Supervisor Adalah: Pengertian, Tugas dan Wewenang

Supervisor Adalah: Pengertian, Tugas dan Wewenang | Apa Pengertian Supervisor dan apa saja tugas supervisor? Beberapa dari Anda mungkin tahu apa itu supervisor.

Supervisor Adalah: Pengertian, Tugas dan Wewenang

Bahkan, beberapa orang seringkali memiliki harapan untuk menjadi seorang Supervisor di salah satu perusahaan.

Di sisi lain, menjadi Supervisor sendiri memiliki posisi pekerjaan yang bisa dikatakan cukup penting, dan seorang Supervisor juga bisa mendapatkan gaji yang cukup tinggi.

Sebut saja Gaji Sales Supervisor, ternyata per bulan bisa tembus melewati UMR.

Kemungkinan kedua faktor inilah yang membuat sebagian orang berharap menjadi seorang Supervisor.

Namun dalam ulasan ini, kita tidak akan berbicara tentang gaji atau bagaimana menjadi seorang Supervisor.

Tapi pertama-tama, pahami dahulu apa itu supervisor? Terkadang banyak orang yang tahu tentang pekerjaannya, tetapi banyak yang tidak memahami pengertian Supervisor.

Jadi baca pembahasan ini sampai habis.

Apa itu Supervisor?

Supervisor Adalah: Pengertian, Tugas dan Wewenang

Supervisor adalah salah satu karir yang sering Anda jumpai di setiap perusahaan atau tempat kerja.

Dimana kata supervisor berasal dari kata supervise yang artinya mengawasi dan mengarahkan.

Sederhananya, supervisor adalah seorang karyawan dari salah satu tempat kerja yang memiliki tugas untuk memantau dan membimbing karyawan lain dalam pekerjaannya.

Contohnya seperti Supervisor lapangan, gudang, restoran, finishing, toko, dan lain-lain.

Supervisor atau mengarahkan yaitu, ketika dijelaskan, supervisor sebagai seseorang yang memiliki wewenang atau posisi untuk mengawasi suatu peraturan yang mengendalikan penerapan proses lain.

Pekerjaan seorang supervisor berbeda-beda di setiap perusahaan atau lembaga yang mempekerjakannya, namun pada umumnya supervisor memiliki tugas tertentu, yaitu mengawasi suatu lini produksi atau output tertentu agar berjalan lancar dan terselesaikan.

Supervisor harus bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua tugas dilaksanakan dengan baik sehingga semua proses produksi berjalan dengan lancar, seperti: Mengawasi produksi, mengawasi bawahan, melaksanakan perintah kerja, bertanggung jawab atas keselamatan atau kesehatan yang terancam.

Ia harus bisa bekerja sama dengan atasan perusahaan, atau mungkin bawahannya, agar tidak terjadi perselisihan.

Tergantung pada bakat dan pengalaman kerja, supervisor dapat dibagi menjadi beberapa posisi yang setara, misalnya:

  • Supervisor produksi,
  • Supervisor Pemasaran,
  • Supervisor manajemen,
  • dan lainnya.

Baca juga: Manajemen Stress Adalah: Pengertian, Penyebab dan Cara Mengelola

Pengertian Supervisor Menurut Para Ahli

Supervisor Adalah: Pengertian, Tugas dan Wewenang

Jadi apa sebenarnya pengertian Supervisor? Menurut beberapa ahli, ada pernyataan lain tentang pengertian Supervisor, berikut beberapa pengertian Supervisor berdasarkan beberapa ahli:

Pengertian Supervisor Menurut Moekijat (1990)

Dalam bukunya Principles of Organizational Conduct, Moekijat menyampaikan bahwa pengertian seorang Supervisor adalah seorang anggota manajemen lini depan yang bertanggung jawab atas tugas-tugas kelompoknya kepada tingkat manajemen yang lebih tinggi.

Pengertian Supervisor Menurut Sarwoto (1993)

Dalam bukunya Fundamentals of Organizational Management, supervisor adalah orang dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab atas kelompok pekerjaannya.

Pengertian Supervisor Menurut Raphael, R Kavanaugh, dan Jack D Ninemeier (2001)

Dalam bukunya Supervision in the Hospitality Industry ia mengatakan bahwa Supervisor adalah seseorang yang bertanggung jawab atas pengelolaan bawahan atau karyawan non-bawahan lainnya.

Baca juga: Manajemen Personalia Adalah: Pengertian, Fungsi dan Tugas

Tugas Supervisor

Supervisor Adalah: Pengertian, Tugas dan Wewenang

Setelah mengetahui apa itu dan pengertian Supervisor menurut para ahli, Anda juga perlu mengetahui apa saja tugas Supervisor. Ada banyak tugas Supervisor, salah satunya adalah:

1. Mengatur Bawahan

Tugas Supervisor adalah menengahi antara manajer dan staf pelaksana. Dimana Supervisor harus bisa mengurus dan mengenali tugas apa saja yang perlu dilakukan oleh tim pelaksana.

Nantinya, Supervisor diminta untuk mengeluarkan peraturan tentang proses penyelesaian pekerjaan perusahaan yang dilakukan oleh bawahan agar tercipta situasi kerja yang tertib dan disiplin.

2. Memberikan deskripsi pekerjaan

Tugas Supervisor selanjutnya adalah memberikan informasi tentang deskripsi pekerjaan kepada semua staf yang bekerja kepadanya.

Sehingga nantinya menjembatani rencana-rencana yang dibuat oleh manajer.

Dan terkadang pekerjaan yang berasal dari manajer tidak dapat ditangani langsung oleh staf yang melakukan pekerjaan tersebut.

Oleh karena itu diperlukan informasi yang baik agar pekerjaan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diinginkan.

3. Memberikan instruksi

Selain kedua tugas di atas, supervisor mempunyai tugas untuk memberikan pengetahuan tentang tujuan dan sasaran kerja apa yang perlu dicapai oleh bawahannya.

Pengetahuan dan pendampingan yang teratur memastikan bahwa jalur komunikasi antara supervisor dan beberapa staf terasa baik.

Untuk membuat lingkungan kerja lebih nyaman dan aman.

4. Memotivasi

Memotivasi beberapa bawahan agar beberapa staf tidak kehilangan fokus dan bosan dengan beberapa tugas yang harus diselesaikan.

Oleh karena itu, perlu adanya pelatihan kerja yang dilakuakn supervisor dan memastikan kinerja beberapa bawahannya terlatih dengan baik.

5. Mengatur dan Mengawasi

Lagi pula, pekerjaan berikutnya ini mungkin akan menjadi salah satu pekerjaan yang hanya sedikit orang yang tahu.

Yaitu mengelola dan memantau kinerja beberapa bawahan, tidak hanya itu, Supervisor juga harus bisa menilai hasil dan kinerja dari segala sesuatu yang telah ditangani.

6. Tugas Supervisor Lainnya

Jadi, seorang supervisor tentu membutuhkan keterampilan tertentu untuk melakukan beberapa tugasnya. Berikut adalah beberapa tugas supervisor di perusahaan:

  • Mengelola karyawan
  • Memotivasi karyawan
  • Menyelesaikan pekerjaan, proyek, dan tugas langsung
  • Menegakkan peraturan yang ditetapkan oleh perusahaan
  • Mendisiplinkan bawahannya
  • Memberikan informasi kepada manajemen tentang kondisi bawahan atau bertindak sebagai perantara antara karyawan dan manajemen.
  • Menyelesaikan masalah secara teratur setiap hari
  • Membuat rencana jangka pendek untuk pekerjaan yang diputuskan oleh atasannya.
  • Bekerja untuk membuat deskripsi pekerjaan untuk karyawan bawahan

Baca juga: Manajemen Logistik Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Manfaat

Wewenang Supervisor

Supervisor Adalah: Pengertian, Tugas dan Wewenang

Setelah mengetahui tentang pengertian Supervisor dan tugas Supervisor. Untuk itu, Anda perlu mengetahui wewenang dari mereka yang menduduki posisi Supervisor.

Siapa pun sebagai Supervisor kemungkinan akan mengisi berbagai peran lain, biasanya pada hari yang sama.

Hal ini karena posisi Supervisor memiliki karakter aktif dan menyesuaikan dengan budaya, arah, sumber daya dan keterampilan perusahaan.

Wewenang Supervisor yaitu:

  • Supervisor berhak menghentikan kegiatan/pekerjaan jika dianggap kurang bermanfaat bagi hasil. Ini biasanya datang dari supervisor itu sendiri, yang akan melaporkan kembali ke atasannya untuk menentukan bagaimana melanjutkannya.
  • Atasan berhak untuk mengatur mekanisme peneguran bagi bawahannya jika terjadi pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap peraturan. Supervisor juga dapat meneruskan laporan ini kepada manager untuk hukuman yang lebih berat.
  • Supervisor berhak memberikan penghargaan atas prestasi yang dicapai bawahannya. Ini biasanya terjadi setelah berhasil mengerjakan suatu proyek.
  • Supervisor berhak memberikan nasehat untuk meningkatkan jabatan setiap bawahannya.
  • Mengevaluasi dan mengapresiasi kinerja pegawai yang disebut sebagai bawahannya
  • Memberi teguran kepada bawahan ketika mereka membuat kesalahan atau berkinerja buruk.
  • Menghentikan berbagai pekerjaan atau kegiatan yang dirasa kurang menguntungkan bagi perusahaan
  • Merekomendasikan karyawan yang berprestasi untuk promosi.

Dari beberapa wewenang di atas dapat diketahui bahwa manajer memegang peranan penting dalam suatu perusahaan dan dapat memberikan dampak yang besar terhadap kelancaran jalannya perusahaan.

Baca juga: Manajemen Kinerja Adalah: Pengertian, Komponen, Manfaat dan Tujuan

Fungsi Supervisor

Supervisor Adalah: Pengertian, Tugas dan Wewenang

Dari berbagai pekerjaan yang harus dilakukan oleh supervisor, berikut adalah fungsi utama seorang supervisor di perusahaan:

1. Menawarkan Dukungan dan Mengelola Berbagai Tugas Bawahan

Sebagai seorang supervisor, Anda pasti memiliki beberapa bawahan yang perlu dikelola.

Setiap waktu diperlukan jadwal harian yang jelas dari atasan kepada bawahannya, agar karyawan tetap dapat bekerja secara maksimal dan timbul situasi kerja yang disiplin dan tertib.

Selain itu, supervisor harus memberikan arahan untuk menjaga setiap rencana pada garis dan tujuan yang jelas.

2. Memelihara Hubungan dan Koneksi antara Karyawan dan Manajer

Posisi supervisor berada di tengah-tengah antara karyawan dan manajer.

Oleh karena itu, supervisor berperan sebagai koneksi dan jalur komunikasi sehingga saluran komunikasi antara karyawan dan supervisor dapat berjalan dengan lancar.

3. Menyampaikan segala keluhan dari tamu setia dan konsumen yang dikirimkan karyawan kepada pengelola

Seringkali, konsumen masih merasa dikecewakan oleh layanan atau produk perusahaan.

Fungsi supervisor adalah untuk menyampaikan pesan kepada supervisor tentang berbagai topik dan perasaan tidak puas dari pelanggan.

Nantinya, saran-saran tersebut akan digunakan sebagai bahan evaluasi bagi perusahaan.

4. Menyelesaikan masalah sebanyak mungkin tanpa diatur oleh manajer

Pada titik tertentu, tentu saja perusahaan mengalami masalah atau kritis.

Supervisor bertindak sebagai pemecah masalah atau menemukan solusi yang tepat untuk masalah yang muncul.

Terkadang supervisor memiliki wewenang khusus untuk membuat keputusan yang cepat sehingga masalah dapat diselesaikan dengan cepat dan akurat.

Baca juga: Manajemen Proyek Adalah: Pengertian, Tujuan, Sasaran dan Contohnya

Peranan Supervisor

Supervisor Adalah: Pengertian, Tugas dan Wewenang

Berikut ini adalah beberapa peran supervisor:

1. Sebagai Perencana

Seorang manajer perlu membuat dan merencanakan ide-ide kerja untuk tugas sehari-hari.

Pada saat yang sama, tugas bawahan harus dipisahkan sesuai dengan kemampuannya.

Supervisor harus menyampaikan pekerjaannya dengan baik agar arahan yang dirancang dapat dilaksanakan.

2. Sebagai Manajer

Seorang supervisor adalah bagian dari tim manajemen perusahaan. Dalam praktiknya, ia bekerja sebagai manajer operasi. Manajer yang sepenuhnya memantau aliran produksi di perusahaan.

3. Sebagai Pembimbing

Seorang supervisor mengarahkan bawahannya dan membimbing mereka dalam tugas sehari-hari mereka.

Supervisor sering memberikan banyak saran untuk membimbing karyawannya menuju kinerja yang lebih baik. Bahkan, ia tampil sebagai orang yang inspiratif.

4. Sebagai Mediator

Peranan keempat supervisor adalah sebagai mediator.

Seorang supervisor bertindak sebagai penghubung dan juru bicara antara manajer dan karyawan sehingga keduanya memiliki komunikasi yang baik.

Tidak mudah untuk menyampaikan dua posisi dalam struktur organisasi. Sebagai seorang supervisor, Anda harus terbuka dan mau mendengarkan bawahan dan atasan Anda.

5. Sebagai Penegak Kedisiplinan

Peran penting dan peran utama seorang supervisor dalam menegakkan disiplin di tempat kerja.

Dalam hal ini, aturan dan peraturan penting dapat dipatuhi, termasuk memeriksa kemajuan tugas sesuai jadwal yang disepakati, memantau kinerja secara teratur, dan melaporkan penyimpangan.

Baca juga: Manajemen Risiko Adalah: Pengertian, Manfaat, Tujuan dan Prinsip

Perbedaan Manajer dan Supervisor

Supervisor Adalah: Pengertian, Tugas dan Wewenang

Manajer dan supervisor sering dipandang sebagai posisi yang serupa. Ini mungkin karena fakta bahwa keduanya bekerja dalam membuat rencana tindakan, dapat memimpin beberapa orang ke arah yang sama dan memberikan perintah kerja kepada bawahan.

Namun pada kenyataannya supervisor dan manajer memiliki banyak perbedaan dalam hal pekerjaan, pendekatan, level manajemen dan lain-lain.

Apakah ingin Anda ketahui selanjutnya? Berikut pembahasan lengkap mengenai perbedaan antara manajer dan supervisor:

1. Tingkatan Manajemen

Pada tingkat manajemen, manajer biasanya merupakan bagian dari manajemen tingkat menengah. Dan supervisor memantau dan memperlakukan karyawan tingkat bawah.

2. Koordinator kerja

Manajer biasanya mengoordinasikan tugas dan tujuan departemen, sementara supervisor melakukan keduanya untuk karyawan secara pribadi dan bukan untuk departemen.

3. Tugas dan Tanggung Jawab

Seorang manajer biasanya mengontrol sumber daya manusia di perusahaan dan menyelaraskan semua departemen sehingga setiap anggota dapat bekerja secara efisien.

Lain halnya dengan seorang supervisor yang bertanggung jawab terhadap karyawan dan pekerjaannya dalam suatu departemen atau unit.

4. Pendekatan

Dalam hal pendekatan, seorang supervisor hanya melangkah ke internal karena berurusan dengan karyawan yang bekerja di bawahnya.

Berbeda dengan manajer yang bertindak secara internal dan eksternal karena harus berkoordinasi dengan semua departemen dan pemangku kepentingan lainnya.

Baca juga: Manajemen SDM Adalah: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Manfaat dan Ruang Lingkup

Karakter Seorang Supervisor

Supervisor Adalah: Pengertian, Tugas dan Wewenang

Dalam beberapa kasus, perusahaan langsung menaikan karyawan dari posisi non-manajerial setelah membuktikan bahwa mereka dapat memimpin seseorang dengan baik.

Saat memilih supervisor, perusahaan sering mencari karyawan yang dapat menunjukkan hal-hal berikut:

  1. Memiliki keterampilan komunikasi yang sangat baik
  2. Para ahli bekerja sama dalam tim
  3. Mampu bekerja sama di bawah tekanan
  4. Etos kerja yang kuat
  5. Keakuratan waktu dan keterampilan manajemen waktu
  6. Profesionalisme dan sikap positif
  7. Tertarik pada peluang kepemimpinan

Berikut adalah video mengenai pengertian supervisor agak lebih jelas.

Penutup

Sebuah perusahaan harus memiliki struktur organisasi yang menentukan posisi dan jabatan seseorang dalam perusahaan agar dapat mendukung banyak karyawan untuk bekerja lebih efisien.

Jalur yang jelas dalam struktur organisasi dapat mempermudah pengambilan keputusan, perencanaan, dan pendefinisian gagasan.

Untuk memastikan semuanya berjalan lancar, perlu dilakukan pemantauan dengan supervisor.

Jika tidak ada Supervisor dalam struktur perusahaan organisasi Anda, akan sulit bagi perusahaan untuk mengelola karyawannya secara langsung karena Supervisor memegang posisi penting dalam perusahaan dan berperan penting dalam kelangsungan hidup perusahaan.

Tapi seperti apa pekerjaan supervisor itu? Apa fungsi dan wewenang yang mereka miliki dalam sebuah perusahaan?

Diatas, Loker Pintar sudah menjawab pertanyaan tersebut, dan ada banyak hal yang bisa anda pelajari.

Mungkin ini adalah informasi tentang apa itu Supervisor, Pengertian Supervisor, tugas Supervisor dan beberap hal lain tentang Supervisor di tempat kerja.

Sekian artikel berjudul Supervisor Adalah: Pengertian, Tugas dan Wewenang, Semoga bisa bermanfaat karena ada informasi supervisor di atas yang disediakan oleh Loker Pintar.

Loker Pintar tidak pernah meminta kompensasi atau biaya apa pun untuk perekrutan di situs ini, jika ada pihak atas nama kami atau perusahaan yang meminta biaya seperti transportasi atau akomodasi atau apa pun dipastikan itu PALSU.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!