita bekerja harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada.

Beberapa project memang bisa saja menuntut kita untuk bekerja jauh dari kantor pusat. Masalah inilah yang membuat kamu harus menulis surat pengunduran diri melalui email.

Konsultasi menjadi salah satu hal yang harus kamu lakukan. Bicarakan keputusan ini dengan pihak HRD terlebih dahulu. Pastikan anda tidak melanggar ketentuan perusahaan sebelum mengirim surat pengunduran diri.

Biasanya perusahaan memberikan beberapa aturan terkait dengan masalah pengunduran diri karyawannya.

Resign secara offline masih menjadi pilihan paling sopan. Akan tetapi apabila kondisinya tidak memungkinkan cara ini sah sah saja untuk dipilih.

Sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pengunduran diri secara offline, surat yang kamu tulis haruslah sopan. Ketik surat dengan font yang baik dan bahasa yang mudah dimengerti.

B. Cara Mengundurkan Diri Dari Pekerjaan Via Email

1. Tulis Dengan Bahasa Yang Baik

Cara Mengundurkan Diri Dari Pekerjaan Via Email

Perusahaan tempatmu bekerja pasti memiliki aturan terkait dengan tata krama dan sopan santun. Sudah menjadi kewajiban untuk berkomunikasi dengan baik bukan?

Alasan inilah yang mendasari mengapa surat pengunduran diri harus ditulis dengan baik. Jangan sampai kamu meninggalkan kesan negatif ketika ingin mengundurkan diri.

Lantas bagaimana bahasa yang baik untuk menulis surat pengunduran diri? Kamu hanya perlu menulisnya dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Apabila tempatmu bekerja adalah perusahaan yang berada di luar negeri maka pastikan kamu menulis dengan tatanan bahasa yang baik. Perhatikan masalah grammar agar surat yang kamu tulis mudah dipahami.

Bahasa yang baik bisa menjadi cerminan bahwa kamu adalah karyawan yang profesional. Dengan begitu kamu akan meninggalkan kesan yang baik bagi perusahaan.

Langkah ini menjadi cara bijak ketika kamu hendak resign. Meskipun kamu tidak menyampaikan surat secara langsung kepada atasan, kamu harus tetap mematuhi ketentuan yang satu ini.

2. Dimulai Dengan Pembuka

Ketika menulis surat, sudah menjadi hal yang wajar untuk diawali dengan salam pembuka. Paragraf ini biasanya berisi permintaan maaf karena kamu hanya bisa mengirim surat pengunduran diri melalui email.

Paragraf ini akan membuat suratmu terlihat lebih sopan dan enak dibaca. Langkah ini juga dilakukan agar kamu tidak terkesan meremehkan atasan.

Selain meminta maaf, cara mengundurkan diri dari pekerjaan via email adalah dengan memberikan alasan yang jelas. Tentu cara ideal untuk resign adalah dengan menyerahkannya secara langsung.

Akan tetapi apabila alasannya jelas dan memang bisa dimaklumi maka atasan akan mempertimbangkan hal tersebut. Pastikan alasan tidak mengada ada dan urgent.

Saat menuliskan paragraf pembuka, usahakan untuk menuliskannya dengan baik. Paragraf pembuka yang ditulis asal asalan akan membuat atasan merasa terganggu dengan surat yang kamu kirim.

Apabila hal ini terjadi maka penilaian pimpinan akan berubah dan malah menganggap kamu adalah karyawan yang memang pantas untuk tidak bekerja di perusahaan tersebut.

Sebenarnya apa bahayanya jika hal ini terjadi? Bukannya kita sudah tidak berhubungan dengan perusahaan ini? Cara pikir itu tidaklah benar.

Setelah keluar dari perusahaan kamu masih butuh yang namanya surat rekomendasi. Meskipun tidak digunakan sekarang, bisa saja kamu nanti memerlukannya untuk berbagai kepentingan.

Ketika perusahaan asal enggan memberikan surat rekomendasi, karirmu di luar menjadi taruhannya. Inilah alasan mengapa sangat penting untuk meninggalkan perusahaan lama dengan citra yang baik.

Kamu tentu tidak ingin masalah tersebut mempengaruhi karir mu bukan? Pertimbangan inilah yang harus kamu perhatikan secara matang.

3. Cantumkan Alasan Resign

Cara Mengundurkan Diri Dari Pekerjaan Via Email

Sama seperti surat resign offline, kamu harus  menyertakan alasan yang jelas mengapa kamu mengundurkan diri. Gunakan alasan yang logis dan berbobot.

Gunakan juga alasan yang tidak menyinggung pihak manapun. Meskipun mungkin kamu resign karena ketidakcocokan dengan atasan, lebih baik jangan cantumkan hal tersebut.

Tidak semua alasan pribadi bisa kamu tulis dalam surat resign. Ketika alasannya terlalu personal, kamu bisa pilih gunakan alasan lain.

Gunakan saja alasan lain yang masih yang masih berkaitan dengan kondisi yang kamu alami. Tidak perlu tulis semuanya karena surat ini bukanlah ajang untuk curhat. Justru karakter surat yang baik adalah singkat dan jelas.

Apa yang terjadi ketika surat terlalu panjang? Suratmu akan tampak tidak professional. Sebagai pekerja yang baik kamu harus bisa memisahkan antara masalah pribadi dengan pekerjaan.

Jangan biarkan masalah hati mempengaruhi kinerja mu. Alasan ini malah membuatmu terlihat tidak kompeten dan malah menimbulkan kesan berlebihan.

4. Berikan Tanggal Pasti Kapan Anda Akan Berhenti Bekerja

Sangat penting untuk menuliskan kapan kamu akan berhenti kerja. Tentu jangan terlalu mendadak karena perusahaan memerlukan waktu untuk mengisi posisi yang kamu tinggalkan.

Biasanya perusahaan memiliki system one month notice. Artinya kamu baru bisa efektif tidak masuk bekerja setelah satu bulan dari pemberitahuan pertama.

Langkah ini banyak dipilih agar perusahaan bisa merekrut karyawan baru untuk mengisi posisimu. Terkait dengan aturan ini akan berbeda beda setiap perusahaan.

Inilah pentingnya kamu untuk bertanya dan berdiskusi terlebih dahulu kepada HRD. Jangan sampai kamu menyalahi aturan terlebih apabila hal tersebut telah termuat dalam perjanjian kerja.

5. Tutup Dengan Ucapan Terimakasih

Cara mengundurkan diri dari pekerjaan via email selanjutnya adalah jangan lupa untuk berikan paragraf penutup dengan ungkapan terima kasih.

Tidak bisa dipungkiri apabila selama berada disana kamu telah memperoleh banyak pengetahuan. Selain itu, skill mu juga tentu bertambah. Inilah alasan mengapa kamu harus mengungkapkan terimakasih.

Ilmu yang kamu peroleh akan menjadi bekal saat pindah ke perusahaan lain. Bahkan pengalaman ini akan membuat karirmu lebih baik di masa depan.

Berterima kasih juga tidak akan menurunkan harga dirimu di mata siapapun. Malah cara ini akan membuat kamu lebih disegani meskipun sudah tidak bekerja disana.

Baca juga: Cara menulis surat pengundurang diri Karyawan yang benar

6. Cantumkan Bagaimana Perusahaan Bisa Menghubungimu.

Saat kamu mengirim pengunduran diri melalui email, artinya kamu tidak berada di kantor pusat. Inilah yang menjadi alasan mengapa kamu harus mencantumkan nomor telepon.

Langkah ini sangat penting karena kamu nantinya pasti akan diminta konfirmasi apakah benar kamu mengirim surat ini atau tidak.

Selain itu, langkah ini akan mempermudah perusahaan ketika memproses surat pengunduran diri. Masalah yang biasanya perlu konfirmasi adalah terkait dengan gaji yang belum terbayarkan hingga berbagai project yang masih berhubungan dengan posisi dan jabatan yang pernah kamu miliki. Berikan nomor telepon yang mudah dihubungi agar proses berjalan dengan baik.

Menulis surat pengunduran diri memang sudah sepatutnya penuh dengan pertimbangan. Apabila memungkinkan kamu bisa minta kepada teman untuk mereview susunan kalimat yang kamu tulis.

Tanyakan kepada mereka apakah kalimat yang kamu pakai sudah pas atau belum. Jangan lupa sebelum kirim email berdoa terlebih dahulu agar langkah yang kamu ambil tidak salah.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!